Zhairy Andhryanto: “Membumikan Pancasila di Dunia Digital”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober menjadi refleksi penting bagi dunia pendidikan, khususnya dalam membimbing generasi muda yang kini hidup dalam era digital. Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat Wilayah XII, Zhairy Andhryanto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Pancasila harus benar-benar dibumikan di dunia maya agar tidak kehilangan makna di tengah derasnya arus informasi.

โ€œGenerasi SMA sekarang tidak bisa dilepaskan dari ruang digital. Tantangan mereka berbeda dengan generasi sebelumnya. Kalau dulu tantangannya soal ideologi transnasional, sekarang tantangannya adalah derasnya hoaks, ujaran kebencian, dan budaya viral yang sering mengorbankan etika. Di sinilah Pancasila menjadi kompas moral,โ€ ujar Zhairy saat ditemui di Tasikmalaya, Rabu (1/10).


Pancasila sebagai Kompas di Ruang Digital

Menurutnya, Pancasila bukan hanya sekadar hafalan dalam teks, tetapi harus hadir dalam perilaku nyata, termasuk ketika para pelajar berinteraksi di media sosial. โ€œKetuhanan itu artinya kita menjaga etika, tidak sembarangan menyebarkan fitnah. Kemanusiaan artinya tidak melakukan perundungan digital. Persatuan artinya tidak mudah terprovokasi oleh konten yang memecah belah. Semua sila punya relevansi langsung dengan dunia maya,โ€ jelasnya.

Zhairy menekankan, generasi SMA perlu memahami bahwa setiap jejak digital adalah cerminan karakter. โ€œJejak digital itu abadi. Maka penting bagi remaja untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman, agar apa yang mereka tulis, unggah, dan bagikan benar-benar mencerminkan nilai bangsa,โ€ katanya.


Tantangan Literasi Digital di Kalangan Remaja

Kepala KCD Wilayah XII itu juga menyoroti rendahnya literasi digital di kalangan pelajar. โ€œData penggunaan internet di kalangan remaja sangat tinggi, hampir setiap anak SMA punya gawai dan aktif di media sosial. Tapi literasi digitalnya belum seimbang. Banyak yang terjebak konten negatif, bahkan ikut menyebarkannya,โ€ ujarnya.

Ia menilai, tanpa pedoman moral yang jelas, ruang digital justru bisa menjauhkan generasi muda dari jati diri bangsa. Karena itu, pendidikan Pancasila tidak boleh berhenti di ruang kelas, melainkan harus dihidupkan dalam keseharian, termasuk di ruang digital.


7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat & Gapura Panca Waluya

Zhairy menyebut salah satu strategi yang dapat dipraktikkan sekolah adalah menginternalisasi nilai Pancasila melalui โ€œGerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebatโ€ yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

โ€œTujuh kebiasaan itu sangat relevan dengan penguatan karakter anak, yaitu: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Jika dibiasakan sejak dini, termasuk dalam aktivitas digital, anak-anak akan terbiasa bersikap positif, santun, dan produktif di dunia maya,โ€ jelasnya.

Menurutnya, gerakan ini lebih mudah dipahami siswa karena berbentuk kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar teori. โ€œKalau anak terbiasa disiplin, ia tidak akan membuang waktunya dengan konten negatif. Kalau terbiasa jujur, ia tidak akan menyebarkan berita bohong. Jadi, 7 kebiasaan ini sejalan dengan Pancasila,โ€ tambahnya.

Khususnya untuk warga Jawa Barat, nilai-nilai Pancasila juga diejawantahkan melalui program Gubernur Jawa Barat, yakni Gapura Panca Waluya. Menurut Zhairy, konsep yang berbasis nilai kearifan lokal seperti Cageur, Bageur, Bener, Pinter tur Singer, merupakan nilai praksis Pancasila.

โ€œSebagaimana kita fahami bersama, jenis nilai Pancasila itu ada tiga. Ada nilai dasar, nilai praksis dan nilai instrumental. Di Jawa Barat, konsep Gapura Panca Waluya merupakan perwujudan nyata dari nilai praksis Pancasila yang harus terus dijaga dan dilestarikan,โ€ papar Zhairy.


Kolaborasi Orang Tua dan Masyarakat

Tidak hanya sekolah, keluarga dan masyarakat juga berperan penting. โ€œOrang tua harus bisa jadi role model. Kalau orang tua ikut menyebar hoaks atau ujaran kebencian, anak akan meniru. Jadi harus dimulai dari rumah. Selain itu, masyarakat juga bisa menghadirkan ruang digital yang sehat, lewat komunitas kreatif, forum diskusi, atau gerakan literasi digital,โ€ tambahnya.

Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat akan menciptakan ekosistem digital yang sehat, sehingga nilai Pancasila tidak hanya diajarkan tetapi juga dipraktikkan.


Kesaktian Pancasila di Era Baru

Di akhir wawancara, Zhairy menegaskan kembali bahwa kesaktian Pancasila kini diuji di ruang digital. โ€œKalau dulu Pancasila menjaga kita dari ancaman perpecahan ideologi, sekarang Pancasila harus menjaga kita dari disrupsi digital yang bisa merusak persatuan. Generasi muda adalah ujung tombaknya. Kita ingin mereka jadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan berkarakter,โ€ katanya. Ia menutup dengan pesan khusus untuk para pelajar SMA. โ€œIngat, setiap kali kalian menulis atau mengunggah sesuatu, tanyakan pada diri sendiri: apakah ini sesuai dengan nilai Pancasila? Kalau iya, lanjutkan. Kalau tidak, lebih baik berhenti. Dengan begitu, Pancasila benar-benar hidup di dunia digital,โ€ pungkasnya. (AA)

Jurnalistik Tasikmalaya Berduka, Hendra Herdiana Kontributor Metro TV Tutup Usia

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabar duka datang dari dunia jurnalistik Tasikmalaya. Hendra Herdiana, kontributor Metro TV sekaligus Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Tasikmalaya,...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Lintas Priangan Buka Pelatihan Gratis Mata Rakyat, Aplikasi Pemantau Belanja Pemkot Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lintas Priangan membuka pelatihan gratis penggunaan...

Jurnalistik Tasikmalaya Berduka, Hendra Herdiana Kontributor Metro TV Tutup Usia

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabar duka datang dari dunia jurnalistik...

ETLE Pangandaran Ditargetkan Mulai Penindakan 28 September, Uji Coba Rekam Hampir 700 Pelanggaran

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN. Sistem ETLE Pangandaran ditargetkan memasuki tahap penindakan...

Diskon Sambungan Air Kota Banjar 35 Persen, Berlaku 1โ€“20 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perumda Air Minum Tirta Anom memberikan...

Longsor Salawu Tasikmalaya Putus Irigasi Cibiuk, Rumah Warga Terancam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tanah longsor di Kampung Warung Peuteuy,...

JAWA BARAT

63 Atlet Tenis Meja Jawa Barat Berlaga di Kejurnas 2026

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 63 atlet tenis meja...

Miras hingga Simulator Golf Lenyap, 5 Pejabat Lapas Cibinong Dicopot

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Ada yang berubah di Lapas Kelas...

IPB University Buka 117 Lowongan Pegawai Kontrak, Ada 50 Formasi Dosen

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Peluang kerja di lingkungan perguruan tinggi...

Gapura Pecinan Cirebon Diresmikan, Winaon Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Gapura Pecinan Cirebon di kawasan Jalan...

Festival Sastra Ciwidey 2026 Digelar Dua Hari di Bandung Selatan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Festival Sastra Ciwidey 2026 mulai berlangsung...

378 Pelajar dari 27 Kabupaten/Kota Berlaga di Pentas PAI Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 378 pelajar SMP dari...

Dua Pria Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Dugaan Bisnis Konten Asusila di Cirebon

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebuah video bermuatan konten asusila yang...

Akhir Pekan Jawa Barat, Enam Agenda Wisata dan Budaya Digelar 26โ€“27 September

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sedikitnya enam event Jawa Barat...

Olahraga

Popular Categories