Diky Candra Marah, Pemkot Tasikmalaya Makin Parah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komunikasi Pemkot Tasikmalaya kembali menjadi sorotan publik. Dalam rentang waktu yang relatif berdekatan, dua peristiwa melibatkan Wakil Wali Kota Diky Candra memantik pertanyaan serius tentang soliditas koordinasi di lingkar pimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Dari status bernada metaforis hingga pernyataan kecewa yang disampaikan terbuka di hadapan wartawan, sinyal gangguan komunikasi internal semakin sulit diabaikan.

Jika satu insiden bisa disebut miskomunikasi teknis, dua insiden beruntun mulai membentuk pola. Apalagi ketika di saat yang sama berkembang isu diferensiasi komunikasi di antara para pejabat—yang oleh sebagian kalangan disebut sebagai gejala pengelompokan atau “kubu-kubuan” di internal birokrasi.

Insiden Pertama: Status yang Mengundang Tafsir

Peristiwa pertama yang paling terang mengemuka ke publik adalah ketika sebuah status WhatsApp Wakil Wali Kota yang memuat metafora tentang kebingungan prajurit ketika arah perang tidak jelas. Kalimat itu sederhana, tetapi maknanya luas. Publik menafsirkannya sebagai sindiran terhadap kondisi internal pemerintahan.

- Advertisement -

Dalam konteks komunikasi pemerintahan, pesan metaforis di ruang publik sering kali menjadi indikator adanya pesan yang tidak sepenuhnya tersampaikan di ruang tertutup. Komunikasi ideal di level pimpinan daerah biasanya berlangsung melalui forum koordinasi resmi—rapat pimpinan, briefing internal, atau kanal administratif yang terstruktur.

Ketika pesan strategis justru muncul dalam bentuk simbolik di ruang publik, wajar jika masyarakat membaca adanya ketidakselarasan komunikasi di internal Pemkot Tasikmalaya. Pada tahap ini, mungkin belum tepat menyebut krisis. Namun, ia sudah menjadi sinyal awal.

Insiden Kedua: Agenda Tabrakan dan Kekesalan Terbuka

Sinyal itu menguat pada Jumat (13/02/2026). Wakil Wali Kota menyampaikan secara terbuka kekesalannya kepada wartawan terkait adanya dua agenda dalam waktu yang bersamaan yang harus dihadirinya. Berdasarkan informasi yang berkembang, agenda baru dijadwalkan tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

Secara administratif, persoalan ini tampak teknis: soal penjadwalan dan koordinasi protokoler. Namun karena menyangkut pimpinan daerah, dampaknya tidak lagi sekadar teknis. Dalam tata kelola pemerintahan, sinkronisasi agenda kepala daerah dan wakilnya merupakan bagian dari disiplin komunikasi organisasi.

Jika koordinasi berjalan optimal, potensi tabrakan agenda seharusnya terdeteksi di level staf sebelum menjadi persoalan terbuka. Fakta bahwa kekesalan itu disampaikan di hadapan media menunjukkan bahwa persoalan tersebut dipandang cukup serius.

Dua peristiwa ini memperkuat persepsi publik bahwa komunikasi internal Pemkot Tasikmalaya sedang mengalami tekanan.

Halaman selanjutnya: Isu Kubu-Kubuan di Lingkaran Pejabat


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

Upacara Hari Jadi Pangandaran ke-14 Digelar 24 Oktober di Lapangan Parigi, Ini Rangkaian Acaranya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadwalkan upacara Hari...

Pangandaran Fest 2026 Berlangsung hingga 24 Oktober, Puluhan Stan UMKM Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Fest 2026 dijadwalkan berlangsung hingga...

Musabaqah Hari Santri 2026 Kota Tasikmalaya Jadi Ajang Pengembangan Kemampuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Musabaqah Hari...

JAWA BARAT

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Insentif Rp100 Ribu Sebulan, Ribuan Guru PAUD Indramayu Menanti

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini...

Olahraga

Kategori Populer