Berita Pangandaran

Penampakan Buaya di Citanduy Pangandaran Hebohkan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Warga di sekitar muara Sungai Citanduy, Kabupaten Pangandaran, digemparkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar. Video penampakan buaya di Citanduy itu viral di media sosial dan menyebar luas di awal November 2025.

Dalam video berdurasi sekitar 51 detik itu, terlihat seekor buaya terlihat sedang berjemur di tepi sungai dengan posisi mulut terbuka. Lokasinya diketahui berada di sekitar bendung atau klep pahing, arah Sungai Citanduy di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kemunculan buaya di Citanduy membuat pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Pangandaran terkejut. Pasalnya, selama ini belum pernah ada laporan resmi tentang keberadaan buaya di kawasan tersebut.

Temuan Pertama di Wilayah Pangandaran

Dalam sebuah postingan akun Tribun Jabar di Facebook, Kepala Resort KSDA Wilayah 21 Pangandaran, Kusnadi, mengatakan pihaknya baru mengetahui kabar tersebut setelah video buaya itu ramai diperbincangkan. Menurutnya, jika benar hewan buas itu memang terlihat di Sungai Citanduy, maka ini akan menjadi temuan pertama di wilayah Pangandaran. Karena selama ini belum pernah ada laporan soal buaya di kawasan Citanduy.

Video tersebut juga menyedot perhatian warganet khususnya dari Pangandaran. Banyak di antaranya yang turut memperkuat pernyataan KSDA, bahwa memang selama ini belum pernah ada cerita penampakan buaya di muara sungai Citanduy, Pangandaran. Beberapa komentar meyakini buaya tersebut awalnya bukan dari Citanduy Pangandaran.

Buaya di Citanduy Diduga Langka

Keberadaan buaya di wilayah Pangandaran tergolong sangat langka. Satwa predator air ini bahkan dikategorikan hampir punah di beberapa daerah pesisir selatan Jawa Barat. Karena itu, jika buaya di Citanduy benar-benar ada, penemuan ini akan menjadi perhatian khusus bagi pihak konservasi.

Sementara itu, sejumlah warga dan pemancing di sekitar muara Sungai Citanduy kini lebih berhati-hati. Aktivitas memancing di area tersebut mulai berkurang sejak video penampakan itu viral.

“Biasanya ramai yang mancing di sana, sekarang sepi. Semua takut kalau buayanya masih di sekitar situ,” kata Dadan, warga Padaherang.

Hingga kini, tim BKSDA masih menelusuri lokasi penampakan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Warga diimbau tetap tenang, tidak melakukan perburuan, dan menjaga ekosistem sungai dari aktivitas yang bisa mengancam satwa liar. (GPS)

Related Articles

Back to top button