APBD Kota Tasikmalaya TA 2026 Disahkan, Ini Program Prioritasnya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya dan DPRD resmi mengesahkan APBD Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Senin (01/12/2025). Pengesahan ini menandai tahapan akhir pembahasan anggaran sekaligus memberikan kepastian arah pembangunan kota untuk tahun depan.
Dalam dokumen yang disampaikan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), tercatat pendapatan daerah mencapai Rp1,472 triliun, sementara belanja daerah sebesar Rp1,523 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut membentuk defisit sebesar Rp50,78 miliar, yang kemudian ditutup melalui pembiayaan netto, sehingga SiLPA 2026 ditetapkan nol.
Meski Dana Transfer dari pusat mengalami penurunan, Pemerintah Kota menegaskan bahwa program strategis dan belanja wajib tetap harus dipertahankan. “Penyesuaian dilakukan secara terukur. Yang terpenting, pelayanan dasar tidak boleh terhenti,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi Pemerintah Kota.
Fokus Anggaran: Pendidikan, Kesehatan, dan Penguatan Infrastruktur
APBD 2026 memprioritaskan belanja wajib yang diamanatkan undang-undang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur pelayanan publik. Pemerintah Kota menyebut bahwa alokasi untuk sektor pendidikan tetap menjadi bagian terbesar dari komposisi belanja. Prioritas ini meliputi penyediaan fasilitas pendidikan, peningkatan akses belajar, hingga dukungan operasional bagi sekolah.
Sementara itu, sektor kesehatan juga mendapatkan perhatian serius. Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menyiapkan anggaran untuk Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, termasuk layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat tertentu. Fokus ini disebut penting sebagai bagian dari strategi memperkuat layanan dasar dan menjaga kualitas kesehatan warga.
Dari sisi infrastruktur, Pemkot mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan jalan, perbaikan fasilitas umum, serta pemeliharaan jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian. Pekerjaan ini menjadi salah satu sektor yang ditunggu masyarakat, mengingat banyak ruas jalan dan saluran irigasi membutuhkan perbaikan rutin setiap tahun.
Dalam hal pengentasan masalah sosial, Pemerintah Kota menggarisbawahi dua isu prioritas nasional yang juga menjadi perhatian daerah, yaitu penanganan kemiskinan ekstrem dan percepatan penurunan stunting. Alokasi anggaran diarahkan untuk program intervensi lintas sektor, mulai dari dukungan sosial hingga peningkatan layanan gizi.
Program Prioritas Wali Kota Viman untuk Tahun 2026
Sejumlah program unggulan kembali ditegaskan oleh Wali Kota Viman saat pembahasan anggaran memasuki tahap akhir. Pemerintah menyiapkan anggaran khusus untuk Program Makan Bergizi Gratis, sebuah inisiatif yang menyasar pelajar dan kelompok rentan sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup keluarga berpenghasilan rendah.
Program lain yang menjadi perhatian adalah Sekolah Rakyat, yang dirancang untuk membuka ruang belajar bagi masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan formal. Tahun 2026, program ini diperluas dengan dukungan pelatihan berbasis keterampilan.
Selain itu, Pemkot juga mendorong revitalisasi sekolah guna memastikan bangunan pendidikan aman dan layak digunakan. Perbaikan ruang kelas, sanitasi, dan fasilitas pendukung menjadi bagian dari langkah peningkatan kualitas belajar.
Dari sisi pemerintahan, belanja pegawai tetap dialokasikan untuk menjamin stabilitas layanan, sementara penyaluran bantuan sosial dipertahankan melalui optimalisasi data terpadu dan evaluasi berkala.
Wali Kota Viman menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas kerja sama selama pembahasan anggaran.
“Terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Banggar dan TAPD. Semua masukan dan koreksi akan kami tindak lanjuti demi penyempurnaan program,” ujar Wali Kota dalam pernyataannya.
Dengan disahkannya APBD 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap berbagai program prioritas dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (AC)



