Penemuan Bayi di Salopa Gegerkan Warga: Dibungkus Kresek

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kampung Rancabolang, Desa Banjarwaringin, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diletakkan begitu saja di pinggir permukiman dalam kondisi terbungkus kantong plastik. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (01/12/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, saat sebagian warga masih tertidur dan sebagian lainnya baru bersiap menjalani aktivitas subuh.

Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak keluar rumah. Menurut keterangan sejumlah saksi, suara lirih menyerupai tangisan membuat mereka curiga. Setelah ditelusuri, ternyata suara itu berasal dari sebuah kantong plastik warna gelap yang diletakkan begitu saja. Saat dibuka, ternyata isinya seorang bayi laki-laki yang kondisi tubuhnya masih basah dan tampak baru dilahirkan.


Warga Langsung Memberikan Pertolongan

Seketika suasana kampung menjadi riuh. Beberapa warga bergegas menghubungi aparat desa dan tenaga kesehatan terdekat. Beruntung, bayi tersebut masih dalam kondisi hidup dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Kondisi awalnya dinyatakan stabil meski terlihat lemah.

Warga Banjarwaringin mengaku terkejut sekaligus sedih. Pasalnya, kasus pembuangan bayi bukan pertama kali terjadi di wilayah Tasikmalaya, namun tetap saja sulit diterima akal sehat. Banyak warga menyampaikan rasa haru dan prihatin, meski mereka tetap bersyukur karena nyawa bayi tersebut berhasil diselamatkan.

Beberapa warga yang mengetahui kejadian ini ikut meluapkan perasaan mereka melalui media sosial. Seorang netizen, Sadut Kips, menulis komentar bernada kesal, โ€œPadahal mah ka abiken weโ€ฆ,โ€ menyiratkan rasa kecewa terhadap pelaku yang tega membuang bayi. Warga lain, Windi Wulandari, berharap bayi tersebut mendapatkan kasih sayang di tempat yang layak. Ada pula Rani Anjani yang mengaku rela mengasuh jika diberi kesempatan. Sementara Susi Nurmalasari menyebut tindakan pembuangan bayi sebagai sesuatu yang membuat hati teriris.


Aparat Mulai Lakukan Penelusuran

Hingga siang hari, aparat desa bersama pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari warga sekitar. Mereka berupaya menelusuri siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Dugaan sementara, bayi itu sengaja ditinggalkan pada waktu subuh agar tidak ada yang melihat.

Kasus penemuan bayi seperti ini biasanya memerlukan waktu untuk mengungkap identitas orang tua atau pihak yang bertanggung jawab. Namun warga berharap pelakunya dapat ditemukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sementara itu, pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Jika menemukan kasus serupa atau adanya tanda-tanda kecurigaan terkait kehamilan yang tidak jelas, warga diminta segera melapor agar dapat dicegah sebelum terjadi hal yang lebih tragis.

Penemuan bayi di Salopa ini menjadi pengingat bahwa kondisi sosial masyarakat masih membutuhkan perhatian bersama. Di balik kejadian memilukan tersebut, ada kepedulian warga yang membuat nyawa seorang bayi berhasil diselamatkan, sebuah kabar baik yang setidaknya menghibur di tengah kegetiran pagi itu.

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Wamenkes Dorong Program CKG Ciamis, Deteksi Dini Penyakit Berat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia...

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.ย Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com,ย BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com,ย BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com,ย BERITAย KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com,ย BERITA INDRAMAYU.ย Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories