Sport

Real Madrid & PSG Terlempar dari Kualifikasi Langsung Liga Champions

lintaspriangan.com, SPORT. Real Madrid dan Paris Saint-Germain (PSG) sama-sama gagal mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar UEFA Champions League 2025/26 setelah fase liga fase selesai pada matchday terakhir, Rabu (28/1/2026). Dalam malam penuh drama kompetisi kasta tertinggi klub Eropa itu, kedua raksasa sepak bola itu terpaksa harus berlaga di play-off (kualifikasi ulang) untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka di turnamen.

Di Estadio da Luz, Real Madrid terpukul 4-2 oleh Benfica setelah gol spektakuler dari kiper Anatoliy Trubin di menit ke-98 yang memaksa Madrid turun ke posisi kesembilan klasemen, di luar delapan besar yang menjadi batas lolos otomatis. Sementara itu PSG di Parc des Princes hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Newcastle United, sehingga mereka juga tidak mampu meraih tiket langsung ke fase gugur.

Kedua tim besar itu sekarang akan menghadapi play-off dua leg, di mana tekanan kompetisi semakin tinggi dan peluang untuk melaju ke babak 16 besar kembali tergantung pada performa terbaik masing-masing klub. Peristiwa ini mencetak salah satu momen paling tak terduga di musim Liga Champions 2025/26 — terutama di tengah format liga baru 36 tim yang membuat persaingan ketat sampai detik terakhir.

Nasib Real Madrid di Liga Champions

Real Madrid, klub tersukses dalam sejarah kompetisi Eropa dengan 15 gelar juara, menjalani malam penuh kejutan saat mereka takluk dari Benfica di Lisbon dengan skor 4-2 pada fase liga terakhir. Kekalahan itu disegel oleh gol dramatis dari kiper Benfica, Anatoliy Trubin, di injury time yang memastikan kemenangan tuan rumah dan menghantarkan mereka ke play-off, sekaligus menjatuhkan Madrid ke posisi ke-9 klasemen.

Meski di atas kertas Real Madrid memimpin lebih dulu lewat gol dari Kylian Mbappé — yang musim ini menjadi top skor fase liga dengan jumlah gol terbanyak — performa kolektif tim tidak cukup untuk menjaga posisi di delapan besar. Gol Trubin menjadi momen tak terduga yang mengubah nasib Los Blancos sekaligus memicu berbagai reaksi dari pendukung dan analis sepak bola Eropa.

Kegagalan mengamankan tiket langsung ini terjadi di tengah format baru Liga Champions 2025/26 yang menerapkan fase liga tunggal dengan 36 tim; hanya delapan teratas yang lolos otomatis ke 16 besar sementara tim peringkat 9-24 harus melewati playoff dua leg. Dalam konteks itu, hasil minor ini membawa Real Madrid harus bersiap menghadapi rival baru dan meningkatkan tekanan kompetisi mereka untuk tetap melaju.

Langkah Madrid berikutnya akan ditentukan melalui undian playoff, di mana mereka harus menunjukkan kapasitasnya sebagai tim besar Eropa untuk bisa kembali ke jalur utama Liga Champions musim ini.

PSG Bernasib Sama

Paris Saint-Germain (PSG), juara bertahan Liga Champions musim lalu, juga menutup fase liga dengan hasil yang mengecewakan setelah hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Newcastle United di Parc des Princes. Hasil itu membuat Les Parisiens finis di luar delapan besar, sehingga mereka tidak mendapat tiket otomatis ke babak 16 besar dan harus bermain di play-off.

PSG memimpin lebih dahulu melalui gol awal dari Vitinha, namun Newcastle berhasil menyamakan kedudukan lewat Joe Willock sebelum turun minum. Keadaan makin rumit ketika PSG gagal memaksimalkan sejumlah peluang dan bahkan melewatkan kesempatan penalti dalam laga tersebut — sebuah momen krusial yang mengubah nasib mereka di klasemen akhir.

Hasil ini mencerminkan dinamika kompetisi yang ketat di liga fase musim ini, terutama setelah penerapan format liga 36 tim yang hanya memberikan delapan tiket langsung ke 16 besar. Buat PSG, klub yang punya reputasi besar di Eropa, posisi ini menjadi teguran keras sekaligus ujian mental sebelum babak playoff.

Dalam fase playoff, PSG diprediksi akan menghadapi salah satu tim dari slot peringkat 9-24, kemungkinan lawan yang tak boleh dipandang sebelah mata. Bukan hanya sekadar mempertahankan gelar mereka, tapi juga menjaga konsistensi performa di kompetisi yang semakin kompetitif. (HS)

Related Articles

Back to top button