Ada Indikasi Korupsi di SDN Ternama di Kota Tasikmalaya, tapi Menguap!

Unsur Korupsi Terpenuhi

Dalam perspektif hukum pidana korupsi, unsur yang diuji meliputi perbuatan melawan hukum, kerugian keuangan negara, penyalahgunaan kewenangan, dan adanya keuntungan bagi diri sendiri atau pihak lain.

Dari fakta yang terungkap, terdapat indikasi perbuatan melawan hukum karena dokumen pertanggungjawaban tidak identik dengan keterangan penyedia. Terdapat pula indikasi potensi kerugian negara sebesar Rp67.326.850 yang dibayarkan berdasarkan dokumen yang dipersoalkan.

Bendahara dan kepala sekolah memiliki kewenangan untuk menguji tagihan dan memerintahkan pembayaran. Jika dokumen tidak valid namun pembayaran tetap dilakukan, maka unsur penyalahgunaan kewenangan bisa diperdebatkan.

Direktur Albadar Institute, Diki Samani, menilai temuan tersebut tidak boleh dianggap ringan.

“Kalau tanda tangan bukan milik penyedia, faktur tidak bernomor, dan ada template faktur di perangkat internal, itu sudah masuk kategori indikasi korupsi. Ini bukan sekadar salah administrasi biasa,” ujarnya.

Menurut Diki, dalam banyak kasus korupsi di daerah, pola awalnya memang selalu tampak sebagai persoalan administrasi.

“Korupsi itu jarang diawali dengan kalimat ‘saya mau korupsi’. Ia sering bermula dari manipulasi dokumen. Ketika dokumen sudah tidak otentik, maka potensi perbuatan melawan hukum sudah muncul. Tinggal diuji siapa yang diuntungkan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pengembalian dana tidak serta-merta menghapus dugaan pidana apabila unsur-unsurnya terpenuhi.

“Kalau setiap indikasi perilaku koruptif cukup diselesaikan dengan setor ulang, maka efek jera tidak pernah lahir. Yang tumbuh justru keberanian untuk mencoba lagi,” tegasnya.

Tasikmalaya tentu tidak ingin dikenal sebagai kota yang terlalu toleran terhadap perilaku koruptif. Namun toleransi bukan diukur dari pernyataan, melainkan dari tindakan.

Apakah setiap temuan akan benar-benar ditindaklanjuti secara serius?
Apakah pengawasan internal diperkuat?
Ataukah publik harus menunggu kasus serupa terulang dengan angka yang lebih besar?

Kota ini tidak kekurangan aturan. Yang dipertaruhkan adalah konsistensi dan keberanian menegakkan integritas.

Karena ketika kejanggalan demi kejanggalan dibiarkan menguap, yang perlahan menghilang bukan hanya uang negara — tetapi juga kepercayaan publik.

“Saya khawatir ini fenomena gunung es. Dan kalau sudah terlalu toleran begini, saya kira sudah saatnya ada pergerakan perlawanan yang serius. Dan Albadar insha Alloh akan berada di garda terdepan,” tegas Diki. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

Logo Hari Jadi Tasikmalaya Dipilih dari 55 Karya, Abdul Hasim Jadi Pemenang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories