Beranda blog Halaman 315

Peringatan Maulid Nabi di Banjar Dimeriahkan Pawai Obor

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Warga Dusun Sukarahayu, Desa Waringinsari, Kecamatan Langgensari, Kota Banjar, menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad s.a.w. yang meriah. Acara ini sekaligus diramaikan dengan Pawai Obor (Abid), sebuah tradisi tahunan yang dilakukan untuk merayakan anak-anak yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an atau Khatam.

Kegiatan ini berlangsung di DKM Baitul Muflihin dan dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Calon Wali Kota Banjar, Nana Suryana, yang memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Menurut Nana, tradisi Khatam Al-Qur’an memberikan motivasi besar bagi anak-anak untuk menyelesaikan bacaan Al-Qur’an mereka.

Ia juga menyampaikan bahwa kebanggaan yang dirasakan oleh anak-anak serta orang tua saat menyaksikan prosesi ini adalah salah satu dorongan utama agar anak-anak terus menuntut ilmu agama.

“Cukup dengan doa bersama di masjid, tradisi ini sangat memotivasi anak-anak yang belum khatam untuk segera menyelesaikan bacaan Al-Qur’an, termasuk adik-adiknya.” kata Nana.

Ia menambahkan bahwa tradisi ini harus terus dipertahankan untuk melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlakul karimah. Menurutnya, membaca Al-Qur’an tidak cukup hanya dilakukan secara formal, tetapi juga harus diiringi dengan pemahaman agama dan ilmu yang baik.

Nana menegaskan, Ilmu tanpa agama berbahaya, dan agama tanpa ilmu juga percuma. Maka, keduanya harus berjalan seiring.

Calon Wali Kota Banjar itu juga menyampaikan doa agar anak-anak yang baru saja menyelesaikan Khatam Al-Qur’an dapat menjadi generasi yang sukses, berbakti kepada orang tua, dan berkontribusi bagi bangsa dan agama.

Selain Nana Suryana, Calon Wakil Wali Kota Banjar, Mujamil, juga hadir dan menyampaikan pendapatnya tentang Pawai Obor. Menurutnya, acara Abid atau Pawai Obor adalah tradisi yang sangat positif karena memberikan semangat bagi anak-anak yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.

“Pawai Obor adalah tradisi yang memotivasi anak-anak untuk menghafal Al-Qur’an. Setelah mereka menyelesaikan hafalan, mereka diarak dengan penuh semangat, yang tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi mereka,” kata Mujamil.

Mujamil menambahkan bahwa kegiatan seperti ini bisa diterapkan di daerah lain karena sangat bermanfaat dalam mendorong anak-anak untuk lebih giat dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.

Ia menyatakan bahwa meskipun tradisi Pawai Obor ini khas Langensari, tidak ada salahnya jika tradisi tersebut dikembangkan di seluruh Kota Banjar.

“Tradisi ini sangat bagus dan bisa diterapkan di daerah lain. Langensari memiliki tradisi ini sejak lama, tapi tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan di tempat lain.” ucapnya.

BACA JUGA: Empat Paslon Wali Kota Banjar Dinyatakan Resmi Lolos Verifikasi Administrasi  KPU Kota Banjar

Meskipun tradisi ini memerlukan biaya besar, Mujamil percaya bahwa masyarakat Langensari selalu siap mendukung kegiatan ini. Orang tua juga memiliki peran penting dalam memberikan semangat kepada anak-anak mereka agar terus termotivasi untuk menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.

“Tradisi ini bukan hanya bagus untuk anak-anak, tapi juga mempererat hubungan di antara masyarakat. Para orang tua sangat mendukung kegiatan ini, dan anak-anak pun lebih termotivasi.”pungkasnya.

Acara Pawai Obor dan Khotmil Quran di Langensari diharapkan bisa menjadi momentum penting untuk terus memupuk semangat generasi muda dalam mempelajari agama dan menjalankan nilai-nilai akhlakul karimah.

Empat Paslon Wali Kota Banjar Dinyatakan Resmi Lolos Verifikasi Administrasi  KPU Kota Banjar

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, Jawa Barat, secara resmi mengumumkan bahwa empat pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, dalam rapat pleno yang digelar pada hari Minggu (14/9/2024) di Aula Kantor KPU Kota Banjar.

Keempat pasangan calon tersebut adalah Akhmad Dimyati yang berpasangan dengan Alam, H. Bambang M.Eng dengan Dani Danial Mukhlis, S.Pd.I, H. Nana Suryana, S.Pd, MH dengan H. Mujamil, S.Ip, serta Ir. H. Sudarsono yang berpasangan dengan Dr. H. Supriana, M.Pd.

Mukhlis menjelaskan bahwa keempat pasangan tersebut telah memenuhi semua persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh KPU sejak mendaftar pada akhir Agustus 2024.

“Empat bakal pasangan calon kami nyatakan telah lolos verifikasi administrasi. Ini berarti mereka memenuhi syarat untuk maju ke tahapan selanjutnya dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar 2024,” ungkap Muhammad Mukhlis saat memberikan keterangannya.

Mukhlis menambahkan, setelah pengumuman ini, masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan masukan dan tanggapan terhadap keempat pasangan calon tersebut.

Proses penerimaan masukan ini dilakukan baik secara daring maupun luring, mulai dari tanggal 15 hingga 18 September 2024.

“Kami membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan tanggapan mereka. Hal ini sangat penting sebagai bagian dari proses demokrasi yang transparan dan terbuka,” jelasnya.

Muhammad Mukhlis juga menjelaskan mekanisme yang harus diikuti masyarakat jika ingin memberikan masukan dan tanggapan. Terdapat dua cara yang dapat ditempuh, yakni melalui laman resmi KPU Kota Banjar atau datang langsung ke kantor KPU.

Bagi masyarakat yang memilih memberikan masukan secara daring, mereka dapat mengakses Portal Publikasi Pemilu dan Pemilihan di laman infopemilu.kpu.go.id. Di laman tersebut, tersedia fitur “tanggapan” yang memungkinkan masyarakat untuk memilih calon atau pasangan calon yang akan mereka beri masukan. Setelah itu, mereka akan diminta mengisi identitas serta dokumen pendukung seperti KTP elektronik.

“Silakan masyarakat berpartisipasi. Kita sudah sediakan platform online yang mudah diakses. Prosesnya cukup sederhana, masyarakat hanya perlu mengisi data diri dan menyampaikan masukan mereka terhadap pasangan calon yang mereka pilih,” terang Mukhlis.

Untuk masyarakat yang ingin memberikan tanggapan secara langsung, Mukhlis menyatakan bahwa mereka dapat datang ke Kantor KPU Kota Banjar di Jl. Dr. Husein Kartasasmita No. 15. Prosesnya melibatkan pengisian formulir tanggapan masyarakat serta menyerahkan fotokopi KTP dan dokumen pendukung lainnya.

“Kami ingin memastikan semua pihak bisa memberikan suaranya, baik secara daring maupun luring. Partisipasi masyarakat sangat kami hargai dalam pemilihan ini,” ujar Mukhlis.

Setelah masa penerimaan masukan dari masyarakat selesai, kata Mukhlis KPU Kota Banjar akan melanjutkan dengan proses penetapan pasangan calon pada tanggal 22 September 2024. Penetapan ini akan dilakukan melalui rapat pleno KPU Kota Banjar, di mana hanya pasangan yang telah lolos verifikasi administrasi dan tidak mendapat tanggapan negatif yang signifikan dari masyarakat yang akan ditetapkan sebagai calon resmi.

“Pada tanggal 22 September nanti, kita akan menetapkan pasangan calon yang akan bertarung dalam pemilihan ini. Semuanya sudah melewati verifikasi administrasi dan kita akan lihat apakah ada tanggapan masyarakat yang perlu dipertimbangkan,” ungkap Mukhlis.

Setelah proses penetapan, KPU Kota Banjar akan menggelar pengundian nomor urut pasangan calon pada tanggal 23 September 2024. Pengundian ini akan dilakukan secara terbuka dan dihadiri oleh semua pasangan calon serta pihak-pihak terkait lainnya.

“Kami akan mengundang seluruh pasangan calon untuk menghadiri pengundian nomor urut pada 23 September. Pengundian ini akan menentukan urutan pasangan calon di surat suara, dan kami pastikan prosesnya akan berlangsung secara transparan dan adil,” jelas Mukhlis.

BACA JUGA: 505 Sertifikat Tanah Diserahkan Mentri ATR BPN di NTT

Setelah penetapan dan pengundian nomor urut, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar akan memasuki tahapan kampanye. Kampanye ini akan menjadi kesempatan bagi masing-masing pasangan untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka kepada masyarakat Kota Banjar.

KPU Kota Banjar berharap seluruh tahapan ini dapat berjalan lancar dan aman, serta diharapkan masyarakat Banjar dapat berpartisipasi aktif dalam setiap proses, termasuk memberikan masukan terhadap calon pemimpin mereka.

“Kami berharap Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar 2024 ini dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan penuh partisipasi masyarakat,” tutup Mukhlis.

505 Sertifikat Tanah Diserahkan Mentri ATR BPN di NTT

0

lintaspriangan.com BERITA NASIONAL. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan penyerahan 505 sertifikat tanah kepada masyarakat eks Timor Timur di Desa Oebola Dalam, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sabtu (14/09/2024).

Penyerahan sertifikat ini merupakan bagian dari program Redistribusi Tanah yang dicanangkan oleh pemerintah.

Dalam sambutannya, Menteri AHY mengungkapkan bahwa penyerahan sertifikat tanah ini merupakan salah satu bentuk penghargaan negara terhadap masyarakat eks Timor Timur yang telah lama memperjuangkan hak mereka atas tanah.

“Saya sangat berterima kasih karena akhirnya pemerintah dapat memberikan kepastian hukum atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat eks Timor Timur. Ini adalah bentuk komitmen kita dalam menyelesaikan masalah tanah yang sudah berlangsung lama,” ujar AHY.

Selain itu, AHY juga mengenang masa kecilnya di Timor Timur, saat ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menjabat sebagai Komandan Batalion 744 SYB. Ia bercerita bahwa selama dua setengah tahun, antara 1986 hingga 1988, dirinya dan keluarganya tinggal di Dili, Timor Timur.

“Saya tidak pernah menyangka bahwa pada akhirnya saya kembali ke wilayah ini, meski sekarang sudah berbeda status. Saya masih ingat jelas kenangan-kenangan masa itu, termasuk lokasi rumah dinas yang kami tempati,” kenang AHY.

Momen ini membawa perasaan nostalgia bagi AHY, yang mengaku bahwa pengalaman tersebut turut membentuk rasa nasionalisme dan patriotismenya.

“Saat itu, saya mulai merasakan bagaimana hidup dalam lingkungan prajurit TNI yang penuh dengan dedikasi terhadap bangsa. Rasa nasionalisme dan patriotisme itu terus saya bawa hingga sekarang, di mana saya menjabat sebagai Menteri ATR/Kepala BPN,” tambahnya.

AHY menegaskan bahwa penuntasan status dan hak atas tanah bagi masyarakat eks Timor Timur menjadi salah satu prioritasnya.

“Ketika saya menerima amanah di Kementerian ATR/BPN, ini adalah salah satu isu yang langsung saya tangani. Kami ingin memastikan masyarakat eks Timor Timur mendapatkan hak mereka secara adil dan tepat waktu,” kata AHY.

Penyerahan 505 sertifikat tanah ini terdiri dari berbagai jenis, yaitu sertifikat Redistribusi Tanah, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), serta sertifikat untuk rumah ibadah. Ratusan warga yang hadir menyambut acara ini dengan antusias dan memberikan apresiasi atas kerja keras pemerintah dalam menyelesaikan masalah pertanahan di wilayah tersebut.

Dalam acara tersebut, AHY didampingi oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT. Turut hadir Penjabat Gubernur NTT beserta jajaran Forkopimda Provinsi NTT, yang juga menyampaikan dukungan mereka terhadap program redistribusi tanah ini.

Penyerahan sertifikat tanah ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat eks Timor Timur yang telah lama menanti hak mereka.

“Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk terus melaksanakan program redistribusi tanah secara adil dan transparan di seluruh wilayah Indonesia,” pungkasnya.

Perayaan Hari Jadi Desa Bunter ke-194 di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis Meriah

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Perayaan Hari Jadi Desa Bunter ke-194 di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, berlangsung dengan semarak. Sabtu, (9/09/2024). Acara ini dibuka dengan kegiatan jalan sehat dan donor darah, yang dihadiri oleh ratusan masyarakat Desa Bunter serta tamu undangan.

Kegiatan ini juga menjadi ajang syukuran bagi masyarakat setempat yang telah tinggal di desa tersebut selama hampir dua abad.

Puncak acara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan pembukaan resmi oleh Camat Sukadana yang didampingi oleh Kepala Desa Bunter, H. Rahwan. Turut hadir dalam acara Muspika Kecamatan Sukadana, hadir juga seluruh kepala desa yang berada wilayah di Kecamatan Sukadana. Kehadiran para pejabat ini menandakan pentingnya acara tersebut bagi masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Camat Sukadana Rahwan menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini bukan sekadar olahraga rutin, melainkan juga bentuk rasa syukur atas usia desa yang sudah mencapai 194 tahun.

“Kami mengadakan kegiatan ini untuk memeriahkan peringatan hari jadi desa sekaligus menyatukan seluruh lapisan masyarakat. Dengan semakin dewasanya usia desa ini, Desa Bunter dapat semakin maju dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh warganya,” ujar Rahwan.

Sementara Kepala Desa juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan jalan sehat ini. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi fisik masing-masing agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat yang hendak mengikuti jalan sehat, harap menjaga staminanya dan jangan memaksakan jika kondisi sedang kurang sehat,” kata wabil.

Kegiatan jalan sehat dimulai dari halaman balai desa dan berlanjut menyusuri beberapa ruas jalan di sekitar Desa Bunter. Peserta jalan sehat tampak antusias, dari anak-anak hingga orang dewasa, yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Sepanjang rute yang dilewati, terlihat wajah-wajah ceria warga yang mengikuti acara tersebut. Beberapa peserta bahkan membawa atribut seperti bendera kecil dan kaos khusus yang bertuliskan “HUT Desa Bunter ke-194.

Selain jalan sehat, kegiatan donor darah yang digelar di balai desa juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Puluhan warga secara sukarela mendonorkan darah mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Panitia dari PMI (Palang Merah Indonesia) Sukadana pun hadir untuk mendukung kegiatan tersebut dan memastikan proses donor darah berjalan dengan lancar.

Seorang warga Desa Bunter, Sekretaris BPD Desa Sukadana Asep Uus Kusniadi, menyampaikan kebanggaannya bisa turut serta dalam acara ini.

“Setiap tahun, kami selalu menantikan peringatan hari jadi desa ini. Kegiatan seperti jalan sehat dan donor darah membuat kami merasa lebih dekat satu sama lain,” ujarnya.

Tak hanya warga setempat, sejumlah pejabat desa dari Kecamatan Sukadana juga memberikan apresiasi terhadap acara tersebut.

Menurut salah satu kepala desa Margaharja Warto mengatakan bahwa kegiatan seperti ini penting karena bukan hanya untuk menjaga kesehatan juga untuk kebersamaan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

“Kami sangat mendukung acara ini. Semoga Desa Bunter terus berkembang dan menjadi teladan bagi desa-desa lain,” kata salah satu kepala desa yang turut hadir.

Seiring berjalannya waktu, Desa Bunter telah mengalami banyak perubahan dan kemajuan, baik dari segi infrastruktur maupun kualitas pelayanan publik. Camat Sukadana yang hadir dalam acara tersebut juga mengapresiasi kerja keras dari Pemerintah Desa Bunter dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap Desa Bunter semakin maju, baik dari segi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakatnya,” ungkapnya dalam pidatonya.

Di akhir acara, panitia membagikan sejumlah doorprize kepada para peserta yang beruntung. Hadiah-hadiah menarik, seperti sepeda, peralatan elektronik, dan alat-alat rumah tangga, menambah semarak suasana perayaan hari jadi desa tersebut. Peserta yang beruntung terlihat sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan hadiah dari panitia. “Alhamdulillah, tidak menyangka bisa dapat hadiah sepeda,” ujar seorang peserta yang memenangkan doorprize.

Melalui acara ini, masyarakat Desa Bunter semakin merasakan pentingnya rasa persatuan dan gotong royong. Jalan sehat dan donor darah yang dilakukan bersama-sama menjadi simbol bahwa Desa Bunter, meskipun sudah berusia hampir dua abad, tetap solid dan berkomitmen untuk terus maju.

“Semoga Desa Bunter selalu rukun dan sejahtera,” ucap seorang warga saat acara berakhir.

Peringatan hari jadi Desa Bunter kali ini tidak hanya diramaikan oleh warga setempat, tetapi juga oleh berbagai pihak yang peduli dengan kemajuan desa tersebut. Baik itu dari kalangan pemerintah, swasta, hingga organisasi masyarakat, semua berperan serta dalam mendukung acara ini.

Dengan berakhirnya acara, Kepala Desa Bunter menyampaikan harapannya agar di tahun-tahun mendatang, Desa Bunter terus dapat menyelenggarakan acara serupa yang dapat mempererat tali silaturahmi antar warga.

BACA JUGA: Polsek Pangandaran Amankan 15 Remaja dan Dua Samurai

“Kami berharap di usia yang semakin matang ini, Desa Bunter dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam hal kerukunan dan kemajuan,” pungkasnya.

Perayaan hari jadi ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh warga Desa Bunter untuk merenung dan berkomitmen lebih baik lagi di masa yang akan datang. Dengan semangat gotong royong dan persatuan, Desa Bunter diharapkan dapat terus berkembang menjadi desa yang maju dan sejahtera, sesuai dengan harapan seluruh masyarakat yang tinggal di sana.

Polsek Pangandaran Amankan 15 Remaja dan Dua Samurai

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Jajaran kepolisian Polsek Pangandaran berhasil mengamankan belasan remaja yang diduga meresahkan warga pada Jumat malam, 13 September 2024.

Para remaja tersebut ditemukan berkumpul di sebuah rumah di Dusun Parapat, Desa Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dan beberapa di antaranya kedapatan membawa senjata tajam.

Kapolsek Pangandaran, AKP Nandang Rokhmana, menyatakan bahwa pengamanan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang merasa terganggu oleh aktivitas kelompok remaja tersebut.

“Kami mendapat laporan dari warga yang menyebutkan bahwa sekelompok remaja kerap membuat bising dan meresahkan lingkungan sekitar,” jelas AKP Nandang kepada wartawan pada Sabtu siang, 14 September 2024.

Tindak lanjut dari laporan tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi yang dilaporkan. Saat tiba di lokasi, polisi menemukan sekitar 15 remaja, yang sebagian besar masih berstatus pelajar, sedang berkumpul di sebuah rumah.

“Setelah melakukan penyelidikan, kami menggeledah rumah tersebut dan menemukan belasan remaja,” ungkapnya.

Selama penggeledahan, polisi juga menemukan dua bilah senjata tajam jenis katana atau samurai serta beberapa atribut geng motor. Penemuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa aktivitas para remaja ini berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di lingkungan tersebut.

“Kami menemukan dua bilah senjata tajam jenis samurai di lokasi, yang dibawa oleh para remaja,” lanjut Kapolsek.

Belasan remaja yang diamankan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Pangandaran untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga memanggil orang tua para remaja tersebut untuk memberi penjelasan mengenai tindakan anak-anak mereka.

“Para remaja ini masih berstatus pelajar, sehingga kami memutuskan untuk melakukan pembinaan dan memanggil orang tua mereka,” ujar AKP Nandang.

Selain pembinaan, para remaja tersebut diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari. Polisi berharap, tindakan ini dapat mencegah para remaja dari terlibat dalam aktivitas yang lebih berbahaya.

“Kami meminta mereka membuat surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatan yang meresahkan ini,” tambah Kapolsek.

BACA JUGA: KPU Banjar Tingkatan Partisipasi Pemilih Pemula

AKP Nandang juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka dan memastikan mereka tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat menimbulkan gangguan keamanan atau ketertiban masyarakat.

“Kami mengimbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif,” tutupnya.

KPU Banjar Tingkatan Partisipasi Pemilih Pemula

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula menjelang Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Hal ini merupakan alah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program “KPU Goes to Campus,” yang kali ini dilaksanakan di Institut Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. Jumat,  (13/9/2024).

Puluhan mahasiswa menjadi sasaran sosialisasi pendidikan pemilih pemula yang diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya menggunakan hak suara.

Program “KPU Goes to Campus” merupakan kegiatan keempat yang diselenggarakan KPU Kota Banjar menjelang Pilkada 2024.

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi pemilih pemula agar lebih memahami proses pemilu dan pentingnya partisipasi dalam demokrasi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk pemilih yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menentukan masa depan daerah.

Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Banjar, Irfan Saeful Rohman, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan penguatan kepada pemilih pemula.

Menurut Irfan, para mahasiswa yang menjadi sasaran sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan informasi kepada publik dan mengajak pemilih pemula lainnya untuk berpartisipasi dalam Pilkada.

“Kami fokus kepada pemilih pemula, karena mereka bisa menjadi agen dari KPU Kota Banjar untuk menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Irfan Saeful Rohman seusai kegiatan.

Ia menambahkan, melalui sosialisasi ini, kami berharap para pemilih pemula tidak hanya berpartisipasi, tapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya tanggung jawab mereka dalam menentukan masa depan Kota Banjar.

Selain itu, Irfan juga berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta pemilu yang demokratis, tidak hanya dari segi partisipasi tetapi juga kesadaran masyarakat akan tanggung jawab mereka dalam memilih.

“Saya berharap, kegiatan ini akan menciptakan pemilih yang lebih demokratis dan bertanggung jawab, sehingga kita bisa mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan pilihan masyarakat,” katanya.

Kegiatan “KPU Goes to Campus” juga mendapatkan apresiasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Miftahul Huda Al-Azhar. Miftahudin, perwakilan dari LPPM, menilai bahwa program ini sangat penting untuk memperkuat pendidikan pemilih pemula menjelang Pilkada serentak 2024.

Menurut Miftahudin, KPU Kota Banjar telah bekerja sama dengan berbagai stakeholder terkait untuk memastikan edukasi mengenai pemilu tersampaikan dengan baik.

“Dalam kegiatan ini, KPU menyampaikan informasi mengenai apa itu pemilu serta tahapan-tahapannya. Harapannya, para mahasiswa bisa menyerap seluruh materi yang diberikan dan menyampaikannya kembali kepada masyarakat,” kata Miftahudin.

Ia menekankan pentingnya pemilih pemula tidak hanya sekadar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih, tetapi juga memahami calon yang mereka pilih.

Miftahudin berharap melalui kegiatan ini, pemilih pemula dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan berdasarkan pertimbangan yang rasional.

“Saya berharap mereka akan paham apa yang harus dilakukan, mengetahui visi dan misi calon, serta membuat pilihan berdasarkan hati nurani,” ujarnya.

Menurutnya, pilihan yang cerdas dari para pemilih pemula dapat melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu membawa Kota Banjar ke arah yang lebih baik.

BACA JUGA: Isu Megathrust, Wisatawan di Pangandaran Tetap Aman Berlibur

“Dengan adanya pemilih yang rasional dan logis, kita bisa memiliki pemimpin yang sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan “KPU Goes to Campus” menjadi salah satu upaya nyata KPU Kota Banjar dalam membangun kesadaran politik di kalangan pemilih pemula. Diharapkan, melalui edukasi yang berkelanjutan, partisipasi pemilih pemula dalam Pilkada 2024 akan semakin meningkat, dan dapat turut serta dalam menciptakan pemilu yang bersih, jujur, dan adil di Kota Banjar.

Isu Megathrust, Wisatawan di Pangandaran Tetap Aman Berlibur

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Belakangan ini, isu mengenai potensi terjadinya gempa megathrust di pesisir selatan Jawa, termasuk Pangandaran, semakin sering dibicarakan. Meskipun megathrust belum tentu terjadi dalam waktu dekat, isu ini menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang, terutama wisatawan yang ingin mengunjungi Pangandaran.

Namun, pemerintah daerah dan pihak terkait telah melakukan berbagai upaya mitigasi untuk memastikan keselamatan wisatawan dan masyarakat setempat.

Salah satu langkah yang telah diambil adalah pemasangan Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini di beberapa titik strategis di kawasan wisata.

EWS ini berfungsi untuk memberikan peringatan dini jika ada indikasi gempa atau tsunami, sehingga masyarakat dan wisatawan dapat segera melakukan evakuasi.

Sistem ini selalu diuji setiap tanggal 26 setiap bulannya guna memastikan alat berfungsi dengan baik.

Seorang petugas di Pangandaran mengatakan, EWS bekerja dengan optimal agar dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat dan wisatawan.

Selain pemasangan EWS, rambu-rambu evakuasi juga telah dipasang di sepanjang area wisata Pantai Pangandaran. Rambu ini dirancang untuk memandu wisatawan menuju jalur evakuasi dan tempat evakuasi sementara yang sudah disiapkan. Tempat evakuasi sementara ini terletak di lokasi yang mudah dijangkau, salah satunya di area pasar wisata Pantai Pangandaran.

“Rambu-rambu dan tempat evakuasi sudah kami persiapkan agar wisatawan tahu harus kemana jika terjadi situasi darurat,” ujar seorang pengelola wisata di Pangandaran.

Kesiapsiagaan ini tidak hanya dilakukan oleh pihak pemerintah saja, tetapi juga melibatkan para pelaku usaha di sektor pariwisata. Hotel, restoran, dan berbagai tempat usaha lainnya telah mendapatkan pelatihan terkait langkah-langkah yang harus diambil saat bencana terjadi.

Seorang pemilik hotel di Pangandaran mengatakan, “mengaku selalu berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa pihaknya siap membantu wisatawan dalam situasi darurat. “Kesehatan dan keselamatan tamu adalah prioritas utama kami.” ujarnya.

Meskipun berbagai persiapan telah dilakukan, para pelaku usaha dan pemerintah setempat terus mengingatkan agar masyarakat dan wisatawan tetap waspada namun tidak perlu panik. Mereka mengimbau para wisatawan untuk selalu mengikuti arahan yang diberikan dan memperhatikan tanda-tanda keselamatan yang ada.

“Kami sudah siaga, dan yang terpenting adalah semua pihak saling bekerja sama. Kami juga menyediakan informasi terkait jalur evakuasi di setiap hotel dan tempat umum,” jelas seorang petugas BPBD Pangandaran.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan potensi gempa megathrust, Pangandaran tetap berusaha memberikan rasa aman kepada setiap pengunjung. Pelatihan tanggap darurat rutin diadakan untuk petugas dan masyarakat setempat, termasuk simulasi evakuasi. Hal ini dilakukan agar jika bencana terjadi, semua pihak dapat bergerak cepat dan tepat.

Para wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran mengaku merasa aman dengan adanya berbagai fasilitas keselamatan yang disediakan.

“Kami merasa tenang karena ada jalur evakuasi dan petugas yang selalu siap siaga,” ujar salah seorang wisatawan asal Bandung. Dukungan dari masyarakat setempat juga menjadi faktor penting dalam memberikan rasa nyaman kepada wisatawan.

Dengan berbagai langkah mitigasi yang sudah diambil, Pangandaran menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan semua pihak.

Wisatawan diharapkan dapat menikmati keindahan pantai dan wisata lainnya tanpa rasa khawatir yang berlebihan.

BACA JUGA: Dua Pembalap Road Race Banjar Berlaga di PON XXI Aceh Sumatera Utara

“Pangandaran selalu siap menyambut wisatawan dengan aman,” tutup seorang pelaku usaha pariwisata.

Pangandaran tetap menjadi destinasi wisata yang menarik dan aman. Dengan kesiapsiagaan yang terus ditingkatkan, wisatawan dapat menikmati liburan dengan tenang sambil tetap memperhatikan prosedur keselamatan yang ada.

Jangan ragu untuk mengunjungi Pangandaran dan nikmati keindahan pesona alamnya dengan penuh rasa aman

Dua Pembalap Road Race Banjar Berlaga di PON XXI Aceh Sumatera Utara

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Dua atlet Kota Banjar, Akbar Abud Afdalah dan Ari Febriansyah, akan berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh, Sumatra Utara. Keduanya akan berlaga dalam cabang olahraga otomotif, yaitu balap motor road race dan gastrak. Meskipun hanya dua atlet yang dikirim dari Kota Banjar, pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah setempat.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Banjar, Asep Saefurrohmat, mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi kedua atlet tersebut di ajang olahraga terbesar di Indonesia ini. “Ada dua atlet berasal dari Kota Banjar yang akan berlaga di PON XXI di Aceh Sumatera Utara, pada 14, 15, dan 16 September nanti,” katanya, Jumat (13/9/2024). Ia menambahkan bahwa meski hanya dua atlet, prestasi ini sangat berarti bagi Kota Banjar dan diharapkan dapat membawa nama baik Jawa Barat di kancah nasional.

Akbar Abud Afdalah akan berlaga dalam cabang olahraga balap motor (road race), sedangkan Ari Febriansyah akan berkompetisi dalam cabang olahraga gastrak (motor cross). Asep menjelaskan bahwa kedua atlet ini saat ini masih menjalani masa karantina di Bandung, Jawa Barat, dan akan melanjutkan perjalanan ke Aceh dalam waktu dekat. “Karena mereka sudah masuk kontingen Jawa Barat, kita hanya bisa mensupport dan mendoakan agar mereka bisa meraih juara,” jelas Asep.

Selaku ketua IMI Kota Banjar, Asep juga menyampaikan harapan dan doa agar para atlet diberikan kelancaran serta kesuksesan dalam berlaga di PON XXI. “Hanya bisa berdoa semoga diberikan kesuksesan, keselamatan, dan pulang membawa medali untuk menjadi yang terbaik dan dapat mengharumkan Jawa Barat, khususnya Kota Banjar,” tegasnya.

Sementara itu, Akbar Abud Afdalah mengungkapkan kegelisahannya selama berjuang untuk lolos ke PON XXI. Ia menjelaskan bahwa selain membawa target pribadi, ia juga memiliki misi untuk mengharumkan nama Kota Banjar. “Kita para atlet yang sudah berjuang sejauh ini, selain target pribadi tentunya di pundak saya juga membawa nama kota kelahiran saya yaitu Kota Banjar,” ungkap Akbar.

Akbar juga berharap agar pemerintah Kota Banjar memberikan perhatian lebih kepada para atlet yang sudah berprestasi di tingkat nasional. Ia menyebutkan bahwa pencapaiannya hingga ke PON XXI bukanlah hal yang mudah dan memerlukan dukungan moral dari pemerintah daerah. “Saya mewakili kegelisahan hati para atlet Kota Banjar yang sudah berprestasi, yah pengennya diperhatikan lagi. Minimal ada apresiasi, pengakuan dari pemerintah aja dulu,” ujarnya.

BACA JUGA: Sejumlah Pemuda di Banjarsari Serukan Gerakan Pilih Kotak Kosong

Harapan para atlet Kota Banjar ini diharapkan dapat sampai ke telinga pemerintah daerah dan instansi terkait yang menaungi cabang olahraga tersebut. Dengan demikian, para atlet akan merasa lebih bangga dan termotivasi ketika berjuang untuk menjadi yang terbaik dan mengharumkan nama daerahnya.

Dukungan pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk memompa semangat para atlet, terutama dalam ajang sebesar PON. Diharapkan, dengan prestasi yang dicapai oleh Akbar dan Ari, perhatian terhadap olahraga di Kota Banjar semakin meningkat, serta mampu mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi lainnya dari daerah tersebut.

Sejumlah Pemuda di Banjarsari Serukan Gerakan Pilih Kotak Kosong

0

infopriangan.com, BERITA DAERAH. Fenomena adanya kotak kosong dalam Pilkada tahun ini khususnya yang saat ini terjadi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat membuat banyak tokoh masyarakat dan pemuda mengkritisi serta berinisiatif melakukan kampanye kotak kosong kepada masyarakat.

Bukan tanpa alasan, beberapa tokoh masyarakat menginisiasi gerakan kampanye kotak kosong tersebut sebagai bentuk kritik terhadap sistem demokrasi di kabupaten Ciamis yang saat ini di anggap gagal.

Seperti yang saat ini di lakukan oleh salah seorang tokoh pemuda asal kecamatan Banjarsari, Muhammad Abid Buldani. Menurutnya, kampanye kotak kosong pada pilkada 2024 ini selain menandakan sistem demokrasi yang di anggap gagal, juga secara tidak langsung menunjukan bahwa partai politik tidak mampu melahirkan kader terbaik nya untuk di usung menjadi bakal calon kepala daerah.

“Kampanye kotak kosong bukan lah sebuah kejahatan, dan itu juga salah satu hak masyarakat serta sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem demokrasi yang saat ini di anggap rusak,” jelasnya.

Abid juga mengatakan, kampanye kotak kosong merupakan salah satu bentuk upaya menyadarkan masyarakat bahwa telah terjadi tipu daya oleh demokrasi yang hanya mengarah ke hal hal yang pragmatis.

“Kita harus menyadari saat ini masyarakat selalu bergantung terhadap pola pola pragmatis yang di lakukan oleh para politikus, hingga pada akhirnya kita merasakan partai partai tidak mau berupaya atau melawan dengan menunjuk kader terbaiknya untuk ikut dalam kontestasi tersebut,” terangnya.

Abid menjelaskan sebenarnya gerakan kampanye kotak kosong bukan merupakan bentuk perlawanan kepada salah satu calon, melainkan sebuah perlawanan terhadap sebuah sistem yang sengaja di bangun untuk mengelabui masyarakat.

“Perlu di garis bawahi kampanye memilih kotak kosong bukan sebuah tindakan kriminal,” imbuhnya.

Lebih lanjut Abid juga mengatakan sampai saat ini dirinya mempertanyakan sudah sejauh mana perlakuan dari para penyelenggara pemilu baik itu KPU, Bawaslu, serta pemerintah daerah memperlakukan keberadaan kotak kosong di pilkada khusus nya di Kabupaten Ciamis

“Apalagi secara konstitusi jelas mau itu kotak kosong maupun pasangan yang saat ini akan manggung keduanya sama sama berstatus calon, Namun siapa yang menjamin suara kotak kosong bisa aman, dan sejauh mana pengawasan penyelenggara pemilu mengenai adanya kampanye kotak kosong,” tegasnya.

Abid mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima, jika nantinya kotak kosong menang pada pilkada 2024 ini, maka KPU beserta DPR sudah sepakat Pilkada akan di ulang kembali pada tahun 2025 nanti.

“Kesepakatan tersebut diputuskan dalam rapat gelar pendapat (RGP) bersama komisi II, KPU, bawaslu dan kemendagri. Ini juga sebagai angin segar buat para relawan kotak kosong agar mereka semangat melakukan kampanye untuk memulih kan sistem demokras,i” ungkapnya.

Abid menjelaskan mengutip dari salah satu poin kesimpulan rapat yang di lakukan DPR beserta KPU, jika nantinya daerah yang pelaksanaan pilkada hanya terdiri dari satu paslon dan tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen, maka daerah tersebut akan mengulang pilkada pada tahun selanjutnya yakni tahun 2025.

“Dan jika kotak kosong menang itu menandakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi khususnya di kabupaten Ciamis sudah hilang.” terangnya.

BACA JUGA: Ilham Habibie Kunjungi Ulama Muda di Tasikmalaya

Abid menuturkan saat ini perlu adanya sosialisasi dan penjelasan dari penyelenggara pemilu kepada masyarakat terkait keberadaan kotak kosong pada pilkada khususnya di wilayah kabupaten Ciamis.

“Karena jangan sampai terjadi golput secara masal, apalagi masyarakat hanya tau calon bupati itu hanya satu pasang, sehingga masyarakat beranggapan percuma untuk datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilih ” pungkasnya.

Ilham Habibie Kunjungi Ulama Muda di Tasikmalaya

0

infopriangan.com, BERITA DAERAH. Ilham Habibie, bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat, melakukan kunjungan ke Kota Tasikmalaya untuk bertemu dengan ulama muda dan membahas pemberdayaan pesantren.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upayanya untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat menjelang Pilkada 2024. Menanggapi hasil survei terbaru dari Indikator yang menempatkan dirinya dan Ahmad Syaikhu sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di posisi kedua, Ilham menilai hasil tersebut masih terlalu dini untuk dijadikan patokan.

“Survei ini masih sangat awal. Pelaksanaan Pilkada baru akan dimulai secara resmi setelah penetapan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),” ujar Ilham Habibie kepada wartawan Jumat, (13/09/2024) siang.

Meski demikian, ia tetap optimis mengenai peluangnya dalam Pilkada 2024 di Jawa Barat. “Saya tetap optimis. Peluang untuk menang masih sangat terbuka,” katanya.

Ilham Habibie, yang merupakan bakal calon Wakil Gubernur dari koalisi Nasdem, PKS, dan PPP, aktif melakukan kunjungan ke berbagai daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

Dalam kunjungannya ke Kota Tasikmalaya, ia bertemu dengan ulama, tokoh muda, serta warga setempat. Dalam pertemuan tersebut, Ilham mengaku berdiskusi tentang berbagai isu, termasuk cara menciptakan lapangan pekerjaan dan keseimbangan antara pendidikan pesantren dan teknologi.

“Kemarin saya berdiskusi dengan para ulama muda dan tokoh masyarakat tentang solusi menciptakan lapangan pekerjaan dan keseimbangan antara pendidikan pesantren dan teknologi,” jelas Ilham Habibie.

Dalam pertemuan tersebut, Ilham Habibie juga menekankan pentingnya membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di Jawa Barat, khususnya di sektor industri tekstil.

Menurutnya, Tasikmalaya sebagai kota yang memiliki lebih dari 2.000 pondok pesantren dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren.

“Di Tasikmalaya ada 2.000 pondok pesantren yang berperan penting sebagai institusi pendidikan. Pemberdayaan ekonomi di pesantren akan menjadi salah satu fokus program kami ke depan,” tambah Ilham.

Ilham juga berencana untuk menghidupkan kembali industri tekstil di Jawa Barat yang selama ini kalah bersaing dengan produk impor.

Ia menilai, pengembangan industri tekstil dapat membuka peluang kerja baru dan meningkatkan perekonomian lokal. “Industri tekstil di Jawa Barat harus kembali tumbuh secara normal,” tegasnya.

Selain membahas pemberdayaan ekonomi pesantren, Ilham Habibie juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan teknologi.

Menurutnya, pesantren harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang mereka miliki.

“Kami ingin agar pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga mampu melahirkan santri yang siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Sebelumnya, Ilham Habibie juga telah mengunjungi Tasikmalaya pada awal Juli 2024 untuk bersilaturahmi dengan beberapa ulama, termasuk pimpinan Pondok Pesantren Idrisiyah di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA: Rumah Lapuk, Atap dan Dinding Dapur Muhamad Sidik Ambruk

Pertemuan tersebut menjadi salah satu langkah Ilham untuk menjalin hubungan baik dengan para tokoh agama di wilayah Jawa Barat.

Dengan berbagai program dan kunjungannya, Ilham Habibie berharap dapat memenangkan hati masyarakat Jawa Barat dalam Pilkada 2024. “Saya yakin dengan pendekatan yang tepat, kita bisa membawa perubahan positif bagi Jawa Barat,” tutup Ilham.