Beranda blog Halaman 302

Situ Golempang untuk Pengembangan Potensi Lokal

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna, meresmikan Situ Golempang yang terletak di Desa Wangun Jaya, Kecamatan Cisaga, pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Acara peresmian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi sumber daya alam dan budaya di wilayah tersebut, sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati keindahan alam sekitarnya.

Situ Golempang diharapkan dapat menjadi titik tolak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta melestarikan lingkungan.

Dalam sambutannya, Engkus menyatakan bahwa acara ini adalah langkah awal untuk membangkitkan kembali potensi wisata di daerah tersebut, sehingga masyarakat dapat lebih menghargai dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Ciamis menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan Situ Golempang untuk generasi mendatang. Ia mengatakan,

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam ini. Dengan pemeliharaan yang baik, akan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat, sehingga generasi mendatang juga bisa menikmati sumber daya tersebut,” kata Engkus.

Engkus juga meminta agar perangkat daerah dan masyarakat setempat bersinergi dalam mendukung pengembangan potensi yang ada, sambil memastikan bahwa tradisi dan budaya lokal tetap hidup.

Lebih jauh, Engkus menyoroti bahwa program pengembangan Situ Golempang sejalan dengan upaya pemerintah Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan ketahanan pangan.

“Situ Golempang tidak hanya berfungsi sebagai penampungan air, tetapi juga sebagai lokasi wisata,” jelasnya.

Dalam konteks ini, penataan Situ Golempang tidak hanya dianggap sebagai sebuah proyek satu kali, tetapi harus berlanjut setiap tahun dengan keterlibatan semua pihak. Engkus menggarisbawahi pentingnya penataan yang berkelanjutan agar tempat ini bisa menjadi destinasi wisata budaya yang menarik bagi pengunjung dari luar daerah.

Engkus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan Situ Golempang. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memastikan keberhasilan proyek ini.

“Jadikan Situ Golempang sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, demi menjaga lingkungan dan budaya bersama,” katanya.

Harapan ini menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat sangat krusial dalam menjaga dan mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada di Ciamis.

BACA JUGA: IPB University dan PLN Luncurkan Program Biocofiring

Kedepannya, Engkus berharap Situ Golempang akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

Ia menyatakan kesediaannya untuk menerima kabar mengenai perkembangan Situ Golempang ke depan,

“Saya menunggu kabar tentang perkembangan ke depan,” pungkasnya.

Saya berharap dengan dukungan semua pihak, Situ Golempang tidak hanya menjadi sumber daya alam yang bermanfaat, tetapi juga menjadi ikon wisata yang menarik dan berkelanjutan di Kabupaten Ciamis.

IPB University dan PLN Luncurkan Program Biocofiring

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH.
Dalam upaya mendukung transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan, IPB University telah menjalin kerjasama dengan PLN Group melalui peluncuran Program Biocofiring.

Inisiatif ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara dengan memanfaatkan biomassa dari tanaman gamal dan kaliandra.

Menurut Dr. Soni Trison, Tenaga Ahli Perhutanan Sosial di IPB, program ini tidak hanya akan mendukung penggunaan energi yang lebih bersih tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat lokal.

Ia menegaskan, kolaborasi ini adalah langkah penting yang melibatkan berbagai pihak, termasuk PLN Group dan masyarakat setempat.

Program ini ditujukan khusus untuk PLTU Adipala di Cilacap, di mana sejumlah lahan milik masyarakat akan digunakan untuk penanaman tanaman tersebut dalam skema hutan rakyat.

Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, diharapkan program ini dapat mengoptimalkan produksi energi dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Dalam konteks implementasi Program Biocofiring, penggunaan ranting pohon gamal dan kaliandra sebagai bahan bakar diharapkan mampu mengurangi penggunaan batu bara secara signifikan.

Dr. Soni juga menambahkan bahwa daun gamal dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan kotoran ternak dapat diolah menjadi kompos untuk memperbaiki kesuburan tanah.

“Model pertanian dan peternakan ini akan mendukung siklus biocofiring,” ungkapnya.

Masyarakat setempat, yang terlibat dalam proyek ini, diberi kesempatan untuk menjual ranting gamal kepada PLN, yang akan digunakan sebagai sumber energi alternatif.

Selain itu, inisiatif ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam praktik pertanian berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Melalui kerjasama ini, PLN berupaya untuk memperkuat ketahanan energi dengan memanfaatkan sumber daya lokal, yang pada gilirannya dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Dalam mendukung keberhasilan program ini, IPB University bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), yang berkontribusi dengan menyumbangkan ternak kambing senilai Rp 30 juta.

Sumbangan ini dialokasikan untuk tiga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di lokasi proyek biocofiring. Dengan adanya ternak kambing, Dr. Soni menjelaskan, kotoran kambing tersebut dapat diolah menjadi kompos, sedangkan daunnya bisa dimanfaatkan sebagai pakan.

“Kami berharap sumbangan ini akan berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Program ini tidak hanya menciptakan sinergi antara sektor energi, pertanian, dan peternakan, tetapi juga menciptakan model yang dapat ditiru di daerah lain di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan dapat tercipta ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan keberlanjutan lingkungan.

Harapan besar disematkan pada Program Biocofiring sebagai contoh model sukses dalam penerapan energi berkelanjutan di Indonesia.

Dr. Soni menyatakan bahwa program ini diharapkan tidak hanya mampu memproduksi energi yang lebih bersih tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.

“Dengan dukungan bersama, kami optimis bahwa program ini dapat menjadi contoh bagi inisiatif serupa di seluruh Indonesia,” tuturnya.

BACA JUGA: Gebyar Dirgantara: Meriahkan HUT ke-79 TNI di Tasikmalaya

Dalam jangka panjang, diharapkan bahwa program ini akan menginspirasi lebih banyak kolaborasi antara institusi pendidikan, perusahaan energi, dan masyarakat untuk menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan.

Dengan pendekatan yang integratif, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan secara signifikan melalui pengembangan energi yang ramah lingkungan. (AW/lintaspriangan.com)

Gebyar Dirgantara: Meriahkan HUT ke-79 TNI di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Lanud Wiriadinata menggelar Gebyar Dirgantara pada 6 Oktober 2024 untuk memperingati HUT ke-79 TNI dan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-23. Acara ini menarik perhatian berbagai kalangan, memperkuat hubungan TNI AU dengan masyarakat.

Pembukaan acara dipenuhi beragam agenda hiburan dan edukasi. Jambore Aero Sport (JAS) menjadi daya tarik utama dengan pertunjukan udara menakjubkan. Pengunjung menikmati airshow paramotor, trike, dan pesawat TNI AU. “Kami ingin memberikan pengalaman mendidik sekaligus menghibur,” jelas Komandan Lanud Wiriadinata.

Seorang pengunjung, Rina, sangat antusias melihat pertunjukan udara tersebut. “Ini pengalaman yang tidak bisa saya lupakan!” ujarnya. Joy flight oleh Bandung Flying Club memberi kesempatan merasakan terbang, menambah kesan mendalam bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman unik.

Acara ini juga mengangkat isu ketahanan pangan melalui peluncuran proyek peternakan domba. “Proyek ini bertujuan memperkenalkan teknik beternak berkelanjutan,” ujar salah satu petugas. Penaburan bibit ikan air tawar dilakukan sebagai langkah konkret mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan.

Kegiatan seni budaya juga menjadi sorotan utama dalam acara ini. Pasanggiri Jaipong Danlanud Cup 2024 melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. “Kami berharap generasi muda semakin mencintai seni dan budaya lokal,” kata ketua panitia kompetisi.

Kebersamaan menjadi aspek penting dalam Gebyar Dirgantara. Silaturahmi Nasional Subuhan Bikers mempertemukan komunitas biker dari seluruh Indonesia.

“Kami ingin mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujar perwakilan komunitas. Momen ini menciptakan interaksi antar generasi dengan jaringan yang lebih kuat.

BACA JUGA: Ahmad Syaikhu Tegaskan Tidak Ada Masalah dengan Anies Baswedan di Deklarasi Relasih

Dengan beragam kegiatan, Gebyar Dirgantara menjadi perayaan bermakna bagi masyarakat. “Acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana memperkuat patriotisme,” ungkap salah satu pengunjung.

Harapannya, Gebyar Dirgantara menciptakan sinergi positif antara TNI dan masyarakat. Ini adalah langkah nyata menuju masa depan lebih baik, berlandaskan kemandirian, solidaritas, dan rasa cinta terhadap tanah air. Acara ini menjadi simbol kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat. (AW/lintaspriangan.com)

Try Out CPNS bersama Ivan Dicksan Diserbu Ribuan Peserta

0

lintaspriangan.com, advertorial. Try Out CPNS yang disponsori oleh Dr. H. Ivan Dicksan, salah seorang Calon Wali Kota Tasikmalaya, diserbu ribuan peserta. Try out tes CPNS yang digelar secara online tersebut berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 1 sampai hari ini, 4 Oktober 2024.

“Sampai siang ini (04/10), masih ada pendaftar. Kalau tidak kita batasi, bisa lebih dari 2000 peserta,” terang salah seorang panitia, Ai Indra Lesmana, S.E., M.Si.

Menurut Indra, total pendaftar yang sudah diberi akun mencapai 1318 orang. Sebagian besar dibuatkan grup whatsapp, sebagian lagi adalah para peserta bimbingan Tes CPNS yang sudah berinteraksi sejak jauh-jauh hari. Berdasarkan data yang ada, sekitar 87% dari jumlah tersebut tercatat sebagai warga Kota Tasikmalaya.

“Tidak 100% Kota Tasikmalaya. Sisanya agak sulit ditahan, terutama dari daerah-daerah yang berbatasan dengan Kota Tasikmalaya. Ada juga orang Kota Tasikmalaya tapi domisilinya sudah pindah, misal ada yang dari Badung, Bali. Dia dulunya warga Kota Tasikmalaya, tapi sudah dua tahun ini menetap di Bali. Ya kita layani juga. Kalau dibuka, nggak ada batasan wilayah, dari Priangan Timur saja bukan mustahil lebih dari 5.000,” tambah Indra.

Sekitar 1300-an peserta Try Out bersama H. Ivan Dicksan sudah mulai mengerjakan soal sejak tanggal 1 Oktober. Setiap orang, untuk awalnya diberi kesempatan satu kali mengerjakan. Mereka bebas mengerjakan di hari apapun, asal dalam rentang tanggal 1-4 Oktober 2024. Sistem dan mekanisme try out nya sudah menggunakan aplikasi CAT, dengan fitur yang relatif sama dengan tes aslinya. Kalau semua sudah mengerjakan, soal try out dapat dibuka kembali, dan dikerjakan berulang-ulang.

“Try out ini gratis, didukung oleh H. Ivan Dicksan. Dan selain gratis, nanti juga H. Ivan akan memberikan hadiah untuk 10 peraih skor tertinggi, tapi khusus warga Kota Tasikmalaya,” terang Indra.

Banyak manfaat dari try out, sebagaimana dipaparkan oleh H. Ivan Dicksan alam video yang diputar saat pembukaan try out, antara lain: peserta tes akan lebih mengenal jenis soal tes CPNS, lebih mengenal sistem CAT yang digunakan oleh BKN, dan yang lebih bermanfaat, setelah try out juga akan ada pembahasan langsung dari mentor.

Yani, salah seorang warga Nagarasari yang menjadi peserta Try Out CPNS bersama H. Ivan Dicksan mengaku sangat bergembira karena bisa berlatih sebelum menghadapi tes sebenarnya.

“Alhamdulillah, kita bisa berlatih dan lebih mendalami soal-soal tes CPNS. Hatur nuhun Pa Haji Ivan,” ujar Yani.

Hal senada juga disampaikan oleh Hendi, peserta try out yang tinggal di Purbaratu. Menurut Hendi, adanya try out ini menunjukkan Pa H. Ivan peka terhadap kebutuhan warganya.

“Keren, terima kasih Pak Ivan. Beliau faham yang sedang dibutuhkan sebagian warganya saat ini apa. Dan kami sangat mengapresiasi, ketika di video Pa Ivan bilang, semoga semua formasi CPNS Kota Tasikmalaya dapat terisi oleh putra daerah Kota Tasikmalaya. Semoga Pak Ivan suskes jadi Wali Kota Tasikmalaya, agar program-program nyata yang dibutuhkan warga seperti try out ini semakin sering dilaksanakan,” tukas Hendi.

Ahmad Syaikhu Tegaskan Tidak Ada Masalah dengan Anies Baswedan di Deklarasi Relasih

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, menghadiri Deklarasi Relasih (Relawan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie) pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Dalam acara tersebut, Syaikhu menegaskan bahwa tidak ada masalah antara dirinya dan Anies Rasyid Baswedan. Ia merasa bahwa sering kali muncul kesalahpahaman yang menyebabkan anggapan bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berusaha menjegal Anies.

“Saya kira, saya dengan Pak Anies tidak ada masalah. Seringkali yang ada hanya kesalahpahaman, seolah-olah PKS menjegal Pak Anies. Itu sesuatu yang tidak benar,” kata Syaikhu.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak awal, dirinya memberikan dukungan kepada Anies dalam pencalonan.

Langkah pertama yang diambilnya kata Syaikhu adalah memberikan Surat Keputusan (SK) kepada Anies dan Sohibul Iman.

“Yang pertama saya SK-kan adalah Pak Anies dan Pak Sohibul Iman. Jadi, menjegalnya di mana? Kita yang berjuang mencari dan melengkapi empat kursi lainnya,” terangnya.

Ia mengakui bahwa meskipun telah berusaha keras, hingga tenggat waktu yang ditentukan, mereka tidak berhasil memenuhi jumlah kursi yang diperlukan untuk pencalonan.

Syaikhu juga menjelaskan bahwa, dengan situasi tersebut, PKS terpaksa mengambil opsi lain dalam pencalonan di Pilgub DKI.

“Ketika ini dipahamkan kepada masyarakat bahwa PKS sudah berjuang untuk mengusung Pak Anies di Pilgub DKI, tetapi hasilnya tidak memungkinkan untuk lanjut ke proses pencalonan,” tambahnya.

Syaikhu juga menyatakan rasa syukurnya karena banyak relawan Anies Baswedan yang telah memahami situasi ini.

“Makanya, saya juga bersyukur banyak relawan Anies yang sudah memahami bahwa PKS tidak pernah menjegal Pak Anies di DKI, sehingga mereka mau berjuang bersama PKS di Jawa Barat,” pungkasnya.

BACA JUGA: Menyingkap Tabir Korupsi: DPRD Kota Banjar Dalam Sorotan Hukum

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan terbuka antara semua pihak. Syaikhu mengajak semua relawan untuk bersatu dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mewujudkan perubahan yang diharapkan di Jawa Barat.

Dengan optimisme yang tinggi, Syaikhu yakin bahwa dukungan untuk pencalonannya akan semakin menguat seiring dengan penjelasan yang jelas mengenai posisi PKS.

Menyingkap Tabir Korupsi: DPRD Kota Banjar Dalam Sorotan Hukum

infopriangan.com, BERITA DAERAH. Dugaan korupsi yang beredar di lingkungan DPRD Kota Banjar akhirnya menemui titik terang. Kejaksaan Negeri Kota Banjar secara resmi mengumumkan bahwa pada tanggal 26 September 2024, mereka telah meningkatkan status penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan tunjangan perumahan dan transportasi di Sekretariat DPRD Kota Banjar.

Pihak kejaksaan mengkonfirmasi bahwa status tersebut telah beralih dari penyelidikan ke penyidikan.

Sri Haryanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar, menjelaskan bahwa tim penyelidik telah melakukan serangkaian investigasi selama 28 hari sejak awal Agustus 2024.

“Kami telah melakukan penyelidikan yang mendalam untuk menemukan bukti-bukti yang diperlukan. Peningkatan status ini didasarkan pada dua Surat Perintah Penyelidikan, yaitu PRINT-449/M.2.32/Fd/08/2024 tertanggal 6 Agustus 2024 dan PRINT-495/M.2.32/Fd/08/2024 tertanggal 22 Agustus 2024,” kata Sri

Dalam proses penyelidikan,Sri mengatakan kejaksaan telah meminta keterangan dari 26 orang yang dianggap mengetahui peristiwa hukum yang terjadi.

Sri Haryanto juga menambahkan bahwa mereka juga melakukan analisis terhadap berbagai dokumen terkait.

“Berdasarkan hasil ekspose, kami menemukan indikasi kuat adanya perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi,” katanya

Sementara itu, Gede Maulana, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, menegaskan bahwa dugaan tindak pidana korupsi ini berpotensi menyebabkan kerugian keuangan negara.

“Kami mendapati bukti-bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi pelanggaran yang serius,” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar juga menekankan pentingnya melanjutkan proses penyidikan.

“Dengan peningkatan status perkara ke tahap penyidikan, tim kami akan terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Bukti-bukti tersebut diharapkan dapat memperjelas tindak pidana yang terjadi serta menemukan dan menetapkan tersangka,” ujarnya.

Sri Haryanto juga  meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan memberikan dukungan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Kami ingin agar semua pihak memahami bahwa kami berkomitmen untuk mengungkap kasus ini dengan terang benderang,” katanya.

Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi dan  berjanji akan memastikan bahwa pengelolaan anggaran negara berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik korupsi, terutama dalam penggunaan anggaran publik,” ujarnya.

BACA JUGA: Tiga Dosa Besar Pendidikan: Membangun Kesadaran Siswa Melawan Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi

Kasus dugaan korupsi di Kota Banjar kini menjadi perhatian publik yang luas. Banyak pihak berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan tuntas, mengingat pentingnya pengelolaan keuangan negara yang bersih dan bertanggung jawab.

Penggunaan anggaran publik yang baik dan transparan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki citra pemerintah daerah. Selain itu masyarakat diharapkan dapat terus memberikan dukungan terhadap upaya penegakan hukum.

Tiga Dosa Besar Pendidikan: Membangun Kesadaran Siswa Melawan Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh (UNIGAL) baru-baru ini mengadakan sosialisasi bertema “Tiga Dosa Besar Pendidikan” di MI Totokan, Desa Bojongmalang, Kecamatan Cimaragas.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, (03/10/2024) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai kekerasan seksual, perundungan (bullying), dan intoleransi.

Para mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan cara yang interaktif. Mereka menggunakan berbagai media, seperti video pendek dan gambar, untuk menjelaskan pentingnya pencegahan kekerasan seksual.

Dalam sebuah diskusi kelompok, mahasiswa juga menjelaskan bahwa saling menghormati tanpa melakukan perundungan sangatlah krusial.

Salah seorang mahasiswa, Rini, menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting. Karena dengan pemahaman yang baik, anak-anak bisa tumbuh menjadi individu yang menghargai orang lain dan menghindari perilaku merugikan.

Selama sosialisasi, mahasiswa KKN memberikan simulasi situasi nyata yang mungkin dihadapi siswa sehari-hari. Mereka mengajarkan cara menghadapi tindakan perundungan di sekolah dan menjelaskan langkah-langkah yang harus diambil jika terdapat tanda-tanda pelecehan seksual.

“Para siswa didorong untuk berani melaporkan jika mereka atau teman-teman mereka mengalami situasi yang tidak aman kepada guru atau orang dewasa yang mereka percayai,” kata Rini.

Kepala Sekolah MI Totokan, Hasanah, sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa. Hasanah mengatakan,

“Saya berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih waspada dan bijak dalam bersikap terhadap sesama serta menjauhkan diri dari perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka,” ungka Rini.

Sebagai tambahan, mahasiswa KKN memberikan buku panduan sederhana yang dapat dibawa pulang oleh siswa. Buku ini berfungsi sebagai pengingat dan panduan untuk menjaga diri dari bahaya tiga dosa besar pendidikan.

“Buku ini akan membantu siswa untuk selalu ingat akan pentingnya menghindari perilaku yang merugikan,” kata Rini.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab yang sangat aktif. Pada kesempatan tersebut terlihat para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memahami materi yang disampaikan. Beberapa siswa mengajukan pertanyaan yang relevan, menandakan bahwa mereka tidak hanya mendengarkan tetapi juga ingin tahu lebih banyak.

BACA JUGA: Viman Alfarizi Ramadhan Hadiri Safari “Viman Ngiring Ngaos” di Tasikmalaya

Rini berharap, siswa di MI Totokan akan lebih peka terhadap lingkungan sosial mereka. Mahasiswa KKN UNIGAL berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan intoleransi.

“Dengan edukasi yang tepat, generasi mendatang diharapkan akan menjadi individu yang lebih sadar, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi dengan sesama,” pungkasnya.

Viman Alfarizi Ramadhan Hadiri Safari “Viman Ngiring Ngaos” di Tasikmalaya

lintaspriangan com, BERITA DAERAH. Calon Walikota Tasikmalaya nomor urut 4, Viman Alfarizi Ramadhan, melakukan kunjungan ke Masjid Jami Azzahra di Jl. Cipicung, Kelurahan Tugujaya, pada 2 Oktober 2024.

Kunjungan ini merupakan bagian dari safari “Viman Ngiring Ngaos”, sebuah inisiatif untuk mendengarkan dan memahami permasalahan masyarakat secara langsung.

Dalam acara tersebut, Viman diundang oleh pengurus DKM masjid Azzahra untuk mengikuti pengajian rutin bersama ibu-ibu di wilayah tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh warga, yang terlihat antusias menyambut kehadiran calon walikota tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh pengurus DKM, RT, dan RW setempat, yang memberikan kesempatan bagi Viman untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dalam penyampaian materinya, ia mengajak para jemaah untuk berdiskusi tentang berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dasar dan kenakalan remaja.

Viman menjelaskan bahwa “Ngiring Ngaos” bertujuan untuk mengidentifikasi dan menangani masalah-masalah mental yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Kami harus fokus pada penyelesaian yang holistik. Isu remaja perlu ditangani dari akar masalah, yang sering kali bersumber dari lingkungan rumah tangga,” katanya

Ia mengatakan betapa pentingnya peran ibu dalam membentuk karakter anak. “Perempuan dan ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan mental yang baik harus dimulai sejak usia dini, terutama pada rentang usia 0 hingga 6 tahun. Ia menjelaskan bahwa 80% masalah yang muncul pada remaja, seperti kenakalan dan isu orientasi seksual, sering kali berakar dari pengalaman traumatis di masa kecil.

Viman juga menggarisbawahi pentingnya memenuhi tiga hak dasar anak: hak mendapatkan kasih sayang, hak untuk pendidikan yang layak, dan hak untuk didengarkan.

“Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang dan perhatian memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara sehat,” ujarnya

Dengan memastikan hak-hak ini terpenuhi, Viman berharap anak-anak dapat tumbuh dengan baik, sehingga risiko masalah di kemudian hari dapat diminimalkan.

Antusiasme jemaah terlihat jelas saat mereka aktif mengajukan pertanyaan mengenai langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi isu-isu yang ada di komunitas mereka. Viman merespons pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan penuh semangat, menawarkan berbagai solusi yang praktis dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Safari “Viman Ngiring Ngaos” ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar dialog, melainkan sebagai langkah awal untuk membangun kolaborasi antara masyarakat dan calon pemimpin.

Dalam pernyataannya, Viman mengungkapkan komitmennya untuk menciptakan program-program yang lebih relevan dan berdampak.

BACA JUGA: Kunjungan Edukatif Siswa SMA BPK Penabur ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjar

Kehadirannya di pengajian rutin ini menunjukkan keseriusannya untuk mendengarkan suara rakyat serta berupaya menangani masalah-masalah mendasar yang dihadapi masyarakat Kota Tasikmalaya.

Melalui pendekatan yang inklusif dan berfokus pada keluarga, Viman bertekad untuk berkontribusi pada perbaikan kualitas pendidikan dan pengembangan mental remaja di daerah tersebut. (AW/lintaspriangan.com)

Kunjungan Edukatif Siswa SMA BPK Penabur ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjar

lintaspiangan.com, BERITA DAERAH. Rombongan siswa dari SMA BPK Penabur melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), bertujuan untuk membangun karakter siswa melalui pendekatan berbasis proyek yang menekankan nilai-nilai Pancasila

Sebelum berkeliling, siswa mendapatkan penjelasan dari Kepala Lapas, Amico Balalembang. Ia menguraikan berbagai aspek mengenai situasi dan kondisi di dalam Lapas, termasuk tantangan yang dihadapi dalam proses pembinaan warga binaan.

Siswa juga diajak untuk mengunjungi berbagai fasilitas yang ada, seperti blok hunian, dapur, ruang kerja kemandirian, klinik pratama, dan ruang kantor. Sehingga mereka dapat melihat secara langsung bagaimana kehidupan sehari-hari warga binaan.

Amico mengungkapkan harapannya bahwa kunjungan ini bisa membuka wawasan generasi muda mengenai pentingnya empati dan tanggung jawab sosial. Rabu, (02/10/2024).

“Kunjungan ini menjadi sarana edukasi yang berharga untuk menanamkan rasa empati kepada siswa. Kami sangat mendukung program P5 ini,” katanya.

Sementara guru pembimbing, Armiana BR Sitepu, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tujuan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

“Kegiatan seperti ini dapat membantu siswa memahami pentingnya gotong royong, empati, dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari nilai-nilai Pancasila. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi mereka dalam berinteraksi di masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Petani Purwajaya Berhasil Panen Padi di Musim Kemarau

Suasana selama kunjungan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan aktif berpartisipasi dalam diskusi. Mereka juga menggali berbagai informasi serta sudut pandang dari narasumber, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan kompleksitas kehidupan sosial dan tantangan yang dihadapi oleh individu dalam sistem hukum.

Setelah kembali, siswa diharapkan membawa pelajaran berharga dari pengalaman tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga memperkuat karakter dan kepedulian sosial di kalangan mereka.

Petani Purwajaya Berhasil Panen Padi di Musim Kemarau

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Meskipun dilanda kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan, para petani di wilayah Desa Purwajaya , Kecamatan Purwadadi, berhasil memanen padi secara normal dari sawah yang digarapnya. 

Kepala Desa Purwajaya mengatakan, petani yang sekarang sedang panen adalah mereka yang sawahnya dekat dengan salah satu sungai kecil.

Sanen menyebutkan, para petani yang sedang panen padi di Desa Purwajaya, yang sawahnya dekat dengan sungai kecil ini ada sekitar 365 hektar.

“Alhamdulilah padi yang dipanen para petani cukup bagus, dengan hasil normal, 1 hektarnya bisa menghasilkan padi 6 ton,” ungkapnya.

Sanen mengatakan, para petani di Purwajaya lebih memilih menanam padi, meski kesulitan mendapatkan air. Karena padi menjadi komoditas yang lebih mudah dijual.

Sanen menambahkan, keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Purwadadi, yang selalu membina kelompok dan petani di desanya.

Selain menggunakan pola penanaman serempak, Sanen juga menjelaskan petani di wilayahnya menggunakan bibit padi Inpari dan Cakra Buana. Bibit padi ini selain adaptif di lahan kering, varietas ini juga dapat dibudidayakan di lahan sawah tadah hujan dengan sistem pengairan yang terbatas.

BACA JUGA: SMPN 1 Ciamis Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional

“Diharapkan selain dapat meningkatkan produktivitas di lahan kering, Infari dan Cakra Buana dapat memenuhi kebutuhan gizi, dengan menggunakan varietas yang secara genetik mampu menghasilkan kadungan zinc dan protein tinggi sesuai dengan tingkat yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Keberhasilan panen di Desa Purwajaya ini menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Purwadadi para petaninya atau masyarakatnya bisa menjaga ketahanan pangan di musim kemarau, dan ini juga membuktikan para petani luar biasa semangatnya. (Redaksi/lintaspriangan.com)