Berita Tasikmalaya

9 Fakta Penting di Balik Peristiwa Penculikan Bayi di Tasikmalaya

Fakta 4: Ancaman Kekerasan Digunakan untuk Melumpuhkan Perlawanan

Saat ibu korban berusaha mempertahankan bayinya, pelaku melontarkan ancaman akan melukai bayi jika korban berteriak atau melawan. Ancaman tersebut menciptakan tekanan psikologis yang sangat kuat, membuat korban berada dalam situasi serba takut dan tidak berdaya.

Tekanan semacam ini menunjukkan bahwa pelaku tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga memainkan faktor psikologis. Dengan menjadikan keselamatan bayi sebagai taruhan, pelaku mampu menghentikan perlawanan tanpa harus menciptakan kegaduhan di ruang publik.


Fakta 5: Pelaku Menggunakan Bus Umum untuk Melarikan Diri

Setelah berhasil membawa bayi, pelaku memilih menggunakan bus umum untuk meninggalkan Tasikmalaya. Cara ini memungkinkan pelaku bercampur dengan penumpang lain dan mengurangi risiko dikenali dalam waktu singkat.

Penggunaan transportasi umum juga memberi fleksibilitas rute dan tujuan, sehingga pelaku dapat berpindah wilayah dengan cepat tanpa meninggalkan jejak yang mudah dilacak pada tahap awal.


Fakta 6: Laporan Cepat dari Ibu Korban Menjadi Titik Balik

Usai kejadian, ibu korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tasikmalaya. Kecepatan laporan ini menjadi faktor krusial dalam penanganan kasus.

Tanpa jeda waktu yang panjang, aparat kepolisian memiliki peluang lebih besar untuk melacak pergerakan pelaku sebelum jejaknya benar-benar hilang.


▶️ Lanjut ke halaman berikutnya
(Pengungkapan cepat dan kondisi korban)


Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button