Berita Jabar

Ono Surono Diperiksa KPK, Terkait Kasus Korupsi Bupati Bekasi

PDIP Kembali Disorot, KPK Tegaskan Fokus pada Individu

Dengan sejumlah pihak yang terlibat diketahui berasal dari partai politik yang sama, sorotan publik pun mengarah ke PDI Perjuangan. Namun KPK berulang kali menegaskan bahwa penyidikan perkara ini tidak diarahkan pada institusi atau partai politik, melainkan pada tanggung jawab personal masing-masing individu.

Pernyataan ini disampaikan untuk menegaskan batas penyidikan sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di ruang publik. KPK menyebut, pendalaman aliran dana sejauh ini masih difokuskan pada hubungan antara pihak swasta dan individu-individu yang diduga menerima uang dalam perkara tersebut.

Sikap ini memperlihatkan kehati-hatian KPK dalam menjaga objektivitas penyidikan, sekaligus memastikan proses hukum berjalan tanpa generalisasi politik.


Masih Berstatus Saksi, Tapi Arah Penyidikan Terus Bergerak

Hingga Kamis (15/1/2026), Ono Surono masih berstatus saksi. Ia telah menjalani pemeriksaan selama beberapa jam dan mengakui penyidik mendalami dugaan aliran dana serta perannya di internal partai. KPK sendiri menyatakan pendalaman masih berlangsung dan belum menutup kemungkinan pemeriksaan lanjutan.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang, serta pihak swasta Sarjan. Nilai dugaan suap yang diusut mencapai Rp9,5 miliar, berkaitan dengan proyek yang direncanakan untuk tahun 2026.

Dengan rangkaian bukti, pemeriksaan saksi, dan pendalaman aliran dana yang terus berjalan, kasus ini masih terbuka lebar untuk berkembang. Publik kini menunggu ke mana arah penyidikan akan bermuara, seiring KPK menelusuri satu per satu simpul yang tersambung dalam perkara suap proyek di Kabupaten Bekasi. (AS)

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5

Related Articles

Back to top button