lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan Hari Santri 2026 tingkat Kota Tasikmalaya dijadwalkan berlangsung di Stadion Wiradadaha pada Kamis, 22 Oktober 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya yang berlangsung sepanjang Oktober.
Hari Santri 2026 di Kota Tasikmalaya masuk dalam kalender Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) 2026, bersama sejumlah kegiatan olahraga, ekonomi kreatif, pelayanan masyarakat, dan agenda sosial. Peringatan tersebut dijadwalkan lima hari setelah hari jadi Kota Tasikmalaya pada 17 Oktober.
Hari Santri 2026 Jadi Bagian Perayaan HUT Kota Tasikmalaya
Pemerintah Kota Tasikmalaya memasukkan peringatan Hari Santri dalam rangkaian 25 kegiatan untuk memperingati usia kota yang ke-25.
Sejumlah agenda telah dijadwalkan sejak awal Oktober, di antaranya Tasik Muslim Fair, kejuaraan olahraga, Priangan Bamboo Fest, serta kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pekan ekonomi kreatif.
Rangkaian kegiatan juga mencakup lomba pengolahan sampah organik yang melibatkan wilayah kecamatan di Kota Tasikmalaya.
Peringatan Hari Santri 2026 menjadi salah satu agenda yang dijadwalkan berlangsung setelah peringatan hari jadi kota pada 17 Oktober.
Stadion Wiradadaha sebelumnya juga digunakan sebagai lokasi peringatan Hari Santri tingkat Kota Tasikmalaya pada 2024 dan 2025. Pada 2025, pemerintah kota melaporkan ribuan santri dari berbagai pondok pesantren menghadiri apel peringatan di stadion tersebut.
Meski lokasi kegiatan tahun ini telah tercantum dalam kalender acara, jumlah peserta, susunan kegiatan, dan pelaksanaan acara di Stadion Wiradadaha pada 22 Oktober 2026 masih memerlukan konfirmasi terbaru dari panitia atau pemerintah kota.
Kementerian Agama Tetapkan Tema Hari Santri 2026
Secara nasional, Kementerian Agama menetapkan tema Hari Santri 2026, yakni “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Tema tersebut tercantum dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2026 yang dipublikasikan Kementerian Agama pada 7 Oktober 2026.
Melalui panduan tersebut, Kementerian Agama mengarahkan peringatan Hari Santri untuk memperkuat kontribusi santri dalam pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemandirian ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat.
Kementerian Agama juga menjadwalkan upacara Hari Santri secara serentak pada Kamis, 22 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 waktu setempat. Namun, jadwal nasional tersebut belum menjadi konfirmasi mengenai jam dimulainya kegiatan khusus di Stadion Wiradadaha.
Selain upacara, pemerintah pusat membuka ruang bagi penyelenggaraan berbagai kegiatan pendukung, seperti pramuka santri, kegiatan lingkungan, serta pameran kemandirian pesantren.
Dengan masuknya Hari Santri 2026 dalam rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, kalender kegiatan pemerintah kota pada Oktober turut memuat agenda keagamaan yang berlangsung bersamaan dengan program sosial dan ekonomi masyarakat.
Agenda berikutnya dalam rangkaian perayaan hari jadi kota masih dijadwalkan berlangsung hingga akhir Oktober 2026. (NS/AS)




