Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat, ditutup sementara mulai Minggu, 6 September 2026. Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) memberlakukan penutupan untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Penutupan belum ditetapkan sampai tanggal tertentu. Jalur pendakian akan kembali dibuka setelah kondisi risiko kebakaran hutan di kawasan Gunung Ciremai dinilai aman. Layanan pemesanan daring untuk wisata pendakian juga sudah dihentikan sejak 1 September 2026.

Booking Pendakian Sudah Dihentikan

Kepala Balai TNGC Toni Anwar menyatakan kebijakan penutupan pendakian Gunung Ciremai ditujukan untuk meminimalkan potensi karhutla sekaligus menjaga ekosistem dan keselamatan pengunjung selama kondisi kemarau.

- Advertisement -

Penutupan tersebut mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/08/2026 mengenai penutupan sementara dan pembukaan terbatas wisata pendakian sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan.

Kebijakan TNGC juga sejalan dengan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menginstruksikan pengelola kawasan pegunungan menutup sementara aktivitas pendakian selama musim kemarau. Pemprov mencatat kebakaran hutan dan lahan di Jawa Barat mencapai 228,07 hektare hingga 31 Agustus 2026, tersebar di 178 desa atau kelurahan pada 107 kecamatan.

Data tersebut mencatat 156 kejadian kebakaran. Kabupaten Sumedang memiliki jumlah kejadian terbanyak dengan 21 kasus, disusul Majalengka 17 kejadian dan Kabupaten Bandung 16 kejadian. Berdasarkan luas lahan terbakar, Sukabumi tercatat 49,20 hektare, Majalengka 26,16 hektare, dan Kabupaten Bandung 24,80 hektare.

Pendaki Diminta Hindari Aktivitas Pemicu Api

Selama pendakian Gunung Ciremai ditutup, TNGC meminta masyarakat, calon pendaki, mitra pengelola, dan pengunjung mematuhi ketentuan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan taman nasional.

Bagi calon pendaki yang telah melakukan pemesanan dan pembayaran sebelum penutupan berlaku, pengelola menyatakan pengaturan lebih lanjut akan dilakukan oleh admin, termasuk kemungkinan penjadwalan ulang atau penyesuaian lainnya.

Penutupan pada 6 September menjadi bagian dari langkah pencegahan karhutla yang lebih luas di Jawa Barat pada puncak musim kemarau. Pemerintah provinsi sebelumnya mengingatkan bahwa api dari aktivitas manusia, termasuk api terbuka dan puntung rokok, dapat meningkatkan risiko kebakaran pada kawasan pegunungan yang kering. (NS/AS)

[abiba_quick_ads id="38307"]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Santri Ciamis Didorong Gerakkan Ekonomi, Dukungan Konkret Apa yang Disiapkan?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Santri Ciamis diajak ikut menggerakkan ekonomi...

Pajak Garut Tembus 81,1 Persen, PBB Masih Tertahan di 60,9 Persen

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Penerimaan pajak Garut mencapai Rp141,20 miliar...

Ciamis Bidik Juara Umum Porsadin Jabar 2026, 28 Peserta Turun di 14 Lomba

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis membidik gelar juara umum...

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

JAWA BARAT

Tangisan Anak Surili di Tengah Karhutla Ciremai, Petugas Selamatkan Primata Langka

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Di tengah kebakaran hutan dan...

Perizinan Dapur MBG di Depok, Data PBG dan Pengawasan SPPG Perlu Dibuka

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. DEPOK — Perizinan bangunan dapur program...

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Olahraga

Kategori Populer