Kejuaraan Dunia 2026: Empat Unggulan Tumbang, Alwi Farhan Ikut Terhenti

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. — Sektor tunggal putra Kejuaraan Dunia 2026 benar-benar menghadirkan kejutan. Empat pemain yang masuk jajaran unggulan teratas gagal melangkah hingga perebutan medali, sementara harapan Indonesia yang sempat berada di pundak Alwi Farhan akhirnya juga terhenti di perempat final.

Turnamen yang berlangsung di New Delhi, India, tersebut memperlihatkan betapa sulitnya memprediksi perjalanan para pemain unggulan. Sejak babak awal, sejumlah nama besar sudah tumbang dan membuat peta persaingan tunggal putra berubah drastis.

Bahkan, empat pemain yang menghuni jajaran unggulan teratas—Shi Yu Qi, Jonatan Christie, Kunlavut Vitidsarn, dan Anders Antonsen—semuanya gagal mengamankan tiket semifinal.

- Advertisement -

Kondisi tersebut membuat persaingan menuju podium Kejuaraan Dunia 2026 semakin terbuka.

Alwi Farhan Sempat Jadi Harapan Terakhir Indonesia

Di tengah tumbangnya sejumlah nama besar, Alwi Farhan justru mampu menjaga asa Indonesia.

Alwi menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang bertahan di sektor tunggal putra setelah Jonatan Christie lebih dulu tersingkir pada babak 16 besar.

Jonatan yang berstatus unggulan ketiga harus mengakui keunggulan Rasmus Gemke dari Denmark melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-11, 13-21, 18-21.

Alwi kemudian tampil meyakinkan saat menghadapi wakil tuan rumah India, Ayush Shetty, di babak 16 besar.

Pemain yang berstatus unggulan ke-11 tersebut menang dua gim langsung 21-19, 21-11. Kemenangan itu sekaligus memastikan Alwi menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang melaju ke perempat final.

Hasil tersebut sempat membuka peluang bagi Indonesia untuk mendapatkan medali dari nomor tunggal putra.

Namun, langkah Alwi akhirnya terhenti di babak delapan besar.

Alwi Kandas, Harapan Medali Tunggal Putra Indonesia Pupus

Menghadapi unggulan keenam asal Taiwan, Chou Tien Chen, Alwi harus bekerja keras sejak awal pertandingan.

Namun, Chou mampu mengendalikan permainan dan membuat Alwi kesulitan mengembangkan pola permainannya.

Alwi akhirnya kalah dua gim langsung dengan skor 15-21, 15-21. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri perjuangan tunggal putra Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026.

Meski gagal melangkah lebih jauh, perjalanan Alwi tetap menjadi salah satu catatan positif Indonesia.

Pemain berusia 21 tahun itu mampu menembus delapan besar dalam persaingan yang diwarnai tumbangnya banyak pemain unggulan.

Empat Unggulan Teratas Sama-Sama Tumbang

Kejutan terbesar justru terlihat dari kegagalan empat pemain unggulan teratas.

Shi Yu Qi yang berstatus unggulan pertama sudah tersingkir lebih awal. Kekalahannya menjadi sinyal bahwa persaingan sektor tunggal putra pada Kejuaraan Dunia 2026 memang berlangsung di luar prediksi.

Kemudian ada Jonatan Christie yang menjadi unggulan ketiga. Jojo harus tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari Rasmus Gemke.

Sementara itu, unggulan kedua Kunlavut Vitidsarn juga tidak mampu mengamankan tiket semifinal. Pemain Thailand tersebut dihentikan tunggal putra Prancis, Alex Lanier.

Nasib serupa dialami unggulan keempat Anders Antonsen.

Pemain Denmark tersebut harus mengakui keunggulan Kodai Naraoka dari Jepang dalam pertarungan perempat final.

Dengan demikian, tidak satu pun dari empat unggulan teratas sektor tunggal putra yang berhasil mengamankan tempat di semifinal.

Situasi ini menjadi salah satu anomali menarik dalam Kejuaraan Dunia 2026 karena perebutan medali justru dikuasai pemain yang berada di luar empat besar unggulan.

Peta Semifinal Berubah Total

Setelah rangkaian kejutan tersebut, empat pemain yang tersisa untuk memperebutkan tiket final adalah Chou Tien Chen, Kodai Naraoka, Victor Lai, dan Alex Lanier.

Chou akan menghadapi Naraoka, sedangkan Victor Lai berjumpa dengan Alex Lanier.

Artinya, perebutan gelar tunggal putra Kejuaraan Dunia 2026 kini benar-benar memasuki fase yang sulit diprediksi.

Tidak ada lagi nama Shi Yu Qi, Kunlavut Vitidsarn, Jonatan Christie maupun Anders Antonsen dalam persaingan menuju gelar.

Keempat pemain tersebut sebelumnya menjadi bagian dari jajaran favorit, tetapi semuanya gagal bertahan hingga semifinal.

Kondisi tersebut membuat Kejuaraan Dunia 2026 menghadirkan cerita berbeda dari prediksi awal.

Bagi Indonesia, perhatian kini beralih ke sektor lain setelah Alwi Farhan dan wakil Merah Putih lainnya gagal melanjutkan perjalanan dari babak perempat final. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Prioritas APBD Kabupaten Pangandaran Dipertanyakan, Warga Masawah Patungan Perbaiki Jalan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Prioritas APBD Kabupaten Pangandaran kembali menjadi...

Layanan Informasi Ciamis, Kenali Kanal Resmi dan Cara Mengajukan Permohonan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Layanan informasi Ciamis dikembangkan melalui Omni...

Lumiland Tasikmalaya Jadi Pilihan Wisata Malam Akhir Pekan, Tiket Mulai Rp25 Ribu

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lumiland Tasikmalaya menjadi salah satu pilihan...

Cek Kesehatan Gratis Kota Tasikmalaya, Apa Langkah Setelah Hasil Keluar?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Cek Kesehatan Gratis Kota Tasikmalaya masuk...

Sabu di Garut Disimpan dalam Kemasan Permen, Polisi Telusuri Pemasok

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Polisi menelusuri pemasok dalam kasus dugaan...

JAWA BARAT

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Festival Pesisiran Kota Cirebon Digelar 18 Oktober 2026, Tradisi Nadran Jadi Daya Tarik Budaya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Pesisiran Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada...

Gempa Bogor Berdampak pada Ratusan Rumah, BMKG Minta Warga Periksa Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Dampak gempa Bogor pada Kamis (15/10/2026)...

Sungai Cipadu Dikeruk, Pemkot Cirebon Minta Warga Jaga Aliran Tetap Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon mengeruk sampah dan...

Banjir Cibiru Bandung, Normalisasi Pasir Biru Masih Memerlukan Persiapan Anggaran

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penanganan banjir Cibiru Bandung masih memerlukan...

Abiwara Culture Festival Katilu Digelar 17 Oktober di Bandung, Hadirkan Seni Budaya dan Bazar UMKM

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Abiwara Culture Festival Katilu dijadwalkan berlangsung pada...

Olahraga

Kategori Populer