7.000 Anak Putus Sekolah di Kota Tasikmalaya, Kemiskinan Jadi Musuh Terbesar Pendidikan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 7.000 anak di Kota Tasikmalaya tercatat putus sekolah. Penyebabnya bukan karena kenakalan remaja ataupun rendahnya minat belajar, melainkan karena faktor kemiskinan yang masih menjadi persoalan serius di dunia pendidikan.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, H. Rojab Riswan Taufik, Rabu (15/7/2026). Ia menyebut ribuan anak tersebut berasal dari keluarga yang tidak mampu sehingga tidak dapat melanjutkan pendidikan formal.

“Yah ada 7.000 anak putus sekolah karena faktor ekonomi keluarga tidak mampu,” ujarnya.

- Advertisement -

Dari jumlah tersebut, sekitar 3.500 anak berhasil dikembalikan ke bangku sekolah. Namun, masih ada sekitar 3.500 anak lainnya yang hingga kini belum diketahui secara pasti kondisinya.

Anak Putus Sekolah Masih Jadi Pekerjaan Rumah Besar

Menurut Rojab, angka anak putus sekolah di Kota Tasikmalaya bersifat dinamis dan terus mengalami perubahan setiap tahunnya. Penambahan jumlah anak yang tidak melanjutkan pendidikan masih sangat mungkin terjadi pada tahun ajaran baru.

Pemerintah Kota Tasikmalaya masih terus melakukan pendataan untuk mengetahui perkembangan jumlah anak putus sekolah di lapangan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan pendidikan di Kota Tasikmalaya tidak hanya berkaitan dengan kualitas pembelajaran, tetapi juga menyangkut persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sekolah Rakyat Belum Mampu Menjangkau Semua Anak

Salah satu program yang diharapkan dapat menjadi solusi adalah Sekolah Rakyat. Namun, kapasitas program tersebut dinilai masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan jumlah anak yang membutuhkan akses pendidikan.

Rojab mengungkapkan, dari sekitar 7.000 anak putus sekolah, hanya 25 anak yang dapat tertampung melalui program Sekolah Rakyat.

Jika dipersentasekan, jumlah tersebut hanya sekitar 0,3 persen dari total anak putus sekolah yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Artinya dari 25 dari 7.000. Sisanya masih sangat banyak yang belum terjangkau,” ungkapnya.

Kemiskinan Tidak Bisa Dilawan Dinas Pendidikan Sendiri

Kepala Dinas Pendidikan menegaskan bahwa penyelesaian persoalan anak putus sekolah tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah maupun Dinas Pendidikan.

Diperlukan gerakan bersama yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari kecamatan, kelurahan, RT dan RW, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga masyarakat secara luas.

Menurutnya, apabila tidak ada langkah yang lebih masif dan terintegrasi, angka anak putus sekolah berpotensi terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

“Ini tidak bisa hanya di pundak kami. Harus lintas sektoral sampai ke kewilayahan bergerak bersama,” tegasnya.

Persoalan anak putus sekolah pada akhirnya bukan hanya soal pendidikan. Di balik setiap anak yang gagal melanjutkan sekolah, terdapat masa depan yang sedang dipertaruhkan.

Tanpa upaya jemput bola yang serius hingga ke tingkat keluarga, Kota Tasikmalaya berisiko kehilangan potensi generasi mudanya sebelum mereka memiliki kesempatan untuk bertanding dalam kehidupan.(KRS/AHOL)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Polres Tasikmalaya Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Anak, Korban Mendapat Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polres Tasikmalaya menangkap seorang pria dewasa...

Sampah Garut Setelah TPA Dibuka Lagi, Putri Karlina Dorong Pembenahan dari Rumah

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Persoalan sampah Garut belum selesai meski...

Benih Lobster Pangandaran Rp5,8 Miliar Disita, Bareskrim Telusuri Pemodal

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Benih lobster Pangandaran senilai sekitar Rp5,8...

Polres Ciamis Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Truk Fuso Dimodifikasi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Polres Ciamis mengungkap dugaan penyalahgunaan niaga...

Kawasan Tanpa Rokok Ciamis: Di Mana Saja Dilarang Merokok dan Apa Sanksinya?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kawasan Tanpa Rokok Ciamis kembali menjadi...

JAWA BARAT

Jawa Barat Pertahankan Peringkat Pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026, Ungguli 14 Provinsi

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jawa Barat kembali menempati peringkat...

BMKG dan BPBD Jabar Bahas Mitigasi Gempa Sesar Lembang, Siapkan Uji Rencana Kontingensi di Bandung Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Festival Pesisiran Kota Cirebon Digelar 18 Oktober 2026, Tradisi Nadran Jadi Daya Tarik Budaya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Pesisiran Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada...

Gempa Bogor Berdampak pada Ratusan Rumah, BMKG Minta Warga Periksa Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Dampak gempa Bogor pada Kamis (15/10/2026)...

Sungai Cipadu Dikeruk, Pemkot Cirebon Minta Warga Jaga Aliran Tetap Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon mengeruk sampah dan...

Olahraga

Kategori Populer