Di Tengah Pencarian Korban Cirahong, Live BPBD Tasikmalaya Bikin Bingung!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Di tengah pencarian korban Cirahong yang belum ditemukan, siaran langsung akun TikTok BPBD Kabupaten Tasikmalaya memunculkan kebingungan. Pasalnya, live tersebut menggunakan judul “Evakuasi Korban Cirahong”, padahal berdasarkan konfirmasi lapangan, korban masih belum ditemukan.

Redaksi Lintas Priangan mencermati siaran langsung akun TikTok bpbdkabtasikmalaya atau @pusdalopspbkabtasik pada Jumat, 22 Mei 2026, sekitar pukul 15.25 hingga 15.35 WIB. Dalam tayangan itu, terlihat sejumlah petugas berada di area sungai berbatu yang diduga menjadi bagian dari lokasi penyisiran peristiwa Cirahong.

Namun, keterangan dalam live tersebut menulis “Evakuasi Korban Cirahong”. Frasa ini berpotensi menimbulkan tafsir keliru di tengah publik karena korban dalam peristiwa Cirahong masih berstatus dalam pencarian.

- Advertisement -

Informasi teknis lain juga terlihat dari riwayat siaran langsung akun tersebut. Dalam tangkapan layar yang diterima redaksi, akun bpbdkabtasikmalaya tercatat dua kali menggunakan judul “Evakuasi Korban Cirahong” pada Jumat, 22 Mei 2026. Siaran pertama berlangsung sekitar pukul 13.38–14.16 WIB, sedangkan siaran berikutnya berlangsung sekitar pukul 15.01–15.39 WIB.

Artinya, penggunaan istilah “evakuasi” bukan hanya muncul sesaat dalam tayangan, tetapi juga tercatat sebagai judul live. Hal ini membuat informasi yang diterima publik berpotensi kabur, terutama bagi warga yang mengikuti perkembangan pencarian korban Cirahong melalui media sosial.

Lintas Priangan Konfirmasi ke Lokasi, Korban Belum Ditemukan

Untuk memastikan informasi tersebut, redaksi Lintas Priangan melakukan konfirmasi kepada wartawan yang berada di lokasi pada Jumat, 22 Mei 2026, sekitar pukul 15.46 WIB. Dari konfirmasi itu, diperoleh keterangan bahwa korban belum ditemukan.

Dengan demikian, kegiatan petugas di lapangan pada waktu tersebut masih berada dalam konteks pencarian korban Cirahong, bukan evakuasi korban yang sudah ditemukan.

Dalam konteks umum, istilah evakuasi biasanya dipahami sebagai proses pemindahan orang atau korban dari tempat berbahaya ke tempat yang lebih aman. Jika korban belum ditemukan, istilah yang lebih tepat adalah pencarian korban, penyisiran Sungai Citanduy, atau operasi pencarian dan pertolongan.

Perbedaan istilah ini penting karena menyangkut pemahaman publik. Ketika akun BPBD Kabupaten Tasikmalaya menulis “Evakuasi Korban Cirahong”, sebagian masyarakat bisa mengira korban sudah ditemukan dan sedang dipindahkan petugas dari lokasi kejadian.

Padahal, berdasarkan konfirmasi lapangan yang diterima Lintas Priangan, korban masih belum ditemukan hingga sekitar pukul 15.46 WIB.

Terdengar Petugas Sebut Pencarian Kemungkinan Dilanjutkan Besok

Dalam siaran langsung BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang dicermati redaksi, terdengar pula salah seorang petugas menyampaikan bahwa pencarian kemungkinan dilanjutkan besok. Hal itu disampaikan karena kondisi cuaca di lokasi mulai tidak mendukung.

Petugas tersebut terdengar menyebut bahwa cuaca mulai turun hujan. Kondisi itu diduga menjadi salah satu pertimbangan dalam kelanjutan proses pencarian di sekitar aliran Sungai Citanduy.

Informasi ini semakin menegaskan bahwa kegiatan di lapangan masih berupa pencarian dan penyisiran. Jika korban sudah ditemukan, narasi yang muncul tentu akan berbeda, yakni proses pengangkatan atau pemindahan korban dari lokasi.

Dalam peristiwa kedaruratan, terutama yang berlangsung di sungai, cuaca memang menjadi faktor penting. Hujan dapat memengaruhi kondisi medan, debit air, arus sungai, serta keselamatan petugas yang melakukan penyisiran.

Karena itu, apabila pencarian benar dilanjutkan besok, informasi tersebut perlu disampaikan secara jelas kepada publik agar keluarga korban, warga sekitar, dan masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus Cirahong tidak salah memahami situasi.

Komunikasi Darurat Harus Cepat dan Presisi

Sorotan terhadap live BPBD Kabupaten Tasikmalaya ini bukan untuk mengabaikan kerja petugas di lapangan. Sebaliknya, petugas dan relawan tetap bekerja dalam kondisi sulit, termasuk menyusuri area sungai berbatu dan menghadapi cuaca yang mulai tidak mendukung.

Namun, sebagai kanal informasi kebencanaan, akun yang membawa nama BPBD Kabupaten Tasikmalaya memiliki tanggung jawab komunikasi publik yang besar. Informasi yang disampaikan sebaiknya tidak hanya cepat, tetapi juga presisi.

Dalam situasi seperti pencarian korban Cirahong, istilah “pencarian korban” atau “penyisiran Sungai Citanduy” akan lebih tepat dibandingkan “evakuasi korban”, selama korban belum ditemukan.

Ketepatan diksi menjadi penting karena satu kata bisa mengubah persepsi publik. Apalagi, informasi dari akun lembaga penanggulangan bencana biasanya dianggap sebagai rujukan oleh masyarakat.

Hingga berita ini disusun, berdasarkan konfirmasi yang diterima Lintas Priangan, korban Cirahong masih belum ditemukan. Proses pencarian masih menjadi perhatian warga di wilayah Ciamis dan Tasikmalaya.

Publik pun menunggu informasi resmi berikutnya dari unsur terkait mengenai perkembangan pencarian korban. Dalam situasi darurat, kabar yang cepat memang penting, tetapi kabar yang jernih jauh lebih menenangkan. Jangan sampai pencarian masih berlangsung, tetapi kata “evakuasi” sudah lebih dulu membuat publik menyangka korban telah ditemukan. (AS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ayah Kandung Diduga Cabuli Anak Selama 2 Tahun di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dugaan pencabulan terhadap anak di bawah...

Warga Ciamis Gelar Nobar PSGC di GGT, Dukungan untuk Laskar Singacala Berlanjut

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kegiatan nonton bareng atau nobar PSGC...

Puskesmas Ciawi Tasikmalaya Buka Layanan Pengaduan, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Lewat WhatsApp

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Puskesmas Ciawi Tasikmalaya menyediakan sejumlah saluran...

Psikolog Ingatkan Bahaya Toxic Parenting, Orang Tua Diajak Terapkan Pola Asuh Positif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pola asuh orang tua berperan penting...

PKB Ciamis Bidik 7 Kursi Pemilu 2029, Pengurus Diminta Turun ke Masyarakat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten...

JAWA BARAT

Jawa Barat Pertahankan Peringkat Pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026, Ungguli 14 Provinsi

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jawa Barat kembali menempati peringkat...

BMKG dan BPBD Jabar Bahas Mitigasi Gempa Sesar Lembang, Siapkan Uji Rencana Kontingensi di Bandung Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Festival Pesisiran Kota Cirebon Digelar 18 Oktober 2026, Tradisi Nadran Jadi Daya Tarik Budaya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Pesisiran Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada...

Gempa Bogor Berdampak pada Ratusan Rumah, BMKG Minta Warga Periksa Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Dampak gempa Bogor pada Kamis (15/10/2026)...

Sungai Cipadu Dikeruk, Pemkot Cirebon Minta Warga Jaga Aliran Tetap Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon mengeruk sampah dan...

Olahraga

Kategori Populer