Banjir dan Longsor Terjang Cianjur, 12 Kejadian dalam Dua Hari

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR – Bencana hidrometeorologi berupa banjir Cianjur dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur sepanjang akhir pekan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 12 kejadian bencana terjadi di empat kecamatan. Wilayah terdampak meliputi Cibeber, Cipanas, Campaka, dan Mande.

Rumah Rusak dan Akses Jalan Tertutup Longsor

Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan bahwa longsor terjadi di Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, yang mengakibatkan empat rumah warga mengalami kerusakan.

- Advertisement -

Material longsoran juga sempat menutup badan jalan sehingga akses kendaraan terganggu dan tidak bisa dilalui sementara waktu.

Banjir Putus Jembatan dan Rusak Fasilitas Umum

Selain longsor, banjir akibat meluapnya Sungai Cikondang di Kecamatan Cibeber turut menyebabkan kerusakan infrastruktur.

Salah satu dampak paling signifikan adalah putusnya jembatan rawayan di Pasirsireum Kabupaten Cianjur. Tidak hanya itu, banjir juga merusak pagar lapangan yang berada di seberang Istana Kepresidenan Cipanas.

95 Warga Terdampak, Sempat Mengungsi

Data BPBD mencatat sedikitnya 95 warga terdampak dalam rangkaian bencana tersebut. Sebagian warga sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman sebelum akhirnya kembali ke rumah masing-masing.

Laporan kerusakan rumah telah disampaikan kepada dinas terkait, termasuk Dinas Sosial dan Perkim, untuk penanganan lanjutan.

Curah Hujan Tinggi dan Lingkungan Jadi Pemicu

BPBD menyebutkan bahwa bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Namun, faktor lingkungan juga memperparah kondisi.

Salah satu temuan di lapangan menunjukkan banyak saluran air tersumbat oleh sampah, sehingga air meluap ke jalan dan permukiman saat hujan deras.

Selain itu, alih fungsi lahan di kawasan lereng turut meningkatkan risiko terjadinya longsor.

Status Darurat Diperpanjang hingga Juni 2026

Merespons kondisi tersebut, pemerintah daerah memutuskan untuk memperpanjang sekaligus meningkatkan status bencana hidrometeorologi menjadi siaga darurat hingga 1 Juni 2026.

Sebelumnya, status siaga telah diberlakukan sejak Oktober 2025 hingga April 2026. Namun, karena potensi cuaca ekstrem masih tinggi, masa status tersebut diperpanjang dengan level kewaspadaan yang lebih tinggi.

Imbauan untuk Warga

BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, terutama di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.

Masyarakat juga diminta untuk lebih peduli terhadap lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai agar tidak memperparah risiko banjir.

Bencana banjir Cianjur 2026 menjadi pengingat bahwa faktor alam dan perilaku manusia sama-sama berperan dalam meningkatkan risiko bencana. Dengan curah hujan yang masih tinggi, kesiapsiagaan dan kepedulian lingkungan menjadi kunci utama untuk meminimalkan dampak ke depan. (hs)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

Upacara Hari Jadi Pangandaran ke-14 Digelar 24 Oktober di Lapangan Parigi, Ini Rangkaian Acaranya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadwalkan upacara Hari...

Pangandaran Fest 2026 Berlangsung hingga 24 Oktober, Puluhan Stan UMKM Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Fest 2026 dijadwalkan berlangsung hingga...

Musabaqah Hari Santri 2026 Kota Tasikmalaya Jadi Ajang Pengembangan Kemampuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Musabaqah Hari...

Santri Fest 2026 Kabupaten Tasikmalaya Berlanjut hingga 25 Oktober, Libatkan Ribuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Rangkaian Santri Fest 2026 Kabupaten Tasikmalaya...

JAWA BARAT

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Insentif Rp100 Ribu Sebulan, Ribuan Guru PAUD Indramayu Menanti

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini...

Penyerangan Truk Dalmas di Bandung, Polisi Buru Pelaku di Simpang Dago

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penyerangan truk Dalmas di Bandung terjadi...

Olahraga

Kategori Populer