Prediksi AC Milan vs Parma: Tuan Rumah Wajib Sikat!

lintaspriangan.com, SPORT. Pertandingan pekan ke-26 Serie A akan mempertemukan AC Milan vs Parma di Stadion Giuseppe Meazza (San Siro), Selasa, 23 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Di atas kertas, ini laga yang “harusnya” nyaman bagi Rossoneri. Tapi sepak bola jarang tunduk pada logika—kadang justru logika yang tunduk pada gol menit 90+3.
Saat ini, AC Milan duduk di posisi kedua klasemen dengan 54 poin dari 25 laga. Produktivitas gol mereka impresif: 41 gol dan baru kebobolan 19 kali. Sementara itu, Parma berada di peringkat ke-12 dengan 29 poin dan selisih gol minus (18:31). Secara statistik, Milan unggul dalam hampir semua aspek: posisi, konsistensi, kedalaman skuad, hingga pengalaman big match.
Namun, ada satu detail kecil yang tak boleh diabaikan: dalam beberapa pertemuan terakhir, Parma bukan lawan yang mudah. Musim 2025 saja mencatat hasil 2-2 dan 3-2 yang menunjukkan duel ini sering berjalan ketat.
Momentum Milan: Stabil, Tapi Belum Sempurna
Dalam lima laga terakhir, Milan mencatat tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Mereka menang atas Pisa (2-1), Bologna (3-0), dan Lecce (1-0), serta imbang melawan AS Roma dan Como. Pola ini menunjukkan satu hal: Milan solid, tetapi belum sepenuhnya dominan.
Lini belakang yang dikomandoi Mike Maignan cukup kokoh. Kombinasi Fikayo Tomori dan Matteo Gabbia memberi keseimbangan antara agresivitas dan disiplin. Di lini tengah, nama-nama seperti Loftus-Cheek dan Rabiot memberi daya jelajah tinggi. Sementara di depan, Rafael Leao dan Christian Pulisic tetap menjadi ancaman konstan dari sisi sayap.
Yang menarik, Milan cenderung bermain sabar ketika menghadapi tim papan tengah. Mereka tidak lagi meledak-ledak, tetapi lebih klinis. Ini ciri tim yang matang—atau tim yang sedang menahan napas agar tak tergelincir.
Parma Datang dengan Percaya Diri
Jangan tertipu posisi klasemen. Parma baru saja meraih dua kemenangan beruntun atas Verona (2-1) dan Bologna (1-0). Artinya, mereka datang ke San Siro dengan rasa percaya diri yang sedang naik.
Masalahnya ada pada konsistensi. Sebelum dua kemenangan itu, Parma dihajar Juventus (1-4) dan Atalanta (0-4). Artinya, ketika menghadapi tim dengan intensitas tinggi, lini belakang mereka kerap rapuh.
Absennya beberapa pemain karena cedera juga bisa memengaruhi kedalaman taktik. Parma kemungkinan akan bermain lebih defensif dan mengandalkan serangan balik cepat. Strategi klasik tim tamu: parkir bus, lalu berharap Milan lupa membawa kunci.
Halaman selanjutnya: Analisis Taktik dan Prediksi Skor: Milan Harus Gas Sejak Awal



