Prediksi Persis Solo vs Persib | Sabtu, 31 Januari 2026

lintaspriangan.com, SPORT. Laga Persis Solo vs Persib pada Sabtu, 31 Januari 2026, bukan sekadar satu pertandingan pekan ke-19. Ini adalah pertemuan dua kutub ekstrem di Liga 1 Indonesia: pemuncak klasemen melawan juru kunci, tim yang sedang percaya diri penuh berhadapan dengan tim yang berjuang keluar dari krisis. Stadion Manahan, Surakarta, akan menjadi saksi apakah grafik performa kedua tim tetap konsisten atau justru terjadi kejutan.
Bagi Persis Solo, laga ini datang di tengah tekanan berat. Hingga pekan ke-18, Persis masih terbenam di dasar klasemen dengan 10 poin dari 18 pertandingan. Catatan kebobolan yang mencapai 39 gol, berbanding 20 gol yang mampu dicetak, memperlihatkan rapuhnya keseimbangan tim. Selisih gol minus 19 menjadi potret jujur betapa sulitnya musim ini bagi Laskar Sambernyawa.
Sebaliknya, Persib Bandung melangkah ke Surakarta dengan status yang sangat berbeda. Maung Bandung memimpin klasemen dengan 41 poin dari 18 laga, hasil dari 13 kemenangan, dua kali imbang, dan hanya tiga kekalahan. Produktivitas 28 gol serta pertahanan yang baru kebobolan 11 kali menegaskan bahwa Persib tidak hanya menang, tetapi menang dengan struktur permainan yang rapi dan efisien.
Perbedaan itu makin terasa jika menilik tren performa terkini. Dalam lebih dari sepuluh laga terakhir, Persis Solo lebih sering menelan kekalahan dibandingkan meraih poin. Kekalahan besar dari Dewa United dan PSM Makassar menjadi sinyal bahwa persoalan Persis bukan hanya pada hasil, tetapi juga pada kestabilan mental dan organisasi bertahan. Bahkan ketika sempat mencetak gol lebih dulu, Persis kerap gagal menjaga momentum.
Di sisi lain, Persib Bandung tampil konsisten. Kemenangan demi kemenangan diraih, sering kali dengan skor tipis namun terkendali. Clean sheet berulang menunjukkan kedisiplinan lini belakang, sementara efektivitas di depan gawang membuat Persib tidak perlu bermain terburu-buru. Ini adalah ciri tim matang yang tahu kapan harus menekan dan kapan mengunci permainan.
Rekam jejak pertemuan kedua tim juga tak berpihak pada tuan rumah. Dalam beberapa pertemuan terakhir, Persib selalu mampu menghindari kekalahan dari Persis. Kemenangan dengan skor 2–0 dan 3–2 masih segar dalam catatan head to head, memperlihatkan bahwa Persib relatif nyaman menghadapi Persis, baik di kandang sendiri maupun tandang.
Faktor kandang di Stadion Manahan memang memberi harapan tersendiri bagi Persis Solo. Dukungan publik Surakarta berpotensi menjadi energi tambahan. Namun, data menunjukkan bahwa keuntungan kandang belum cukup untuk mengubah tren. Persis tetap kerap kebobolan banyak gol di Manahan, termasuk kekalahan telak yang mempertegas bahwa masalah utama masih terletak pada struktur permainan, bukan atmosfer stadion.
Secara taktis, laga Persis Solo vs Persib juga menghadirkan kontras yang jelas. Persis, dalam situasi terdesak, nyaris tak punya pilihan selain bermain lebih terbuka untuk mengejar poin. Namun gaya ini justru membuka ruang yang sangat disukai Persib, tim yang kuat dalam transisi dan serangan balik. Jika Persis kehilangan konsentrasi, celah itu bisa menjadi pintu masuk bagi Persib untuk mengendalikan laga.
Tekanan psikologis pun berbeda. Persis bermain di bawah bayang-bayang degradasi, di mana satu kesalahan kecil bisa berdampak besar pada mental tim. Persib tentu membawa tekanan sebagai pemuncak klasemen, tetapi pengalaman dan konsistensi membuat tekanan itu lebih terkelola. Dalam banyak pertandingan, Persib justru terlihat semakin tenang saat laga berjalan ketat.
Dengan semua data tersebut, pertandingan Sabtu sore ini menjadi ujian karakter bagi Persis dan ujian konsistensi bagi Persib. Apakah Persis mampu menjadikan laga Persis Solo vs Persib sebagai titik balik di tengah krisis, atau justru Persib kembali menegaskan dominasinya dalam perburuan gelar, jawabannya akan terungkap di Stadion Manahan. Satu hal yang pasti, secara statistik dan tren, arah pertandingan tampak condong—namun sepak bola selalu menyimpan ruang kecil untuk kejutan.



