Beranda blog Halaman 300

Kadin Tasikmalaya Kolaborasi dengan BI untuk Dukung Investasi Asing di Sektor Kreatif

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya, bersama Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, berhasil menarik investor asing dari China, Qatar, dan Malaysia dalam acara Forum Tepang Juragan yang berlangsung di Hotel Santika, Kota Tasikmalaya, pada Senin, 14 Oktober 2024. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk mendongkrak industri kreatif di wilayah Priangan Timur, yang mencakup berbagai daerah seperti Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Garut, dan Pangandaran.

Forum ini bertujuan untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan investor asing dalam rangka mendorong kerja sama dan memperluas peluang bisnis di sektor industri kreatif.

Penjabat (PJ) Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan investor untuk mewujudkan pengembangan industri kreatif di Priangan Timur.

Cheka menyatakan bahwa acara seperti Tepang Juragan merupakan wadah penting bagi pelaku usaha untuk bertemu dengan investor dan pemangku kepentingan lainnya. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi yang baik adalah fondasi penting dalam setiap langkah investasi.

“Semua ini tidak akan terwujud tanpa adanya kolaborasi yang baik,” kata Cheka.

Pemerintah Kota Tasikmalaya, lanjutnya, telah berkolaborasi dengan berbagai sektor, salah satunya dengan Bank Indonesia Tasikmalaya, untuk menciptakan peluang bisnis yang mendorong pengembangan ekonomi lokal.

Salah satu contoh kolaborasi ini adalah program Ayam Paranje, yang telah tersebar di 11 titik, serta program Setaman Cinta, yang mendistribusikan 219.500 bibit cabai dan tanaman hortikultura.

Selain itu, Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saefuloh, menyampaikan bahwa acara Tepang Juragan tahun ini menandai kali ketiga penyelenggaraannya di Kota Tasikmalaya. Asep menjelaskan bahwa forum ini diadakan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tasikmalaya pada bulan Oktober dan telah menjadi platform penting bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada investor asing.

“Tepang Juragan adalah ajang pertemuan antara investor luar negeri, pengusaha lokal, dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah di Priangan Timur,” ujar Asep.

Ia menambahkan bahwa tahun ini, investor dari China, Qatar, dan Malaysia hadir untuk bertemu langsung dengan pelaku industri kreatif dari Priangan Timur. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemimpin daerah, termasuk Penjabat (Pj) Bupati dan Wali Kota dari daerah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Garut, dan Pangandaran.

Produk-produk unggulan daerah diperkenalkan kepada para investor asing, dan beberapa pengusaha bahkan berhasil menandatangani kontrak kerja di lokasi acara. Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah produk kerajinan bambu dari Kota Tasikmalaya, yang sudah mendapatkan pesanan dari investor asal Malaysia.

“Sebelum acara selesai, produk kreatif bambu dari Kota Tasikmalaya sudah mendapatkan pesanan dari Malaysia,” kata Asep. Ia juga menambahkan bahwa investor dari Malaysia memesan produk meubel dan kerajinan bambu yang menjadi salah satu produk unggulan dari daerah tersebut.

Asep optimistis bahwa acara Tepang Juragan akan membuka jalan bagi investasi asing yang lebih besar ke wilayah Priangan Timur.

Dengan semakin banyaknya minat dari investor asing, ia berharap industri kreatif lokal dapat tumbuh dan berkembang lebih pesat.

“Kami yakin acara ini akan mampu menarik investasi dalam jumlah besar dari luar negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari, mengungkapkan bahwa inisiatif untuk menggelar Tepang Juragan bertujuan untuk meningkatkan perekonomian wilayah Priangan Timur dengan menggaet minat investor terhadap produk unggulan lokal.

“Kami akan terus mendukung berbagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat daerah dengan memanfaatkan produk unggulan khas dari tiap daerah di Priangan Timur,” ungkap Laura.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Acara Tepang Juragan juga menjadi kesempatan bagi para pelaku industri kreatif untuk memamerkan berbagai inovasi dan produk unggulan mereka. Produk-produk kreatif berbasis bahan baku lokal, seperti kerajinan bambu, meubel, dan produk hortikultura, mendapatkan perhatian besar dari para investor.

BACA JUGA: Mahasiswa KKN Edukasi Cegah Kekerasan di Karyamukti

Kerja sama yang terjalin di acara ini diharapkan tidak hanya berdampak positif bagi industri kreatif di Tasikmalaya, tetapi juga mampu mengangkat perekonomian seluruh wilayah Priangan Timur.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Kadin, BI Tasikmalaya, dan para pelaku industri, acara ini berhasil menarik minat investasi asing yang diyakini akan memberikan dorongan besar bagi sektor industri kreatif lokal.

Dengan fokus pada potensi lokal dan inovasi kreatif, Priangan Timur diharapkan dapat menjadi pusat industri kreatif yang tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.

Mahasiswa KKN Edukasi Cegah Kekerasan di Karyamukti

lintasprriangan.com, BERITA DAERAH. Mahasiswa dari Kelompok Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh, Kabupaten Ciamis, menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Desa Karyamukti, Kecamatan Banjaranyar, Jawa Barat.

Kegiatan ini diadakan di aula kantor desa sebagai upaya edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kekerasan yang sering terjadi terhadap perempuan dan anak.

Saat ini, kekerasan terhadap kelompok rentan tersebut menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan, sehingga diperlukan langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas Galuh mendatangkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Ketut Sukmoro S. Kep, Ners dari UPTD Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P5A) Kecamatan Banjarsari dan Banjaranyar.

Sebagai seorang profesional yang bekerja di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Ketut Sukmoro menyampaikan materi terkait dengan upaya pencegahan kekerasan, memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai bentuk kekerasan, dampaknya terhadap korban, dan cara-cara untuk mencegah serta melaporkan kejadian tersebut.

Yogi, salah satu mahasiswa KKN yang terlibat dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Karyamukti mengenai pentingnya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter masyarakat yang lebih peduli dan responsif terhadap isu-isu kekerasan, sehingga lingkungan yang lebih aman dan nyaman dapat tercipta bagi semua lapisan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak.

“Kami sebagai mahasiswa Universitas Galuh merasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, terutama dalam hal yang sangat penting seperti ini. Dengan memberikan pengetahuan yang benar tentang bahaya kekerasan, kami berharap masyarakat Desa Karyamukti semakin sadar dan mampu mencegah tindakan kekerasan sebelum terjadi,” jelas Yogi, Senin (14/10/2024).

Selama masa penugasannya di Desa Karyamukti, mahasiswa KKN dari Universitas Galuh telah melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain sosialisasi mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak, mereka juga telah mengadakan penyuluhan di bidang pertanian, bekerja sama dengan para petani setempat.

Dalam penyuluhan ini, mereka berbagi pengetahuan tentang teknik-teknik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan untuk meningkatkan hasil panen serta mendukung ketahanan pangan desa.

Selain itu, mahasiswa KKN juga aktif dalam kegiatan lain seperti kunjungan ke lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Desa Karyamukti, memberikan dukungan dan pendampingan kepada siswa dan guru. Mereka juga terlibat dalam pembuatan pupuk organik cair bersama masyarakat setempat.

Pupuk organik cair ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan di desa tersebut. Selain di bidang pertanian, mereka juga memberikan pendampingan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Karyamukti, dengan melakukan beberapa kali kunjungan ke pelaku UMKM untuk memberikan ide-ide pengembangan usaha.

Kepala Desa Karyamukti, Andri Suwandi, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap kontribusi yang telah diberikan oleh para mahasiswa KKN dari Universitas Galuh.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN di desanya telah membawa banyak hal positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi upaya dan kerja keras para mahasiswa KKN ini. Mereka telah melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, mulai dari sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga kegiatan-kegiatan yang mendukung bidang pertanian dan UMKM di desa kami. Hal ini tentu sangat membantu kami dalam memajukan Desa Karyamukti,” ujar Andri.

Andri juga menambahkan bahwa hingga saat ini, pihak desa belum menerima laporan mengenai adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Desa Karyamukti.

Meskipun demikian, ia menyadari pentingnya melakukan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.

BACA JUGA: Polres Tasikmalaya Kota Gelar Operasi Zebra Lodaya 2024: Meningkatkan Kesadaran dan Kedisiplinan Lalu Lintas
as/

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mampu melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya kekerasan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat mengenai bahaya kekerasan semakin meningkat, sehingga kasus-kasus kekerasan dapat diantisipasi sejak dini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi perempuan dan anak-anak di Desa Karyamukti,” pungkas Andri.

Polres Tasikmalaya Kota Gelar Operasi Zebra Lodaya 2024: Meningkatkan Kesadaran dan Kedisiplinan Lalu Lintas

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), Polres Tasikmalaya Kota melaksanakan Operasi Zebra Lodaya 2024.

Operasi yang berlangsung mulai 14 Oktober hingga 27 Oktober 2024 ini bertujuan menjaga ketertiban lalu lintas serta mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024.

Operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan pada Senin pagi, 14 Oktober 2024, di halaman Mapolres Tasikmalaya Kota.

Apel dipimpin oleh Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Rizki Syawaludin Akbar, dan dihadiri oleh perwira jajaran Polres Tasikmalaya Kota, pejabat utama (PJU) Polres, perwakilan dari Kodim 0612/Tasikmalaya, Subdenpom, PJ Walikota, serta beberapa instansi terkait seperti Dishub dan Satpol PP Kota Tasikmalaya.

Personel gabungan dari berbagai satuan fungsi kepolisian dan instansi lain juga terlibat dalam operasi ini untuk memastikan pelaksanaan berjalan dengan lancar.

Operasi Zebra Lodaya 2024 digelar sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengatur tentang keselamatan dan keamanan dalam berlalu lintas.

Operasi ini mengedepankan pendekatan yang preemtif, preventif, dan represif dalam penegakan hukum di jalan raya, dengan harapan dapat menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

Dalam sambutannya, Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Riki Kustiawan, menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Zebra Lodaya 2024.

“Kesiapan ini sangat penting agar pelaksanaan operasi dapat berjalan maksimal dan lancar, serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” kata Iptu Riki.

Ia menambahkan bahwa Operasi Zebra Lodaya ini akan melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta TNI, dalam mengamankan arus lalu lintas di wilayah hukum Kota Tasikmalaya. Koordinasi lintas sektor ini dilakukan untuk menjamin kamseltibcarlantas tetap terjaga selama operasi berlangsung.

“Operasi ini tidak hanya sekadar menindak pelanggaran, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan adanya operasi ini, diharapkan masyarakat lebih memahami aturan lalu lintas dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iptu Riki.

Salah satu target utama dari Operasi Zebra Lodaya 2024 adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Tasikmalaya.

Menurut data yang dimiliki Polres Tasikmalaya Kota, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah ini masih cukup tinggi, sehingga diperlukan upaya penegakan hukum yang lebih intensif untuk menekan jumlah insiden tersebut.

Iptu Riki juga menyebutkan bahwa operasi ini akan dilakukan secara humanis dan berfokus pada edukasi masyarakat.

“Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm, serta tidak menggunakan handphone saat berkendara,” tambahnya.

Dalam Operasi Zebra Lodaya 2024, Polres Tasikmalaya Kota akan mengoptimalkan penggunaan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik secara mobile maupun statis. Dengan sistem ETLE, pelanggaran lalu lintas seperti tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, dan pelanggaran lainnya akan terdeteksi secara otomatis oleh kamera pengawas di beberapa titik strategis.

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penegakan hukum, sekaligus mengurangi kontak langsung antara petugas dan pelanggar.

Lebih lanjut, Iptu Riki menjelaskan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2024 ini juga bertujuan untuk mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas selama proses pelantikan.

“Kami, bersama dengan instansi terkait lainnya, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tidak hanya di jalan raya tetapi juga dalam konteks yang lebih luas menjelang pelantikan nasional. Dengan adanya operasi ini, kami berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan kedamaian,” jelas Iptu Riki.

Iptu Riki juga menegaskan bahwa kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas harus terus ditingkatkan. Banyak pelanggaran lalu lintas yang terjadi karena kurangnya pemahaman atau kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan. Oleh karena itu, melalui Operasi Zebra Lodaya 2024, Polres Tasikmalaya Kota juga akan mengadakan kegiatan sosialisasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

BACA JUGA: Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Banjar

“Kami akan terus mengedukasi masyarakat, baik melalui media sosial, spanduk, maupun langsung di lapangan, tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara. Semoga operasi ini tidak hanya menurunkan angka kecelakaan, tetapi juga meningkatkan kedisiplinan dan kepedulian masyarakat dalam menjaga keselamatan di jalan,” pungkasnya.

Operasi Zebra Lodaya 2024 diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam kamseltibcarlantas di wilayah Tasikmalaya Kota, sehingga situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar dapat terwujud.

Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Banjar

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Banjar mengadakan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana untuk wilayah Kota Banjar tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 14 Oktober 2024, di Aula Kecamatan Pataruman.

Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman dan kemampuan kepada peserta dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi di wilayah Kecamatan Pataruman, terutama melalui langkah pencegahan dan mitigasi.

Pelatihan ini dihadiri oleh perwakilan dari tiap desa dan kelurahan di Kecamatan Pataruman, sebagai upaya proaktif BPBD dalam menghadapi ancaman bencana yang kerap kali muncul di berbagai wilayah Kota Banjar.

BPBD Kota Banjar juga mengundang narasumber dari BPBD Kabupaten Ciamis, yakni Kasubag Fungsional dan Perencanaan, untuk memberikan wawasan tentang strategi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjar, Wawan Setiawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah edukasi dan pembelajaran untuk mengantisipasi dan mendeteksi potensi bencana di wilayah desa dan kelurahan di Kecamatan Pataruman.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai edukasi dalam mengantisipasi dan mendeteksi potensi bencana yang ada di tiap desa dan kelurahan di Kecamatan Pataruman, karena pada dasarnya tiap desa memiliki titik rawan bencana,” kata Wawan.

Ia menambahkan bahwa masing-masing desa dan kelurahan memiliki karakteristik kerawanan bencana yang berbeda. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada perwakilan desa agar mereka bisa mengidentifikasi risiko bencana di wilayah masing-masing dan mengetahui langkah-langkah apa yang perlu diambil saat bencana terjadi.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap setiap desa dan kelurahan dapat lebih siap menghadapi bencana, serta mengetahui tindakan yang harus diambil jika bencana melanda,” jelasnya.

Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan berbagai topik terkait mitigasi bencana, seperti cara mendeteksi potensi bencana, langkah-langkah evakuasi yang aman, dan penanganan pasca-bencana. Fokus utama pelatihan ini adalah kesiapsiagaan masyarakat terhadap gempa bumi, terutama terkait ancaman gempa megathrust yang menjadi kekhawatiran besar bagi warga Kota Banjar.

Gempa megathrust merupakan jenis gempa besar yang terjadi di zona subduksi, yakni tempat pertemuan lempeng tektonik yang saling bertabrakan. Jika tekanan di area ini terlepas, gempa besar bisa terjadi, dengan potensi menimbulkan kerusakan yang luas dan memicu bencana lain seperti tsunami. Letak Indonesia yang berada di Cincin Api Pasifik menjadikan ancaman gempa megathrust sebagai perhatian utama, khususnya di wilayah dekat zona subduksi seperti Kota Banjar.

Wawan menekankan bahwa masyarakat perlu siap menghadapi ancaman gempa megathrust ini dengan pengetahuan yang memadai, sehingga mereka bisa melindungi diri sendiri dan orang lain ketika bencana terjadi.

“Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini, kami berharap masyarakat akan lebih siap menghadapi bencana, termasuk gempa megathrust yang selama ini menjadi kekhawatiran besar di Kota Banjar,” ungkapnya.

Selain pelatihan, Wawan Setiawan juga menyampaikan bahwa BPBD Kota Banjar akan menyelenggarakan simulasi bencana di masa mendatang.

“Simulasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata tentang langkah-langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi, sehingga masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi darurat,” jelas Wawan.

Antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana.

Para perwakilan dari desa dan kelurahan menyatakan bahwa mereka akan menyampaikan hasil pelatihan ini kepada warga di wilayah masing-masing, sehingga semakin banyak orang yang mengetahui langkah-langkah tepat dalam menghadapi bencana.

Sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sangat diperlukan dalam pengelolaan risiko bencana. Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana di tingkat lokal.

BACA JUGA: Ciamis Batik Fest 2024 Menarik Perhatian Warga

“BPBD Kota Banjar berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kerja sama antar pihak, sehingga setiap desa dan kelurahan lebih tangguh dalam menghadapi potensi bencana,” ujarnya.

Wawan berharap kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju masyarakat yang lebih siap dan tanggap terhadap bencana di wilayah Kecamatan Pataruman. Dengan mitigasi dan kesiapsiagaan yang baik, dampak negatif bencana dapat diminimalkan, dan masyarakat akan lebih terlindungi dari berbagai ancaman alam yang mungkin terjadi.

Ciamis Batik Fest 2024 Menarik Perhatian Warga

lintaspriangan com. BERITA DAERAH. Ciamis Batik Fest 2024 yang diselenggarakan di Cagar Budaya Karangkamulyan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, berhasil menarik perhatian tidak hanya warga setempat tetapi juga pengunjung dari luar daerah.

Festival ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk melihat keindahan dan keunikan batik tulis khas Ciamis dengan motif dan warna yang beragam. Selain itu, pengunjung juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan mewarnai batik dan membeli produk-produk batik tulis dalam berbagai bentuk, baik kain maupun produk jadi seperti pakaian.

Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Ciamis beserta sejumlah pejabat daerah, camat, kepala desa, serta para pelaku usaha. Kepala Dinas Pariwisata Ciamis.

Pada kesempatan tersebut kepala Dinas Pariwisata, Kabupaten Ciamis  Budi Kurnia, menegaskan bahwa Ciamis Batik Fest 2024 tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan batik lokal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pengrajin dan pelaku UMKM.

Lanjut Budi, festival ini merupakan kesempatan yang baik bagi pengrajin lokal untuk memamerkan hasil karya mereka sekaligus meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan bisnis.

Selain pameran batik, berbagai acara pendukung juga turut memeriahkan festival, seperti pertunjukan tari tradisional, fashion show batik, dan musik tradisional khas Ciamis.

Acara tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati kesenian lokal sambil mengenal lebih dekat budaya Kabupaten Ciamis. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat mengikuti lokakarya untuk belajar langsung dari para ahli tentang proses pembuatan batik tulis dan pengolahan Kopi Robusta, yang menjadi bagian dari warisan budaya lokal.

“Pelestarian batik tulis Ciamis, sangatlah penting yang memiliki nilai budaya tinggi sebagai warisan leluhur Tatar Galuh. Setiap motif batik mencerminkan identitas dan cerita lokal, sehingga pelestarian batik bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga seluruh masyarakat,” kata Budi.

Menurut Budi, dalah satu cara untuk mendukung pelestarian ini adalah dengan memilih dan membeli produk-produk batik lokal daripada produk impor, yang sekaligus membantu meningkatkan perekonomian daerah.

BACA JUGA: Pasangan Calon “SURYA GEMILANG” Terus Aktif Kampanye di Hari Libur

Budi juga menjelaskan batik tulis Ciamis pernah mengalami masa kejayaannya di era 70-80-an, industri batik Ciamis berkembang pesat dengan banyak pengrajin dan pabrik yang aktif. Namun, sejak tahun 90-an, industri ini mulai menurun.

“Makanya melalui festival ini, Dinas Pariwisata Ciamis berupaya menghidupkan kembali kejayaan batik Ciamis. Saat ini, Ciamis memiliki lebih dari 80 motif batik, termasuk Ciung Wanara, Rereng Sintung, Parangsontak, Daun Pisang, dan Batik Onom.

Budi juga menambahkan bahwa meskipun batik cetak lebih murah, batik tulis tetap memiliki kualitas dan nilai estetika yang lebih tinggi.

Pasangan Calon “SURYA GEMILANG” Terus Aktif Kampanye di Hari Libur

lintaspriangan.com. BERITA DAERAH. Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana dan Mujamil, yang mengusung jargon “SURYA GEMILANG,” terus aktif menggelar kampanye meskipun di hari libur. Minggu, (14/10/2024).

Nana Suryana, didampingi oleh tim kampanye dan beberapa tokoh masyarakat seperti Kusnadi, mantan Kepala BPBD Kota Banjar, dan Baing dari RW 04, menggelar pertemuan dengan masyarakat untuk menyampaikan program dan visinya dalam membangun Kota Banjar.

Dalam sambutannya, Nana Suryana menyoroti pentingnya tiga sektor utama yang menurutnya menjadi fondasi untuk membangun pemerintahan yang kuat, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ia menegaskan bahwa ketiga sektor ini harus diperkuat agar masyarakat Banjar dapat berkembang dan sejahtera. Nana menggarisbawahi keberhasilannya dalam memperjuangkan akses layanan kesehatan melalui kebijakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) selama ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Banjar. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat kurang mampu tetap bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai.

Selain sektor kesehatan, Nana juga menyinggung masalah besar yang dihadapi masyarakat Banjar saat ini, yaitu minimnya lapangan pekerjaan. Menurutnya, rendahnya daya beli masyarakat disebabkan oleh kurangnya kesempatan kerja yang tersedia di Kota Banjar. Nana berjanji bahwa jika ia terpilih menjadi Wali Kota Banjar periode 2024-2029, ia akan fokus pada upaya menarik investor ke Banjar guna menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Ia percaya bahwa dengan lebih banyak pekerjaan, tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara signifikan.

Dalam kampanyenya, Nana juga merespons isu yang menyebut Kota Banjar sebagai kota termiskin di Jawa Barat. Ia membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa selama ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota, angka kemiskinan di Banjar justru berhasil diturunkan. Ia mendorong masyarakat untuk memeriksa data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) agar mendapatkan informasi yang akurat mengenai kondisi ekonomi Banjar.

Lebih lanjut, Nana memaparkan rencananya untuk mengembangkan ekonomi lokal Kota Banjar melalui pendekatan yang lebih strategis, salah satunya dengan menyusun kalender acara yang terstruktur. Meskipun Banjar bukan merupakan kota tujuan wisata, ia yakin potensi lokal bisa dikembangkan untuk menarik perhatian dari luar dan memberi dampak positif pada ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Tepang Juragan: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi di Tasikmalaya

Sebagai penutup, Nana Suryana mengajak masyarakat untuk mendukung visi “SURYA GEMILANG,” yang menurutnya akan membawa Banjar menuju kesejahteraan dan kemajuan di berbagai sektor, khususnya pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ia meyakini bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari masyarakat, Banjar dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam lima tahun ke depan.

Tepang Juragan: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Acara ‘Tepang Juragan” yang diinisiasi oleh Kadin Kota Tasikmalaya pada 14-15 Oktober 2024 di Hotel Santika, Kecamatan Cihideung, Tasikmalaya, bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi serta investasi di wilayah Tasikmalaya dan Priangan Timur. Acara ini menghadirkan forum yang mempertemukan pengusaha lokal, investor, dan pemerintah.

Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saepuloh, menjelaskan bahwa Tepang Juragan bertujuan mempromosikan produk dan peluang usaha lokal kepada investor nasional dan internasional.

Asep menegaskan bahwa acara ini merupakan langkah konkret untuk mendorong sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam memperkuat sektor industri dan perdagangan.

Investor dari berbagai negara seperti Qatar, Cina, serta perwakilan dari Atase Perdagangan RI di Malaysia akan hadir dalam acara ini. Selain itu, investor nasional juga diharapkan berpartisipasi. Asep berharap acara ini dapat membuka akses investasi yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di Tasikmalaya.

Sebanyak 15 pengusaha lokal  yang terseleksi akan mempresentasikan produk dan peluang bisnis mereka kepada para investor. Produk yang ditawarkan meliputi berbagai sektor unggulan, seperti industri kreatif, kerajinan, tekstil, dan produk berbasis sumber daya alam yang menjadi andalan Tasikmalaya.

Asep berharap acara ini dapat menarik minat investor untuk menanamkan modal di Tasikmalaya atau Priangan Timur. Diharapkan bahwa investasi yang masuk dapat mendukung kegiatan usaha lokal, memperluas akses permodalan, dan meningkatkan kualitas serta daya saing produk lokal di pasar global.

Acara “Tepang Juragan” diproyeksikan sebagai katalis bagi perubahan ekonomi Tasikmalaya.

“Melalui masuknya investasi, pelaku usaha lokal dapat mengembangkan skala bisnis mereka. Selain itu, tersedianya permodalan yang lebih besar diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pemasaran di tingkat nasional dan internasional,” kata Asep

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk berkoordinasi dengan dunia usaha dalam menciptakan kebijakan yang mendukung iklim investasi. Forum ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk mendengar langsung kebutuhan dan aspirasi para pelaku usaha agar kebijakan lebih responsif terhadap dinamika pasar.

Dampak positif dari acara ini diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Investasi yang masuk dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya beli masyarakat, dan memacu pertumbuhan sektor-sektor terkait seperti perdagangan, transportasi, serta jasa, yang ikut terdorong oleh berkembangnya sektor industri.

BACA JUGA: Seorang Pria Lompat dari Bantaran Sungai Citanduy

“Tepang Juragan” menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Tasikmalaya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Priangan Timur. Upaya Kadin Kota Tasikmalaya dalam menghadirkan investor dari berbagai negara menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Tasikmalaya.

Dengan hadirnya berbagai pihak dalam acara ini, Kadin Kota Tasikmalaya berharap terciptanya kerjasama dan sinergi yang baik. Tujuan akhirnya adalah pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan penguatan daya saing Tasikmalaya di tingkat nasional maupun internasional.

Seorang Pria Lompat dari Bantaran Sungai Citanduy

intaspriangan.com, BERITA DAERAH. Seorang pria berinisial I (50) nyaris kehilangan nyawanya setelah diduga melompat dari bantaran Sungai Citanduy di Parungsari, Kota Banjar, Sabtu siang (12/10/2024).

Aksi pria tersebut berhasil digagalkan oleh dua petugas BPBD Kota Banjar, Mu’in dan Bayu, yang tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Peristiwa bermula ketika Imas, seorang saksi mata, menerima telepon dari adiknya yang sedang memancing di tepi sungai. Adiknya melihat pria tersebut berjalan di bantaran sungai sebelum melompat. Menyadari situasi berbahaya, Imas segera menghubungi BPBD untuk meminta bantuan penyelamatan.

“Saya ditelepon oleh adik, katanya ada laki-laki lompat ke sungai, lalu saya hubungi BPBD,” ucap Imas kepada awak media.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan yang sulit dijangkau. Petugas BPBD harus bekerja keras menyelamatkan korban yang sudah sangat lemah dan hampir hanyut terbawa arus. Dengan menggunakan tandu dan tali, korban berhasil diangkat dari dasar sungai ke atas bantaran sungai.

Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut Yudi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, kondisi korban mulai stabil dan sudah dapat diajak berkomunikasi meskipun masih dalam pengawasan medis.

“Alhamdulillah kondisi korban sudah membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi,” ucap Yudi.

Hingga saat ini, motif pria tersebut melompat ke sungai belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Peristiwa ini sempat menarik perhatian banyak warga setempat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar jembatan Parungsari, tempat kejadian berlangsung.

Aksi cepat petugas BPBD Kota Banjar ini menjadi sorotan karena berhasil menyelamatkan korban dari situasi yang berpotensi fatal.

Berkat respons cepat dan keahlian petugas, pria tersebut kini tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSUD Kota Banjar, sementara pihak keluarga menunggu perkembangan lebih lanjut.

Banjar -Diduga hendak mengakhiri hidupnya, seorang pria paruh baya diketahui melompat dari bantaran sungai Citanduy di Parungsari, Kota Banjar, Sabtu (12/10/2024) siang.

Beruntung aksi nekat pria tersebut berhasil digagalkan oleh dua orang petugas BPBD yang datang ke lokasi. Belakangan diketahui korban berinisial I (50), warga Gg Setia, Kota Banjar.

Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran medan yang cukup sulit dijangkau. Dua petugas BPBD yakni Mu’in dan Bayu terlihat memegang erat tubuh pria tersebut yang kondisinya sangat lemas. Petugas BPBD kemudian menggunakan tandu dan tali untuk mengangkat tubuh korban ke atas bantaran Sungai.

“Ketika saya dan Bayu datang ke Lokasi, kondisi korban sudah lemas dan nyaris hanyut,” ucap Muin

Usai berhasil diangkat ke bantaran sungai, korban kemudian dievakuasi ke IGD RSUD Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut saksi mata, Imas, peristiwa itu terjadi ketika ia mendapat laporan dari adiknya yang sedang memancing ikan di pinggir Sungai Citanduy. Adiknya melihat Iyan berjalan di bantaran lalu melompat ke Sungai.

“Saya ditelepon oleh adik, katanya ada laki-laki lompat ke sungai, lalu saya hubungi BPBD,” ucap Imas kepada awak media.

BACA JUGA: Ciamis Raihan Penghargaan Dalam Ajang West Java Expo (WJX) 2024

Usai mendapatkan perawatan medis terkini, kondisi korban mulai membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi. Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Banjar, Yudi menyebut kondisi korban sudah mulai stabil dan bisa berkomunikasi.

“Alhamdulillah kondisi korban sudah membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi,” ucap Yudi.
Meski korban sudah bisa berkomunikasi, namun belum diketahui pasti motif korban berada di Sungai Citanduy. Peristiwa itu sempat mendapat perhatian banyak pengguna jalan dan warga yang melihat dari jembatan Parungsari.

Ciamis Raihan Penghargaan Dalam Ajang West Java Expo (WJX) 2024

lintaspriangan com, BERITA DAERAH. Kabupaten Ciamis kembali meraih prestasi dengan mendapatkan penghargaan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekspor positif tertinggi ke-3 di Provinsi Jawa Barat dalam ajang West Java Expo (WJX) 2024. Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna,. Jumat, (11/10/2024).

Penghargaan tersebut didasarkan pada data dari Ikatan Pengusaha Skala Kecil dan Menengah (IPSKA) Jawa Barat. Kabupaten Ciamis mengalami peningkatan signifikan dalam ekspor sepanjang 2024, menunjukkan perkembangan positif dalam sektor ekonomi dan keberhasilan pemerintah dalam mendorong perekonomian daerah.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Engkus Sutisna menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Ciamis atas kontribusi mereka dalam meningkatkan sektor ekspor. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan usaha untuk memperkuat posisi Ciamis dalam persaingan ekonomi global yang semakin kompetitif.

Engkus Sutisna berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan daya saing produk ekspor. Dia juga optimistis bahwa pencapaian ini akan menarik minat lebih banyak investor yang akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Ciamis.

West Java Expo 2024 merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan produk unggulan daerah di Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh berbagai pelaku usaha lokal, perwakilan daerah, dan masyarakat umum, serta bertujuan memperluas peluang jaringan bisnis dengan pasar internasional.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, menjelaskan bahwa WJX 2024 berfokus pada inovasi di bidang pangan.

Noneng menegaskan bahwa WJX 2024 tidak hanya menarik perhatian pelaku industri lokal, tetapi juga delegasi asing.

“Ini membuka peluang besar untuk memperluas jaringan ekspor produk Jawa Barat ke pasar global, terutama melalui inovasi di sektor pangan yang semakin berkembang,” kata Noneng.

Menurut Noneng, ajang seperti WJX memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Inovasi di sektor pangan menjadi kunci bagi daerah-daerah di Jawa Barat untuk meningkatkan kontribusinya dalam perekonomian nasional.

Kabupaten Ciamis yang berhasil meraih penghargaan diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kapasitas ekspor. Prestasi ini membuktikan besarnya potensi daerah dalam sektor ekonomi, khususnya di bidang ekspor yang semakin kompetitif.

Keberhasilan Ciamis di WJX 2024 menunjukkan pentingnya strategi dan inovasi yang tepat dalam mengoptimalkan potensi daerah. Dengan demikian, Kabupaten Ciamis memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan dalam peta ekonomi Jawa Barat.

BACA JUGA: Disambut Antusias Program 100 web Gratis dari Nurhayati

Selain itu, penghargaan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi ke Ciamis, yang akan mendukung peningkatan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pelaku usaha.

Kabupaten Ciamis optimistis bahwa dengan kerja sama pemerintah dan masyarakat, tren pertumbuhan ekspor yang positif akan terus berlanjut. Ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, serta meningkatkan posisi Ciamis di kancah nasional dan internasional.

Disambut Antusias, Program 100 Web Gratis dari Nurhayati

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Calon Wali Kota Tasikmalaya nomor urut satu, Hj. Nurhayati, sepertinya tak pernah kehabisan ide saat berkampanye. Kali ini, kandidat wali kota kelahiran Kawalu ini tengah menawarkan pembuatan 100 website gratis untuk warga Kota Tasikmalaya. Dan hanya dalam waktu beberapa jam setelah dipublikasikan, lebih dari 60 permintaan pembuatan website masuk ke kontak tim Nurhayati.

“Alhamdulillah, disambut antusias oleh warga Kota Tasikmalaya. Hanya berselang beberapa jam setelah publikasi diposting di akun Instagram Ibu, lebih dari 60 permintaan pembuatan website masuk ke kami,” terang salah seorang tim inti Hj. Nurhayati, Devi Nugraha, Jumat (11/10).

Menurut Devi, hari ini jumlah permintaan website yang masuk bahkan sudah lebih dari 100. Sesuai dengan konsep awal, bagi-bagi website ini difokuskan untuk segmen usaha mikro atau lembaga nonprofit yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Sudah 102. Sebetulnya dipublikasi hanya 100 website, tapi kata ibu nggak apa-apa diterima saja lebihnya. Sekitar 90% permintaan website ini dari para pengusaha mikro. Sisanya, dari lembaga nonprofit seperti pesantren dan organisasi,” tambah Devi.

Berapa besaran rupiah yang harus digelontorkan oleh Hj. Nurhayati untuk menggelear program 100 web gratis ini? Saat ditanya demikian, menurut Devi, Hj. Nurhayati sama sekali tidak mengeluarkan biaya.

“Ini salah satu kelebihan ibu kali ya. Jejaring ibu tuh alhamdulillah kuat. Banyak program yang bisa ibu jalankan tanpa harus selalu mengeluarkan uang. Dan insya Alloh, saya tahu persis, program-program gratis ini lahir dari hasil diskusi dari hati ke hati antara ibu dengan relasinya. Bukan diskusi transaksi yang nanti akan jadi beban ketika ibu jadi wali kota. Intinya, ibu mengajak banyak pihak, untuk sama-sama berbuat untuk Kota Tasikmalaya,” papar Devi, yang tak lain adalah adik kandung Hj. Nurhayati.

Dalam Program 100 Web Gratis ini Hj. Nurhayati mendapat dukungan teknis dari Java IT Community, sebuah komunitas web developer di Kota Tasikmalaya yang sudah beraktifitas sejak tahun 2007. Pandu Adjie, salah seorang pengurus JAVA IT Community membenarkan apa yang dipaparkan Devi.

“Betul, tidak ada transaksi satu rupiahpun. Kami diskusi dengan Bu Haji. Ketika itu Ibu menjelaskan tentang hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang dirilis awal tahun lalu. Survei tersebut menyatakan, sekitar 80% orang Indonesia sudah menggunakan internet sebagai media utama dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Kata Ibu, banyak usaha mikro di Kota Tasikmalaya yang belum online, dan pasti akan ketinggalan kalau tidak mengikuti perkembangan. Akhirnya kami sepakat, siap membuatkan 100 website untuk warga Kota Tasikmalaya,” terang Pandu.

Masih menurut Pandu, membuat website itu mungkin kalau bukan ahlinya pasti sulit dan mahal. Harga terendah untuk website sederhana misalnya di Rp. 1 juta. Tapi bagi JAVA IT Community, pekerjaan membuat website sudah pekerjaan sehari-hari yang digeluti sejal tahun 2007.

“Kalau buat kami tentu saja bukan hal yang berat. Ini sudah pekerjaan kami sejak lama. Asal mau bersabar saja karena tenaga kami terbatas. Dan tentu saja, jangan lupa dukung Ibu Nurhayati jadi Wali Kota Tasikmalaya,” pungkas Pandu.