Beranda blog Halaman 28

Ramadhan di Mabdaul Ulum Bungursari: “25 Hari Menempa Santri”

0
Ramadhan di Mabdaul Ulum Bungursari: "25 Hari Menempa Santri"

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Langit Bungursari pagi itu belum sepenuhnya terik ketika ratusan santri mulai memenuhi halaman Ponpes Mabdaul Ulum Leuwikidang, Kamis (19/2/2026). Di sudut Kota Tasikmalaya itu, suasana terasa berbeda, lebih tertata, lebih hening, namun sarat semangat.

Sebanyak 250 santri dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA sederajat resmi memulai Diklat Ramadhan 1447 Hijriah. Mereka dibagi ke dalam empat kelompok, bukan sekadar untuk efisiensi teknis, tetapi sebagai bagian dari sistem pembinaan yang terstruktur.

Di hadapan para santri, pimpinan pesantren, H. Aslim, menegaskan bahwa Ramadhan adalah ruang pendidikan karakter yang tidak tergantikan oleh ruang kelas mana pun.

Menurut beliau, diklat ini bukan hanya tentang menambah hafalan atau memperbanyak materi, melainkan membentuk kebiasaan baik yang konsisten. Disiplin waktu, adab terhadap guru, tanggung jawab terhadap tugas, serta pengendalian diri menjadi inti pembinaan selama 25 hari ke depan.

Bukan Sekadar Agenda Tahunan

H. Aslim memandang Ramadhan sebagai “bulan latihan total”—latihan spiritual sekaligus latihan karakter. Ia menekankan bahwa pembinaan selama hampir satu bulan ini dirancang untuk menanamkan nilai yang menetap, bukan hanya euforia musiman.

Dalam arahannya, ia menggambarkan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan akhlak. Ilmu tanpa akhlak, menurutnya, akan kehilangan arah. Sebaliknya, akhlak tanpa ilmu akan kehilangan pijakan. Karena itu, materi keislaman yang diberikan selama diklat disusun untuk berjalan seiring dengan pembiasaan sikap.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi. Bagi beliau, disiplin bukan sekadar datang tepat waktu, tetapi kemampuan menjaga komitmen dalam situasi apa pun—termasuk ketika tidak ada yang mengawasi.

Selama 25 hari ke depan, para santri akan digembleng dalam ritme kegiatan yang terjadwal. Pembinaan dilakukan secara bertahap, dengan pengawasan sesuai kelompok masing-masing.

Di tengah era serba cepat, ketika distraksi datang dari berbagai arah, pesantren memilih pendekatan klasik yang tetap relevan: pembiasaan, keteladanan, dan kedisiplinan.

Bagi H. Aslim, tujuan akhirnya sederhana namun mendasar—membentuk pribadi santri yang berakhlak mulia dan mampu menjaga nilai-nilai itu di luar lingkungan pesantren.

Sebab Ramadhan, di mata beliau, bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ia adalah laboratorium karakter. Dan 25 hari adalah waktu yang cukup untuk menanam benih kebiasaan baik—asal dijaga dan dirawat setelahnya.

Di Leuwikidang pagi itu, 250 anak memulai prosesnya. Mungkin mereka belum menyadari sepenuhnya, tetapi langkah kecil hari pertama itu bisa menjadi pijakan panjang dalam perjalanan hidup mereka. (AS)

Prediksi Adhyaksa vs PSPS Riau: Analisis dan Perkiraan Skor

0
Prediksi Adhyaksa vs PSPS Riau: Analisis dan Perkiraan Skor

lintaspriangan.com, SPORT. Laga Babak 20 Championship mempertemukan Adhyaksa FC melawan PSPS Riau di Stadion Sriwedari, Surakarta. Di atas kertas, ini bukan duel seimbang. Namun sepak bola jarang tunduk pada kertas—ia lebih sering tunduk pada momentum.

Adhyaksa saat ini duduk di peringkat dua dengan 36 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen. Produktivitas mereka mencolok: 47 gol dari 19 pertandingan. Rata-rata hampir 2,5 gol per laga. Angka itu bukan kebetulan, melainkan pola. Mereka bermain agresif, progresif, dan jarang puas dengan satu gol.

Namun ada catatan kecil: ketika menghadapi tekanan tinggi dan disiplin bertahan, ritme mereka bisa terputus. Hal itu terlihat saat ditahan imbang 1-1 oleh PSPS pada pertemuan sebelumnya.

Di sisi lain, PSPS berada di peringkat delapan dengan 22 poin. Selisih gol minus enam (30:36) menunjukkan problem utama: pertahanan yang belum konsisten. Mereka mampu mencetak gol, tetapi sering kehilangan kontrol saat transisi bertahan.

Pertandingan ini akan mempertemukan ambisi naik ke puncak melawan kebutuhan menjauh dari zona rawan. Tekanan jelas lebih besar di kubu Adhyaksa. Dan dalam laga seperti ini, tekanan bisa menjadi bahan bakar—atau justru beban.

Halaman selanjutnya: Duel Taktik dan Prediksi Skor yang Rasional


7 Indikasi Korupsi PLUT Tasikmalaya: Terang, tapi Semua Diam

0

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Proyek Revitalisasi Gedung PLUT di Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp3,4 miliar ini seharusnya sederhana: bangun, awasi, bayar sesuai progres. Selesai.

Namun, berdasarkan data yang dihimpun Lintas Priangan menunjukkan pola yang tak bisa dianggap sekadar kelalaian administratif. Ada tujuh indikasi yang jika disusun berurutan, dan membentuk konstruksi serius.

Indikasi pertama: dua perusahaan peserta tender mengunggah dokumen dari IP address yang sama. Dalam dunia pengadaan, ini bukan detail teknis sepele. Ini red flag. Dua peserta berbeda, satu “pintu masuk” digital. Dengan satu indikasi ini saja para detektif harusnya sudah bergerak.

Indikasi Kedua, alamat direktur kedua perusahaan sama. Ketiga, tiga personel yang diajukan dalam dokumen ternyata identik di kedua perusahaan. Keempat, belakangan terungkap bahwa direktur keduanya memiliki hubungan ayah dan anak.

Satu indikator bisa saja kebetulan. Dua mungkin masih bisa dijelaskan. Tapi empat sekaligus? Itu bukan lagi kebetulan statistik. Itu direncanakan matang!

Rasanya, empat indikasi di atas mustahil tidak membuat hasrat para “pencari kebenaran” terusik, meski mungkin diam-diam atau di belakang layar. Yang pasti, sampai detik tulisan ini di buat pada hari Jumat (20/02/2026), tak ada kabar proses hukum terkait PLUT Kabupaten Tasikamalaya yang sampai ke publik. Sepi.

Dalam prinsip pengadaan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden, proses harus kompetitif dan adil. Jika dua perusahaan ternyata berada dalam satu kendali, maka kompetisinya hanya formalitas.

Lalu muncul indikasi kelima: metadata dokumen HPS yang disusun PPK memiliki kesamaan author dan tanggal pembuatan dengan dokumen penawaran salah satu perusahaan. Kurang gila gimana coba?

Kalau benar dua dokumen dari dua pihak berbeda dibuat dari perangkat atau akun yang sama, maka pertanyaannya sederhana: bagaimana bisa? Apakah PPK yang membuatkan dokumen penawaran untuk perusahaan? Atau perusahaan yang membuatkan HPS untuk PPK? Ya salaam~!

HPS adalah dokumen internal. Penyedia tidak seharusnya memiliki akses sebelum waktunya. Jika metadata menunjukkan dokumen HPS dan dokumen penawaran lahir dari satu komputer yang sama, maka ini bukan lagi dugaan ringan. Ini dugaan penyalahgunaan kewenangan. Ada pejabat yang harus dijerat!

Dan di titik ini, sudah tak pantas bicara soal etika. Kita mulai berbicara soal hukum.

Halaman selanjutnya: Unsur Hukum Terpenuhi


Prediksi Semen Padang vs Malut United: Analisis dan Skor

0
Prediksi Semen Padang vs Malut United: Analisis dan Skor

lintaspriangan.com, SPORT. Laga antara Semen Padang dan Malut United di Stadion GOR Haji Agus Salim, Jumat malam, bukan sekadar pertandingan pekan ke-22. Ini duel dua tekanan berbeda: tuan rumah berjuang menjauh dari zona degradasi, sementara tamu memburu posisi tiga besar.

Semen Padang saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 15 poin dari 21 pertandingan. Produktivitas mereka tergolong rendah, baru mencetak 17 gol dan kebobolan 35 kali. Dalam lima laga terakhir, performa mereka naik-turun: sekali menang, dua seri, dan dua kalah. Masalah utama terlihat pada konsentrasi lini belakang yang mudah goyah ketika mendapat tekanan cepat.

Namun bermain di kandang memberi keuntungan psikologis. Dukungan publik Padang bisa menjadi energi tambahan, terutama jika mereka mampu menahan agresivitas Malut United di 30 menit awal.

Di sisi lain, Malut United datang sebagai tim papan atas. Berada di peringkat ke-4 dengan 40 poin dan torehan 42 gol, mereka termasuk salah satu lini serang paling produktif musim ini. Meski begitu, konsistensi masih menjadi tanda tanya karena dalam lima laga terakhir mereka menelan tiga kekalahan.

Secara tren, Malut lebih tajam. Tetapi Semen Padang memiliki urgensi yang lebih besar. Dalam laga seperti ini, statistik kadang kalah oleh determinasi.

Halaman selanjutnya: Duel Taktik dan Skenario Skor


Prediksi Persija vs PSM Makassar | Analisis Taktik & Perkiraan Skor

0
Prediksi Persija vs PSM Makassar | Analisis Taktik & Perkiraan Skor

lintaspriangan.com, SPORT. Pertandingan antara Persija Jakarta dan PSM Makassar pada pekan ke-22 Super League menghadirkan kontras yang tajam. Bukan sekadar duel dua nama besar, tetapi pertemuan dua situasi yang berbeda drastis.

Persija saat ini berada di papan atas, mengoleksi 44 poin dari 21 laga. Selisih mereka dengan puncak klasemen tidak terlalu jauh. Artinya, setiap pertandingan adalah final kecil. Tiga poin bukan lagi bonus, melainkan kebutuhan.

Sebaliknya, PSM tertahan di papan bawah dengan 23 poin. Konsistensi menjadi masalah utama. Dari lima laga terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan. Produktivitas gol juga menurun, dengan beberapa pertandingan berakhir tanpa mencetak gol sama sekali. Dalam sepak bola, tumpul di depan sama dengan memberi undangan terbuka untuk kalah.

Namun sejarah pertemuan Persija vs PSM Makassar menghadirkan catatan menarik. Dalam dua pertemuan terakhir musim lalu, PSM mampu menaklukkan Persija. Ini bisa menjadi suntikan kepercayaan diri. Masalahnya, momentum musim ini berbeda. Statistik defensif Persija jauh lebih stabil dibanding periode sebelumnya.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno juga menjadi faktor signifikan. Atmosfer puluhan ribu suporter bukan sekadar latar, melainkan tekanan psikologis nyata bagi tim tamu. Jika PSM gagal menjaga konsentrasi di 20 menit awal, laga bisa mengarah satu sisi.

Singkatnya: Persija punya momentum. PSM punya kenangan. Di sepak bola, biasanya momentum lebih menentukan daripada nostalgia.

Halaman selanjutnya: Pertarungan Taktik: Efektivitas Macan Kemayoran vs Pragmatismenya Juku Eja


Lowongan Kerja di Tasikmalaya: Mitra Kurir Motor Anteraja

0
Lowongan Kerja di Tasikmalaya: Mitra Kurir Motor Anteraja

lintaspriangan.com, LOWONGAN KERJA.  Kabar baik bagi pencari kerja di Kota Tasikmalaya. Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya menginformasikan adanya lowongan kerja sebagai Mitra Kurir Motor untuk Anteraja dengan penempatan di wilayah Tasikmalaya.

Lowongan ini diumumkan pada 12 Februari 2026 dan terbuka hingga 28 Februari 2026. Posisi yang dibutuhkan adalah Mitra Kurir Motor yang akan bertugas mendukung kegiatan distribusi paket di area tertentu di Tasikmalaya.

Adapun lokasi penempatan tercantum di:
STJYO – Jalan Letjen Mashudi No. 8A, Gunung Muncang, RT 03/RW 02, Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dalam pengumuman tersebut juga dijelaskan sejumlah persyaratan bagi calon mitra, yaitu:

  • Usia minimal 18 tahun.
  • Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat.
  • Memiliki SIM C, STNK, dan pajak motor dalam keadaan aktif (minimal 3 bulan dari tanggal pendaftaran).
  • Memiliki sepeda motor pribadi.
  • Memiliki HP Android dengan spesifikasi RAM minimal 4 GB dan sistem operasi Android 10 hingga Android 16.
  • Mampu membaca peta digital atau maps dengan baik.

Peluang ini ditujukan bagi individu yang memiliki dedikasi untuk mendukung proses distribusi paket, baik pengambilan (pick up) dari pengirim maupun pengiriman (deliver) kepada penerima.

Halaman selanjutnya: Deskripsi Tugas dan Link Pendaftaran


Blades of the Guardians di XXI Tasikmalaya: Ngabuburit Bareng Jet Li

0
Blades of the Guardians di XXI Tasikmalaya: Ngabuburit Bareng Jet Li

lintaspriangan.com, HIBURAN. Ngabuburit tak selalu harus di jalan sambil berburu takjil. Bagi pencinta film aksi, ada cara yang lebih “bertenaga” untuk menunggu waktu berbuka: menyaksikan Blades of the Guardians di XXI Tasikmalaya.

Film aksi berlatar Dinasti Sui ini menghadirkan cerita penuh konflik dan ketegangan. Dengan visual khas donghua yang gelap serta koreografi pertarungan pedang yang detail, suasana film terasa serius sejak awal. Cocok untuk penonton yang ingin pengalaman ngabuburit yang tidak biasa.

Kisahnya berpusat pada Dao Ma (Jing Wu), pengawal bayaran berpengalaman yang menerima misi berbahaya. Ia harus mengawal buronan paling dicari bernama Zhi Shi Lang menuju Chang’an, ibu kota kekaisaran. Perjalanan tersebut dipenuhi ancaman—mulai dari pembunuh bayaran hingga kekuatan politik yang korup.

Ketegangan terus meningkat seiring rahasia besar yang dibawa Zhi Shi Lang perlahan terungkap. Konflik tidak hanya terjadi di medan pertempuran, tetapi juga di dalam batin Dao Ma sendiri. Ia harus berhadapan dengan masa lalu dan prinsip kehormatan yang ia pegang teguh.

Bagi warga Tasikmalaya yang mencari alternatif ngabuburit nyaman dan ber-AC (penting, apalagi kalau sore lagi panas), menonton film ini di XXI Tasikmalaya bisa menjadi pilihan menarik. Selain visual memukau, alur cerita yang lugas membuat film ini mudah diikuti meski mengangkat tema sejarah yang kompleks.

Ngabuburit jadi terasa lebih singkat saat ketegangan layar lebar terus memacu adrenalin.

Halaman selanjutnya: Jet Li Kembali Beraksi


Kultum Aparatur 02: “Bekerja Benar Meski Tanpa Pengawasan”

0
Kultum Aparatur 02: "Bekerja Benar Meski Tanpa Pengawasan"

lintaspriangan.com, KULTUR. Madinah suatu hari tampak tenang. Negara Islam baru saja berdiri. Wilayahnya meluas. Tanggung jawabnya besar. Di tengah kesibukan itu, ada seorang lelaki yang kini memikul jabatan tertinggi: Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a.

Namun pagi-pagi sekali, beliau tetap terlihat memanggul barang dagangan di pundaknya, hendak menuju pasar.

kultum aparatur ramadhan lintas priangan

Para sahabat terkejut.
“Engkau kini khalifah Rasulullah,” kata mereka.
“Bagaimana mungkin engkau masih berdagang seperti biasa?”

Abu Bakar r.a. menjawab dengan sederhana: keluarganya tetap harus makan, dan ia tidak ingin mengambil dari baitul mal kecuali secukupnya. Bahkan ketika gajinya ditetapkan, jumlahnya sangat minimal. Di akhir hayatnya, beliau masih meminta agar seluruh fasilitas yang pernah dipakai dikembalikan ke kas negara.

Ia adalah kepala negara. Tidak ada sistem audit modern. Tidak ada pengawasan ketat seperti hari ini. Namun ada sesuatu yang jauh lebih kuat dari pengawasan manusia: kesadaran bahwa Allah selalu melihat.

Setiap Amal Tercatat

Allah SWT berfirman:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Mā yalfizhu min qawlin illā ladaihi raqībun ‘atīd
“Tiada suatu kata pun yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap mencatat.”
(QS. Qaf: 18)

Dalam penjelasan para mufassir, ayat di atas bukan hanya tentang ucapan, tetapi menjadi simbol bahwa seluruh amal manusia berada dalam pengawasan Ilahi. Tidak ada ruang kosong dari pencatatan. Tidak ada tindakan yang luput dari perhitungan.

Ramadhan melatih kesadaran ini secara intens. Saat berpuasa, kita tidak makan dan minum bukan karena takut manusia, tetapi karena sadar Allah mengawasi. Bahkan ketika sendirian, bahkan ketika tidak ada yang tahu.

Di sinilah integritas pribadi ditempa.

Integritas bukan soal citra. Bukan soal terlihat baik. Ia adalah kesesuaian antara batin dan tindakan—antara yang tampak dan yang tersembunyi.

Integritas ASN: Lurus Tanpa Pengawasan

Dalam kehidupan bernegara, sistem pengawasan memang penting. Regulasi dibuat. Audit dilakukan. Standar operasional ditetapkan.

Namun sistem terbaik sekalipun tidak akan cukup tanpa integritas pribadi.

Bekerja benar ketika atasan melihat adalah kewajaran.
Bekerja benar ketika tidak ada yang mengawasi, itulah integritas.

Puasa mengajarkan pengawasan internal (self control). Seorang aparatur negara yang memiliki kesadaran spiritual tidak akan menunda pekerjaan, memanipulasi laporan, atau menyalahgunakan kewenangan meski celah itu terbuka.

Karena ia sadar:
Laporan mungkin bisa disiasati.
Sistem mungkin bisa dilewati.
Tetapi catatan Allah tidak pernah salah.

Integritas pribadi adalah fondasi martabat institusi. Ketika satu aparatur menjaga kejujuran, ia sedang menjaga kehormatan negara.

Keteladanan dalam Kehidupan Bernegara

Satu hal sederhana tapi tak jarang dilupakan. Negara tidak hanya membutuhkan aturan, tapi keteladanan.

Keteladanan aparatur bukan dibangun dari pidato, melainkan dari konsistensi. Masyarakat mungkin tidak mengetahui detail pekerjaan birokrasi, tetapi mereka merasakan dampaknya: pelayanan yang adil, keputusan yang bersih, dan sikap yang profesional.

Abu Bakar r.a. memberi contoh bahwa jabatan tinggi tidak boleh mengubah kesederhanaan dan kejujuran. Ketika integritas menjadi karakter, kekuasaan tidak akan menggelapkan nurani.

ASN yang berintegritas menjadi cermin nilai bangsa. Ia menunjukkan bahwa negara dijalankan oleh orang-orang yang dapat dipercaya.

Dan kepercayaan adalah modal sosial terbesar sebuah bangsa.

Refleksi 02 Ramadhan

Ramadhan hari kedua mengajak kita bertanya kepada diri kita sendiri:

Apakah kita tetap bekerja dengan sungguh-sungguh meski tidak diawasi?
Apakah kita tetap jujur ketika peluang untuk menyimpang terbuka?
Apakah integritas kita bergantung pada kontrol eksternal, atau pada kesadaran iman?

Karena pada akhirnya, integritas sejati lahir dalam kesunyian.
Dalam ruang kerja yang sepi.
Dalam keputusan yang tidak diketahui orang lain.

Dan di situlah kualitas seorang aparatur negara diuji.

Ramadhan mengajarkan: bekerja benar bukan karena diawasi manusia, tetapi karena merasa diawasi Allah. Dari sinilah martabat pribadi dan kehormatan bangsa dijaga.


Rubrik Kultum Aparatur Ramadhan atau Kultur merupakan rubrik asuhan Abu Qinan.


kultum aparatur ramadhan lintas priangan

Selama Ramadhan Program MBG Tetap Berjalan

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.
‎Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ciamis dipastikan tetap berjalan selama Ramadan 1447 Hijriah hingga masa libur dan cuti bersama Idul Fitri 2026, dengan penyesuaian mekanisme distribusi.

‎Penyesuaian tersebut mengacu pada ketentuan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait tata kelola distribusi program selama bulan puasa dan hari besar keagamaan.

‎Koordinator Wilayah BGN RI Kabupaten Ciamis, Eggy Armand, menegaskan bahwa perubahan skema hanya bersifat sementara dan tidak mengubah prinsip dasar program.

‎“Prinsipnya tetap sama, yaitu pemenuhan gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban, dan akuntabilitas,” katanya, Kamis (19/02/2026).

Dikatakannya, selama Ramadan, mayoritas penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa akan menerima MBG dalam bentuk paket makanan kemasan sehat.

‎Paket tersebut diproduksi langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan tetap mengacu pada standar keamanan pangan dan kecukupan gizi.

“Bagi kelompok yang tidak berpuasa, distribusi dilakukan secara reguler dengan menu siap santap sesuai jadwal biasa,” jelasnya.

‎Untuk pondok pesantren dan sekolah berasrama, jadwal distribusi disesuaikan dengan waktu berbuka puasa.

‎Meski demikian, proses pengolahan tetap dilakukan pada siang hari guna menjaga kualitas dan keamanan makanan.

‎Eggy memastikan layanan bagi Kelompok 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita usia 6-19 bulan, tetap menjadi prioritas dan tidak mengalami penghentian selama Ramadan maupun masa libur.

‎“Kelompok 3B tetap mendapatkan layanan sesuai jadwal. Ini bentuk komitmen kami menjaga pemenuhan gizi ibu dan anak,” tegasnya.

BACA JUGA: Pemkab Ciamis Terbitkan Surat Edaran Himbauan Amaliyah

‎Distribusi terakhir sebelum libur Idul Fitri dijadwalkan pada 17 Maret 2026, dengan pemberian paket tambahan (bundling) untuk alokasi beberapa hari.

‎Sementara pada 18-22 Maret 2026, distribusi dihentikan sementara mengikuti masa libur dan cuti bersama, sebelum kembali berjalan sesuai jadwal.

Menurutnya, selama periode tanpa distribusi, SPPG tetap melakukan kegiatan internal seperti pembersihan fasilitas, peningkatan kapasitas personel, serta edukasi gizi dan keamanan pangan.

‎Koordinasi dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan terus diperkuat agar implementasi MBG di Ciamis berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

“Bulan ramadan ini justru menjadi momentum memperkuat kualitas layanan dan memastikan standar gizi tetap terjaga bagi seluruh penerima manfaat di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (FSL)

Bawa Pasukan, Gatot Nurmantyo Geruduk Polri? [Cek Fakta]

0
Gatot Nurmantyo Geruduk Polri

lintaspriangan.com, CEK FAKTA. Berita yang beredar mengenai Gatot Nurmantyo geruduk Polri ramai beredar di media sosial. Dalam unggahan di media sosial pada pertengahan Februari 2026 disebutkan bahwa mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, membawa pasukan untuk menggeruduk institusi Polri dan menuntut Kapolri Listyo Sigit Prabowo lengser dari jabatannya.

Narasi yang beredar menyebut Gatot mengamuk dan melontarkan pernyataan keras terhadap Kapolri. Unggahan itu disertai kolase foto yang memperlihatkan Gatot dengan ekspresi tegas, Kapolri dengan wajah serius, serta Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, muncul pula klaim bahwa pengamat Reza Indragiri mendesak Presiden untuk mencopot Kapolri. Teks pada gambar dibuat mencolok dan provokatif sehingga menimbulkan kesan adanya tekanan besar terhadap jabatan Kapolri.

Unggahan tersebut mendapatkan ratusan reaksi dan puluhan komentar. Sebagian warganet mempertanyakan kebenarannya, sementara lainnya langsung menyimpulkan bahwa benar terjadi pengerahan pasukan. Lantas, benarkah klaim Gatot Nurmantyo geruduk Polri tersebut?

Halaman selanjutnya: Penelusuran Fakta dan Kesimpulan