lintaspriangan.com,SPORT. Laga Aston Villa vs Leeds pada pekan ke-27 Liga Primer Inggris, Sabtu (21/2/2026) pukul 22.00 WIB, bukan sekadar pertemuan tim papan atas melawan penghuni papan tengah. Di balik selisih posisi klasemen—Villa di peringkat 3 dan Leeds di posisi 15—tersimpan duel yang sarat tekanan, momentum, dan persoalan taktik yang bisa mengubah arah pertandingan.
Villa datang dengan status favorit. Bermain di Villa Park yang berkapasitas 42.789 penonton, mereka tentu ingin menjaga asa di jalur Liga Champions. Namun, performa terbaru pasukan tuan rumah belum sepenuhnya stabil. Dari lima laga terakhir, mereka meraih dua kemenangan, sekali imbang, dan dua kekalahan. Hasil tersebut menunjukkan inkonsistensi, terutama saat menghadapi tekanan tinggi dan transisi cepat lawan.
Sebaliknya, Leeds justru datang dengan grafik psikologis yang lebih rapi. Dalam lima laga terakhir, mereka mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kekalahan—itu pun saat menghadapi Arsenal. Artinya, secara mental, tim tamu tidak dalam kondisi tertekan. Mereka tampil lebih bebas dan cenderung agresif dalam menyerang.
Secara head to head, pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir kerap berlangsung ketat. Skor tipis seperti 2-1, 1-0, bahkan 3-2 menjadi pola yang sering muncul. Leeds bukan lawan yang mudah dibungkam, terutama ketika mampu mencetak gol lebih dulu.
Tekanan terbesar justru ada di pundak Villa. Posisi mereka di papan atas membuat setiap kehilangan poin terasa mahal. Di sinilah laga Aston Villa vs Leeds menjadi ujian mental: apakah tuan rumah mampu bermain efektif tanpa terbebani ekspektasi, atau justru terpeleset oleh tim yang datang tanpa beban?
Bersambung ke Halaman 2: Analisis dan Prediksi Skor
lintaspriangan.com,SPORT. Pertandingan antara Persib Bandung dan Persita pada pekan ke-22 Super League Indonesia menjadi laga krusial dalam perebutan papan atas klasemen. Digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/02/2026) pukul 20.30 WIB, duel ini berpotensi mengubah peta persaingan juara.
Persib saat ini memimpin klasemen dengan 47 poin dari 20 pertandingan. Sementara Persita berada di posisi enam dengan 35 poin dari 21 laga. Secara matematis, selisih 12 poin masih bisa dikejar. Secara psikologis, ini lebih dari sekadar angka.
Persib Bandung di Puncak: Konsistensi Jadi Fondasi Juara
Persib Bandung tampil sebagai tim paling stabil musim ini. Dari 20 laga, Maung Bandung mencetak 31 gol dan hanya kebobolan 11 kali — rasio pertahanan terbaik di kompetisi. Rata-rata kebobolan 0,55 gol per laga menunjukkan organisasi lini belakang yang solid dan disiplin.
Empat kemenangan dari lima laga terakhir memperlihatkan momentum positif. Persib tidak selalu menang besar, tetapi efisien. Skor tipis 1-0 atau 2-0 justru menjadi ciri khas tim yang matang secara taktik.
Keunggulan lain Persib adalah faktor kandang. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dengan kapasitas 38.000 penonton memberikan dorongan psikologis signifikan. Tekanan dari tribun kerap menjadi pembeda ketika laga memasuki menit-menit krusial.
Jika mampu mengamankan tiga poin, Persib akan memperlebar jarak dan semakin mengokohkan status sebagai kandidat kuat juara Super League musim ini.
lintaspriangan.com,SPORT.Prediksi Madura vs Arema menjadi sorotan utama pekan ke-22 Super League 2026. Laga Madura United vs Arema FC akan digelar Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 20.30 WIB di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Duel ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah gengsi Jawa Timur, pertarungan harga diri, sekaligus ujian konsistensi dua tim dengan situasi berbeda di klasemen.
Saat ini, Arema FC berada di peringkat 9 dengan 30 poin, sementara Madura United tertahan di posisi 14 dengan 19 poin. Selisih 11 angka itu cukup untuk menggambarkan jarak performa—setidaknya di atas kertas.
Namun dalam laga bertajuk derbi, logika sering kali dipaksa menepi.
Performa Terkini: Grafik Menanjak vs Grafik Menurun
Jika melihat lima pertandingan terakhir, tren kedua tim sangat kontras.
Arema FC mencatat empat kemenangan dalam lima laga terakhir. Mereka sukses mengalahkan Semen Padang 3-0, menundukkan Persija Jakarta 2-0, serta menang atas Persijap Jepara dan Persik Kediri. Hanya satu kekalahan yang mereka alami.
Sebaliknya, Madura United belum menunjukkan kestabilan. Dalam lima laga terakhir, mereka menelan tiga kekalahan, satu imbang, dan minim produktivitas gol.
Secara statistik musim ini:
Arema FC: 29 gol, 25 kebobolan
Madura United: 20 gol, 29 kebobolan
Artinya, dalam konteks prediksi skor Madura United vs Arema, Singo Edan terlihat lebih efisien di lini depan dan lebih rapi di lini belakang.
Head to Head Madura United vs Arema FC
Rekor pertemuan kedua tim menunjukkan duel yang relatif berimbang. Dalam beberapa musim terakhir, kedua tim saling mengalahkan. Ada skor imbang 2-2, kemenangan tipis 1-0, bahkan pesta gol 5-0 milik Arema di musim sebelumnya.
Namun menariknya, ketika Arema sedang dalam tren positif seperti sekarang, mereka cenderung tampil lebih agresif dan efektif sejak menit awal.
Faktor mental sedang berpihak pada tim tamu.
LANJUT KE HALAMAN 2 ➜ Analisis Taktik Madura United vs Arema FC
lintaspriangan.com,KULTUR. Langit Madinah terasa berat ketika pasukan kaum Muslimin kembali dari Perang Tabuk. Mereka yang berangkat telah menjalankan perintah Rasulullah ﷺ. Namun ada beberapa sahabat yang tertinggal tanpa uzur yang jelas.
Di antara mereka adalah Ka‘ab bin Malik r.a.
Ketika Rasulullah ﷺ kembali, satu per satu orang yang tidak ikut perang datang menyampaikan alasan. Banyak yang bersumpah, mencari pembenaran, bahkan mengarang cerita agar terhindar dari teguran.
Ka‘ab bin Malik r.a. sebenarnya mampu melakukan hal yang sama. Ia pandai berbicara. Ia bisa saja membuat alasan yang terdengar masuk akal.
Namun ia memilih jujur.
Ia berkata apa adanya: tidak ada uzur, tidak ada alasan yang membenarkan. Ia lalai.
Kejujuran itu terasa berat. Konsekuensinya tidak ringan. Ia dan dua sahabat lainnya dikucilkan selama lima puluh hari. Kota Madinah terasa sempit baginya. Bahkan istrinya diperintahkan menjauh sementara waktu.
Tetapi pada hari kelima puluh, turunlah kabar gembira dari langit: Allah menerima tobat mereka. Kejujuran yang pahit di awal berbuah keselamatan di akhir.
Kejujuran Membawa kepada Kebaikan
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ Innaṣ-ṣidqa yahdī ilal-birr, wa innal-birra yahdī ilal-jannah “Sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa kepada surga.” (HR. Bukhari No. 6094 – Shahih)
Dalam penjelasan para ulama, kejujuran (ṣidq) bukan hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam niat, sikap, dan tindakan. Kejujuran adalah kesesuaian antara realitas dan pernyataan, antara hati dan lisan.
Ramadhan melatih kita untuk hidup dalam kejujuran. Puasa tidak menerima kepalsuan. Tidak ada ruang untuk pura-pura. Jika kita membatalkan puasa secara sembunyi-sembunyi, kita mungkin bisa menipu manusia, tetapi tidak bisa menipu Allah.
Kejujuran adalah fondasi keselamatan—di dunia dan akhirat.
Kejujuran dalam Birokrasi: Menjaga Sistem Tetap Dipercaya
Dalam kehidupan bernegara, kejujuran adalah jantung sistem pemerintahan. Tanpa kejujuran, regulasi hanya menjadi formalitas. Laporan menjadi angka tanpa makna. Pelayanan menjadi prosedur tanpa nurani.
Kejujuran dalam birokrasi bukan hanya soal tidak korupsi. Ia juga tentang transparansi, akuntabilitas, dan keberanian mengakui kesalahan.
Kadang yang berat bukanlah melakukan kebenaran, tetapi mengakui kekeliruan.
Namun seperti Ka‘ab bin Malik r.a., pengakuan yang jujur mungkin terasa menyakitkan sesaat, tetapi menyelamatkan dalam jangka panjang. Sebaliknya, kebohongan yang terlihat aman hari ini bisa menghancurkan kepercayaan esok hari.
ASN yang jujur menjaga bukan hanya dirinya, tetapi juga kredibilitas institusi.
Transparansi dan Akuntabilitas sebagai Nilai Kebangsaan
Bangsa yang kuat dibangun di atas kepercayaan publik. Kepercayaan itu lahir dari transparansi dan akuntabilitas.
Ketika aparatur negara berbicara apa adanya, melaporkan sesuai fakta, dan berani bertanggung jawab atas keputusan, masyarakat merasa dihormati.
Sebaliknya, ketika kejujuran dikorbankan demi citra atau kepentingan sesaat, yang rusak bukan hanya individu, tetapi sistem dan kepercayaan rakyat.
Transparansi bukan kelemahan. Ia adalah tanda kedewasaan institusi. Akuntabilitas bukan beban. Ia adalah kehormatan dalam pengabdian.
Ramadhan mengajarkan bahwa kejujuran adalah ibadah sosial. Ia menjaga stabilitas, memperkuat legitimasi, dan menumbuhkan rasa percaya dalam kehidupan berbangsa.
Refleksi 03 Ramadhan
Ramadhan hari ketiga mengajak kita merenung:
Apakah kita berani jujur ketika itu merugikan citra diri? Apakah kita berani mengakui kesalahan sebelum orang lain mengetahuinya? Apakah laporan yang kita buat benar-benar mencerminkan kenyataan?
Kejujuran memang tidak selalu nyaman. Ia kadang membuat kita harus menanggung konsekuensi.
Namun sejarah Ka‘ab bin Malik r.a. mengajarkan: Kejujuran yang pahit akan menyelamatkan. Kebohongan yang manis akan menjerumuskan.
Ramadhan mengajarkan: kejujuran adalah keberanian moral. Dengannya, martabat pribadi terjaga dan kepercayaan bangsa tetap hidup.
Rubrik Kultum Aparatur Ramadhan atau Kultur merupakan rubrik asuhan Abu Qinan.
lintaspriangan.com,BERITA TASIKMALAYA. Kesempatan kerja ke Jepang Tasikmalaya kembali terbuka. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui DPMPTSPTK resmi mengumumkan pembukaan Program Pemagangan IM Japan Tahun 2026. Program ini merupakan kerja sama Pemerintah Indonesia dengan IM Japan yang bertujuan meningkatkan kompetensi, keterampilan teknis, serta etos kerja generasi muda melalui pengalaman magang langsung di Jepang.
Pendaftaran dibuka mulai 16 Februari 2026 hingga 10 Mei 2026. Menariknya, seleksi dilaksanakan di Gedung Pengembangan Kompetensi ASN BKPSDM, Desa Pakemitan, Kecamatan Ciawi. Artinya, calon peserta dari Tasikmalaya tidak perlu jauh-jauh ke kota besar untuk mengikuti tahapan seleksi awal.
Program ini menyasar putra-putri terbaik daerah yang memenuhi persyaratan serta siap mengikuti proses seleksi secara sehat, transparan, dan profesional. Pemerintah daerah juga menyediakan layanan konsultasi melalui WhatsApp serta grup pembahasan teknis untuk membantu calon peserta memahami alur pendaftaran.
Informasi resmi mengenai tahapan seleksi dan persyaratan dapat diakses melalui laman https://jepang.magangln.id/. Helpdesk Program IM Japan Kabupaten Tasikmalaya juga dibuka melalui WhatsApp 0813-1287-7080.
Bagi banyak anak muda, ini bukan sekadar magang, tetapi peluang membangun masa depan global. Namun, bagaimana prosesnya dan apa saja yang perlu dipersiapkan? Simak penjelasan berikutnya.
lintaspriangan.com,HIBURAN. Buat warga Tasikmalaya yang sudah pegang popcorn tapi belum pegang tiket, ini dia panduan lengkap jadwal film hari ini di XXI Tasikmalaya, Sabtu, 21 Februari 2026. Dua lokasi favorit—Transmart dan Asia Plaza—sama-sama menayangkan deretan film horor, drama, hingga aksi yang siap mengisi akhir pekan. Berikut rincian jam tayang, harga tiket, dan pilihan film yang bisa kamu sesuaikan dengan mood (dan isi dompet).
Jadwal Film di Transmart Tasikmalaya XXI Hari Ini
Berlokasi di lantai 4 Transmart Mall, kawasan Ir. H. Juanda, Bungursari, bioskop ini dikenal dengan harga tiket yang relatif lebih ramah di kantong. Untuk Sabtu ini, harga tiket reguler 2D berada di kisaran Rp35.000 per orang (harga dapat berubah sesuai kebijakan dan jam tayang).
Film TANEUH KALAKNAT mengisahkan petualangan mencekam enam anggota kanal YouTube horor bernama The Eyes: Dara (Adinda Thomas), Monty (Nagra Kautsar), Nana (Annette Edoarda), Obi (Rizky Mochil), Fikri (Aga Dirgantara), dan Erik (Halilintar Syumanjaya). Mereka dikenal gemar memburu lokasi-lokasi angker demi konten sensasional. Tantangan baru datang ketika mereka mendapat informasi tentang Tanah Kalaknat, sebuah wilayah yang diyakini sebagai tempat terkutuk dan dihuni oleh Opa (Egi Fedli) beserta keluarganya. Konon, siapa pun yang menginjakkan kaki di sana tak akan pernah kembali dalam keadaan hidup. Alih-alih mundur, rasa penasaran justru mendorong mereka untuk membuktikan mitos tersebut.
Setibanya di lokasi, teror mulai menampakkan diri. Keanehan demi keanehan terjadi, dari gangguan tak kasatmata hingga rentetan kesialan yang menimpa satu per satu anggota The Eyes. Situasi berubah dari sekadar pembuatan konten menjadi perjuangan bertahan hidup. Film ini diproduseri oleh Fransen Susanto, Risa Risfiandi, dan Qori Lestari, disutradarai oleh Gierendy, serta ditulis oleh Dilla Bondan dan Stanley Muelen. Deretan pemain lain seperti Jerry Likumahwa turut memperkuat atmosfer horor yang dibawa dalam produksi garapan Anugerah Pictures dan Corise Cinema ini.
Halaman selanjutnya: Jadwal Film di XXI Asia Plaza Tasikmalaya Sabtu Ini
lintaspriangan.com,SPORT. Klasemen BRI Super League 2025/2026 berubah panas pada Jumat (20/2/2026) malam. Kemenangan 2–1 Persija Jakarta atas PSM Makassar membuat peta persaingan di papan atas semakin ketat. Tambahan tiga poin itu membawa Persija mengoleksi 47 poin—jumlah yang kini sama persis dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Di atas kertas, angka keduanya identik. Namun dalam dinamika kompetisi, kesamaan poin justru sering menjadi titik awal ketegangan.
Persib memang masih tercatat di posisi pertama. Tetapi setelah hasil laga tersebut, jarak aman yang sebelumnya terasa nyaman kini menghilang. Tidak ada lagi selisih angka yang bisa menjadi bantalan psikologis. Persaingan resmi masuk fase saling menempel.
Bagi publik sepak bola nasional—terutama pendukung di Jawa Barat—situasi ini tentu menjadi perhatian. Persib tetap di puncak, tetapi bayang-bayang Persija kini tepat di belakangnya. Bahkan bukan lagi membayangi, melainkan berdiri sejajar dalam hitungan poin.
Klasemen bukan sekadar angka. Ia adalah refleksi konsistensi, produktivitas, sekaligus stabilitas tim sepanjang musim. Ketika dua tim besar berdiri di angka yang sama, maka setiap detail kecil menjadi pembeda: jumlah laga, selisih gol, hingga momentum pertandingan.
Dan di titik inilah cerita musim ini menjadi semakin menarik.
Selisih Laga, Selisih Gol, dan Hitung-hitungan Puncak
Berdasarkan tabel klasemen terbaru, Persib mengoleksi 47 poin dari 20 pertandingan, dengan catatan 15 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 3 kekalahan. Maung Bandung mencetak 31 gol dan baru kebobolan 11, menghasilkan selisih gol +20—angka yang menunjukkan pertahanan solid sepanjang musim.
Sementara itu, Persija mengumpulkan poin yang sama dari 22 pertandingan. Catatan mereka 15 menang, 2 imbang, dan 5 kalah. Produktivitas golnya bahkan lebih tinggi: 39 gol dengan 17 kebobolan, selisih gol +22.
Di sinilah letak dinamika klasemen. Secara selisih gol, Persija unggul dua angka. Namun Persib tetap berada di posisi pertama karena memainkan dua laga lebih sedikit. Artinya, masih ada peluang tambahan bagi Persib untuk menjaga jarak jika mampu memaksimalkan sisa pertandingan tersebut.
Situasi ini membuat perhitungan menjadi semakin kompleks. Jika Persib memenangi dua laga sisa itu, jarak akan kembali melebar. Namun jika terpeleset, posisi puncak bisa langsung bergeser.
Di bawah keduanya, Borneo terus mengintai dengan 46 poin dari 20 laga—hanya terpaut satu angka saja. Persaingan papan atas kini bukan lagi duel dua tim, melainkan perlombaan tiga arah yang bisa berubah dalam hitungan pekan.
Ketika selisih hanya satu poin, bahkan satu hasil imbang pun bisa terasa mahal.
Bersambung ke Halaman 2: Tekanan Mental dan Momentum Penentu
lintaspriangan.com,CEK FAKTA. Narasi soal Purbaya laporkan Puan terkait korupsi ratusan triliun beredar di media sosial. Unggahan tersebut menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan Ketua DPR Puan Maharani atas dugaan korupsi dana sumber daya alam (SDA) yang nilainya disebut mencapai ratusan triliun rupiah.
Dalam unggahan itu tertulis kalimat provokatif: “Menkeu Purbaya L4porkan Ketua DPR. Uang Sumber Daya Alam Dik0rup Ratusan Triliun ke DPR.”
Narasi tersebut memberi kesan bahwa telah terjadi pelaporan resmi dari Menteri Keuangan terhadap pimpinan DPR terkait dugaan aliran dana SDA. Unggahan ini kemudian memicu beragam respons warganet, mulai dari kemarahan hingga tuntutan klarifikasi.
Isu yang diangkat tergolong sensitif karena menyangkut pejabat tinggi negara dan dugaan korupsi dalam jumlah fantastis. Lalu, benarkah Purbaya melaporkan Puan terkait dugaan korupsi dana SDA ratusan triliun tersebut?
lintaspriangan.com,BERITA TASIKMALAYA. Langit Bungursari pagi itu belum sepenuhnya terik ketika ratusan santri mulai memenuhi halaman Ponpes Mabdaul Ulum Leuwikidang, Kamis (19/2/2026). Di sudut Kota Tasikmalaya itu, suasana terasa berbeda, lebih tertata, lebih hening, namun sarat semangat.
Sebanyak 250 santri dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA sederajat resmi memulai Diklat Ramadhan 1447 Hijriah. Mereka dibagi ke dalam empat kelompok, bukan sekadar untuk efisiensi teknis, tetapi sebagai bagian dari sistem pembinaan yang terstruktur.
Di hadapan para santri, pimpinan pesantren, H. Aslim, menegaskan bahwa Ramadhan adalah ruang pendidikan karakter yang tidak tergantikan oleh ruang kelas mana pun.
Menurut beliau, diklat ini bukan hanya tentang menambah hafalan atau memperbanyak materi, melainkan membentuk kebiasaan baik yang konsisten. Disiplin waktu, adab terhadap guru, tanggung jawab terhadap tugas, serta pengendalian diri menjadi inti pembinaan selama 25 hari ke depan.
Bukan Sekadar Agenda Tahunan
H. Aslim memandang Ramadhan sebagai “bulan latihan total”—latihan spiritual sekaligus latihan karakter. Ia menekankan bahwa pembinaan selama hampir satu bulan ini dirancang untuk menanamkan nilai yang menetap, bukan hanya euforia musiman.
Dalam arahannya, ia menggambarkan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan akhlak. Ilmu tanpa akhlak, menurutnya, akan kehilangan arah. Sebaliknya, akhlak tanpa ilmu akan kehilangan pijakan. Karena itu, materi keislaman yang diberikan selama diklat disusun untuk berjalan seiring dengan pembiasaan sikap.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi. Bagi beliau, disiplin bukan sekadar datang tepat waktu, tetapi kemampuan menjaga komitmen dalam situasi apa pun—termasuk ketika tidak ada yang mengawasi.
Selama 25 hari ke depan, para santri akan digembleng dalam ritme kegiatan yang terjadwal. Pembinaan dilakukan secara bertahap, dengan pengawasan sesuai kelompok masing-masing.
Di tengah era serba cepat, ketika distraksi datang dari berbagai arah, pesantren memilih pendekatan klasik yang tetap relevan: pembiasaan, keteladanan, dan kedisiplinan.
Bagi H. Aslim, tujuan akhirnya sederhana namun mendasar—membentuk pribadi santri yang berakhlak mulia dan mampu menjaga nilai-nilai itu di luar lingkungan pesantren.
Sebab Ramadhan, di mata beliau, bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ia adalah laboratorium karakter. Dan 25 hari adalah waktu yang cukup untuk menanam benih kebiasaan baik—asal dijaga dan dirawat setelahnya.
Di Leuwikidang pagi itu, 250 anak memulai prosesnya. Mungkin mereka belum menyadari sepenuhnya, tetapi langkah kecil hari pertama itu bisa menjadi pijakan panjang dalam perjalanan hidup mereka. (AS)
lintaspriangan.com,SPORT. Laga Babak 20 Championship mempertemukan Adhyaksa FC melawan PSPS Riau di Stadion Sriwedari, Surakarta. Di atas kertas, ini bukan duel seimbang. Namun sepak bola jarang tunduk pada kertas—ia lebih sering tunduk pada momentum.
Adhyaksa saat ini duduk di peringkat dua dengan 36 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen. Produktivitas mereka mencolok: 47 gol dari 19 pertandingan. Rata-rata hampir 2,5 gol per laga. Angka itu bukan kebetulan, melainkan pola. Mereka bermain agresif, progresif, dan jarang puas dengan satu gol.
Namun ada catatan kecil: ketika menghadapi tekanan tinggi dan disiplin bertahan, ritme mereka bisa terputus. Hal itu terlihat saat ditahan imbang 1-1 oleh PSPS pada pertemuan sebelumnya.
Di sisi lain, PSPS berada di peringkat delapan dengan 22 poin. Selisih gol minus enam (30:36) menunjukkan problem utama: pertahanan yang belum konsisten. Mereka mampu mencetak gol, tetapi sering kehilangan kontrol saat transisi bertahan.
Pertandingan ini akan mempertemukan ambisi naik ke puncak melawan kebutuhan menjauh dari zona rawan. Tekanan jelas lebih besar di kubu Adhyaksa. Dan dalam laga seperti ini, tekanan bisa menjadi bahan bakar—atau justru beban.
Halaman selanjutnya: Duel Taktik dan Prediksi Skor yang Rasional