Beranda blog Halaman 14

KPU Ciamis Mutakhirkan Data Pemilih Berkelanjutan

0

lintaspriangan.com. BERITA ​CIAMIS. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis mulai melaksanakan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai komitmen KPU untuk menjaga kualitas, akurasi, dan integritas data pemilih meski di luar masa tahapan pemilu atau pilkada.

​Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Ciamis, Tohirin, S.Pd mengatakan, program rutin ini bertujuan memastikan daftar pemilih tetap komprehensif, akurat, mutakhir, dan inklusif.

​“PDPB triwulan pertama tahun 2026 ini adalah upaya kami menghasilkan basis data pemilih yang valid. Meski saat ini sedang tidak dalam tahapan penyelenggaraan pemilu, pemutakhiran tetap berjalan secara dinamis,” katanya, Rabu (11/03/2026).

​Sinergi Antar-Lembaga dan Pengolahan Data
​Secara teknis, KPU Ciamis melakukan pengumpulan dan sinkronisasi data melalui koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait diantaranya, ​Disdukcapil Ciamis untuk data kependudukan umum. ​TNI dan Polri terkait status kependudukan anggota. ​

Selain itu, Kementerian Sosial untuk akurasi data pemilih penyandang disabilitas. ​Kemenag dan KCD Pendidikan Wilayah 13 untuk menjaring data pemilih pemula dari kalangan pelajar madrasah dan SMA sederajat.

​Tohirin menambahkan, seluruh data yang masuk diolah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Melalui sistem ini, operator melakukan pembersihan data ganda, penyaringan data tidak valid, serta pembaruan elemen data kependudukan secara sistematis.

​Target Pleno dan Imbauan Masyarakat

Menurut Tohirin, proses pemutakhiran ini dijadwalkan akan ditetapkan dalam rapat pleno pada awal bulan depan.

BACA JUGA: DPMPTSP Ciamis Pertajam Strategi Investasi Lewat FGD

“Proses ini berjalan dinamis hingga nantinya kami pleno-kan sekitar tanggal 1 atau 2 April 2026,” jelasnya.

​Tohirin menjelaskan, akurasi data pemilih sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Ia mengimbau warga Ciamis untuk melaporkan perubahan status kependudukan melalui helpdesk resmi.

​“Kami memohon masyarakat segera melapor jika ada anggota keluarga yang baru masuk usia pemilih, pindah domisili, meninggal dunia, atau ada perubahan elemen data lainnya. Laporan bisa disampaikan langsung ke Kantor KPU Ciamis atau melalui kanal layanan digital yang tersedia,” pungkasnya. (FSL)

DPMPTSP Ciamis Pertajam Strategi Investasi Lewat FGD

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ciamis menggelar Forum Perangkat Daerah dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) pada Selasa (10/3/2026).

‎Forum ini menjadi langkah strategis untuk merumuskan program kerja sekaligus menyerap aspirasi pemangku kepentingan demi mendongkrak iklim investasi daerah.

‎Kepala DPMPTSP Ciamis, Eka Permana Oktavia, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai wadah penyelarasan program kerja dengan arah pembangunan daerah serta kebutuhan nyata pelaku usaha.

‎”Kami menghimpun saran dan gagasan dari berbagai pihak agar program ke depan lebih tepat sasaran. Fokus utama kami adalah menciptakan strategi yang mampu mendukung peningkatan investasi secara signifikan di Kabupaten Ciamis,” katanya.

BACA JUGA: IJTI Galuh Raya Santuni Jompo dan Anak Yatim

‎Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula capaian positif sepanjang tahun 2025, di mana realisasi investasi Ciamis menyentuh angka Rp370,5 miliar mengalami tren kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

‎Keberhasilan ini didorong oleh penguatan layanan digital melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan percepatan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM maupun korporasi.

‎Menatap masa depan, DPMPTSP juga memaparkan rancangan program tahun 2027 yang akan fokus pada tiga pilar yaitu, ‎Promosi Investasi yang lebih agresif. ‎Optimalisasi Pelayanan Terpadu satu pintu. ‎Integrasi Data dan informasi perizinan berbasis teknologi.

‎”Kami berharap rekomendasi konstruktif dari forum ini dapat mengoptimalkan peran DPMPTSP dalam memacu pertumbuhan ekonomi, sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Ciamis,” tutupnya. ‎(FSL)

Ratusan Juta: Paket Swakelola Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Janggal!

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Di dalam sistem pengadaan pemerintah, istilah swakelola bukan sekadar pilihan teknis administrasi. Ia adalah metode pengadaan yang memiliki batasan sangat jelas dalam regulasi. Namun, ketika berbagai belanja komersial justru dicatat sebagai swakelola, publik patut bertanya: apakah metode ini digunakan secara tepat?

Sejumlah data dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) menunjukkan adanya paket-paket belanja di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya yang menggunakan metode swakelola untuk berbagai jenis barang dan jasa yang sebenarnya tersedia luas di pasar. Total nilai paket tersebut bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

Pertanyaannya sederhana: apakah penggunaan swakelola dalam paket-paket tersebut masih sesuai dengan regulasi pengadaan pemerintah?

Memahami Swakelola Menurut Regulasi

Pengadaan barang dan jasa pemerintah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 yang kemudian diperbarui melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2021.

Pedoman teknisnya kemudian diperjelas dalam Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pedoman Swakelola.

Dalam pedoman tersebut dijelaskan bahwa:

Pengadaan barang/jasa melalui swakelola adalah cara memperoleh barang/jasa yang dikerjakan sendiri oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, instansi pemerintah lain, organisasi kemasyarakatan, atau kelompok masyarakat.

Artinya, metode ini digunakan ketika pekerjaan direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi sendiri oleh instansi pemerintah, bukan melalui perusahaan penyedia.

Halaman selanjutnya: Tujuan Swakelola dalam Regulasi


Kultum Aparatur 21: “Perubahan Dimulai dari Diri”

lintaspriangan.com, KULTUR. Perubahan besar dalam sejarah Islam tidak terjadi secara tiba-tiba. Ketika Rasulullah ﷺ tiba di Madinah setelah hijrah dari Makkah, masyarakat yang ada di sana terdiri dari berbagai suku, latar belakang, dan kepentingan. Ada kaum Muhajirin yang baru datang dari Makkah, kaum Anshar yang telah lama tinggal di Madinah, serta komunitas lain yang hidup berdampingan.

Masyarakat Madinah bukan masyarakat yang langsung sempurna. Mereka memiliki kebiasaan, tradisi, dan pola hidup yang beragam. Namun secara perlahan, Rasulullah ﷺ membangun perubahan besar di tengah masyarakat tersebut.

Menariknya, perubahan itu tidak dimulai dengan perintah yang keras atau aturan yang kaku. Rasulullah ﷺ memulainya dengan keteladanan.

Beliau menunjukkan sikap jujur dalam setiap transaksi, berlaku adil dalam setiap keputusan, dan memperlakukan semua orang dengan penuh penghormatan. Ketika masyarakat melihat teladan itu secara nyata, perubahan sosial terjadi dengan sendirinya.

Madinah kemudian tumbuh menjadi masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan saling menghormati.

Perubahan budaya dimulai dari keteladanan pemimpin.

kultum aparatur ramadhan lintas priangan

Konsistensi antara Ucapan dan Perbuatan

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ
كَبُرَ مَقْتًا عِندَ اللَّهِ أَن تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Yā ayyuhalladzīna āmanū lima taqūlūna mā lā taf‘alūn. Kabura maqtan ‘indallāhi an taqūlū mā lā taf‘alūn.

“Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan.”
(QS. Ash-Shaff: 2–3)

Ayat ini mengingatkan bahwa integritas lahir dari kesesuaian antara ucapan dan tindakan. Dalam Islam, keteladanan memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada sekadar nasihat.

Manusia cenderung belajar dari apa yang mereka lihat, bukan hanya dari apa yang mereka dengar.

Ramadhan menjadi momentum untuk memperbaiki diri terlebih dahulu sebelum mengajak orang lain berubah.


Keteladanan di Lingkungan Aparatur

Dalam kehidupan aparatur negara, perubahan budaya kerja tidak hanya bergantung pada regulasi atau instruksi formal. Aturan dapat dibuat dengan mudah, tetapi budaya hanya bisa terbentuk melalui keteladanan.

Ketika seorang aparatur menunjukkan disiplin dalam bekerja, integritas dalam keputusan, serta kejujuran dalam pelayanan, nilai-nilai itu akan menular kepada lingkungan sekitarnya.

Keteladanan memiliki daya pengaruh yang kuat.

Seorang pemimpin yang datang tepat waktu akan mendorong timnya untuk menghargai waktu. Seorang aparatur yang melayani masyarakat dengan ramah akan menciptakan budaya pelayanan yang lebih manusiawi.

Perubahan organisasi sering kali dimulai dari satu orang yang berani memberi contoh.


Kepemimpinan Moral bagi Bangsa

Nilai kebangsaan dari keteladanan adalah kepemimpinan moral.

Bangsa yang kuat tidak hanya dibangun oleh sistem yang baik, tetapi juga oleh pemimpin yang memiliki integritas. Kepemimpinan moral berarti memimpin dengan nilai, bukan sekadar kekuasaan.

Ketika aparatur negara menunjukkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, kepercayaan publik akan tumbuh. Masyarakat melihat bahwa negara tidak hanya berbicara tentang nilai, tetapi juga mempraktikkannya.

Dalam jangka panjang, keteladanan akan membentuk budaya kerja yang sehat dan berintegritas.


Refleksi 21 Ramadhan

Ramadhan hari kedua puluh satu mengajak kita merenung:

Apakah kita sudah menjadi contoh yang baik bagi lingkungan kerja kita?
Apakah kata-kata kita sejalan dengan tindakan kita?
Apakah perubahan yang kita harapkan dari orang lain sudah dimulai dari diri sendiri?

Karena pada akhirnya, perubahan besar dalam masyarakat selalu dimulai dari perubahan kecil dalam diri manusia.

Ramadhan mengajarkan: keteladanan adalah kekuatan perubahan. Dari diri yang baik, lahir budaya kerja yang baik dan bangsa yang bermartabat.


Rubrik Kultum Aparatur Ramadhan atau Kultur merupakan rubrik asuhan Abu Qinan.


kultum aparatur ramadhan lintas priangan

Baraya Lintas Kota Ciamis Santuni Puluhan Anak Yatim

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Komunitas Baraya Lintas Kota (BLK) Kabupaten Ciamis menyalurkan santunan kepada 80 anak yatim, dhuafa, dan jompo sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan bertajuk “Indahnya Berbagi Dalam Kebersamaan” tersebut digelar di Food Court Taman Lokasana, Kelurahan Ciamis, Selasa (10/03/2026).

Ketua Panitia kegiatan, Ade Deny, mengatakan santunan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan oleh Komunitas Baraya Lintas Kota.

“Pemberian santunan ini merupakan salah satu kegiatan rutin kami setiap Ramadan. Tahun ini ada 80 anak yatim, dhuafa, dan jompo yang menerima santunan,” katanya.

Ia menjelaskan, para penerima santunan berasal dari wilayah Kelurahan Ciamis serta sebagian dari Desa Pawindan. Bagi penerima yang tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut, pihak panitia akan menyalurkan bantuan langsung ke rumah masing-masing.

“Alhamdulillah kegiatan santunan berjalan aman dan lancar. Untuk penerima yang tidak bisa hadir, santunan akan kami antarkan langsung ke rumahnya,” jelasnya.

Ade Deny juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Baraya Lintas Kota serta para donatur yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh anggota dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Semoga kebaikan bapak dan ibu mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkapnya.

Menurutnya, selama enam tahun terakhir Komunitas Baraya Lintas Kota telah menyalurkan santunan kepada sekitar 10 ribu penerima manfaat, yang terdiri dari anak yatim, dhuafa, dan jompo.

BACA JUGA: IJTI Galuh Raya Santuni Jompo dan Anak Yatim di Ciamis

Ia menegaskan, BLK akan terus berkomitmen menjalankan berbagai kegiatan sosial dan bakti kemasyarakatan. Ade Deny berharap adanya kegiatan tersebut dapat membangun jiwa kepedulian dan solidaritas masyarakat, dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan kepedulian.

Selain itu, adanya santunan ini bisa mendorong mereka dapat merasakan perhatian dari masyarakat, sehingga tumbuh menjadi individu yang tangguh, berbudi pekerti baik, dan memiliki semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya kelak.

“Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan meringankan beban mereka. Kami juga berharap anak-anak yatim ini kelak menjadi generasi yang saleh dan salehah serta berguna bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” pungkasnya. (FSL).

IJTI Galuh Raya Santuni Jompo dan Anak Yatim di Ciamis

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan sosial IJTI Berbagi di pertengahan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menyasar para lanjut usia (jompo) serta anak yatim piatu di Kabupaten Ciamis.

Penyaluran bantuan di wilayah Ciamis dilaksanakan pada Selasa (10/3/2026), dengan menyasar para jompo dan anak yatim piatu yang berada di sekitar sekretariat IJTI Galuh Raya, Lingkungan Panoongan, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis.

Ketua IJTI Galuh Raya, Yosep Trisna mengatakan, kegiatan IJTI Berbagi merupakan wujud nyata kepedulian jurnalis kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.

“Program IJTI Berbagi ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan setiap Ramadan. Tujuannya untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama para jompo dan anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian,” ujarnya.

Menurut Yosep, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara insan pers dengan masyarakat.

“Kami berharap kehadiran jurnalis tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Dilanjutkan ke Pangandaran

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Agus Berrie, menjelaskan bahwa setelah pelaksanaan di Ciamis, program IJTI Berbagi akan dilanjutkan ke wilayah Kabupaten Pangandaran.

BACA JUGA: Bupati Ciamis Ajak Masyarakat Jadikan Alquran Pedoman Hidup

Penyaluran bantuan di daerah tersebut direncanakan berlangsung pada Kamis (11/3/2026) dengan sasaran para jompo dan anak yatim piatu di sejumlah wilayah.

Menurutnya, kegiatan sosial ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak yang turut berpartisipasi dalam program kemanusiaan tersebut.

“Tahun ini kegiatan IJTI Berbagi mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Alfamart dan Kapolres Ciamis,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat penerima manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan Ramadan.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi para penerima dan menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.

Melalui program ini, IJTI Galuh Raya terus berupaya menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan jurnalis sekaligus memperkuat peran media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang hadir membantu sesama. (FSL).

Layanan Gratis dari Polres Tasikmalaya Kota Ini Bikin Lebaran Lebih Nyaman!

lintaspriangan.comBERITA TASIKMALAYA. Menjelang arus mudik Lebaran, banyak warga yang mulai mempersiapkan perjalanan pulang kampung. Namun, di balik kegembiraan mudik, ada satu kekhawatiran yang kerap muncul: keamanan rumah dan kendaraan yang ditinggalkan. Menjawab kekhawatiran tersebut, Polres Tasikmalaya Kota menghadirkan solusi praktis bagi masyarakat melalui layanan penitipan kendaraan bermotor secara gratis.

Program ini disiapkan khusus untuk membantu warga yang akan mudik Lebaran agar dapat meninggalkan rumah dengan lebih tenang. Melalui layanan ini, masyarakat dapat menitipkan sepeda motor atau kendaraan mereka di kantor Polres Tasikmalaya Kota maupun di polsek jajaran selama masa libur Lebaran.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hendak meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.

Menurutnya, saat musim mudik Lebaran, banyak rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya. Situasi tersebut kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor. Oleh karena itu, Polres Tasikmalaya Kota menghadirkan layanan penitipan kendaraan gratis sebagai langkah pencegahan sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui layanan ini, masyarakat yang akan mudik tidak perlu khawatir lagi meninggalkan kendaraannya di rumah. Kendaraan bisa dititipkan di Polres maupun Polsek dan akan diawasi oleh pihak kepolisian,” demikian informasi yang disampaikan dalam layanan tersebut.

Selain memberikan rasa aman bagi masyarakat, program ini juga diharapkan dapat menekan potensi tindak kriminalitas selama periode mudik Lebaran. Kendaraan yang dititipkan akan ditempatkan di area yang aman dan berada dalam pengawasan aparat kepolisian.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, Polres Tasikmalaya Kota juga telah menetapkan beberapa persyaratan yang cukup sederhana. Warga hanya perlu membawa fotokopi KTP pemilik kendaraan serta fotokopi STNK atau BPKB kendaraan yang akan dititipkan.

Proses penitipan juga relatif mudah. Masyarakat dapat langsung mendatangi kantor Polres Tasikmalaya Kota atau polsek terdekat dengan membawa dokumen persyaratan tersebut. Petugas kepolisian nantinya akan membantu proses administrasi sekaligus memastikan kendaraan tercatat dengan baik selama masa penitipan.

Kehadiran layanan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan publik dari Polres Tasikmalaya Kota kepada masyarakat, terutama dalam momentum penting seperti Lebaran. Selain menjaga keamanan wilayah, kepolisian juga berupaya memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan warga selama musim mudik.

Dengan adanya layanan penitipan kendaraan gratis ini, masyarakat Tasikmalaya diharapkan bisa menjalani perjalanan mudik dengan lebih nyaman dan tanpa rasa khawatir. Kendaraan tetap aman, rumah dapat ditinggalkan dengan tenang, dan momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman bisa dinikmati sepenuhnya.

Bagi warga yang berencana mudik dalam waktu dekat, layanan dari Polres Tasikmalaya Kota ini bisa menjadi pilihan tepat agar perjalanan Lebaran terasa lebih aman, nyaman, dan penuh ketenangan. (AS)

H. Nanang Nurjamil: Sepanjang Sejarah Kota Tasikmalaya, Ini yang Terburuk!

lintaspriangan.comBERITA TASIKMALAYA. Aksi demonstrasi pedagang Pasar Cikurubuk di depan Toko Sen Sen pada Senin (9/3/2026) tidak hanya menyoroti persoalan izin usaha dan bangunan toko tersebut. Dalam momen aksi itu, muncul pula kritik keras terhadap kualitas komunikasi pemerintah di Kota Tasikmalaya.

Pernyataan tajam tersebut disampaikan oleh tokoh masyarakat H. Nanang Nurjamil di hadapan ratusan peserta aksi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pasar Cikurubuk.

Sekitar 300 pedagang dan elemen masyarakat hadir dalam aksi tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan pelanggaran usaha oleh Toko Sen Sen. Demonstrasi dipimpin oleh Cep Hilmi, mantan Ketua HMI Tasikmalaya yang bertindak sebagai koordinator lapangan.

Sejak pagi, massa berkumpul di depan toko yang berada di kawasan Pasar Cikurubuk itu untuk meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan sekaligus mengambil tindakan tegas terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi.

Di tengah jalannya aksi, massa sempat meminta agar sejumlah pejabat pemerintah daerah hadir langsung di lokasi untuk mendengar aspirasi pedagang. Permintaan itu disampaikan melalui pengeras suara oleh koordinator aksi.

Para peserta demonstrasi juga berharap Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dapat hadir secara langsung.

Ketika sejumlah pejabat dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akhirnya datang ke lokasi aksi, sebagian peserta demonstrasi langsung meneriakkan pertanyaan yang sama.

“Wali kota mana? Wali kota mana?” teriak beberapa peserta aksi dari tengah kerumunan massa.

Saat itu, mikrofon sedang berada di tangan H. Nanang Nurjamil yang turut hadir dalam aksi tersebut.

Menanggapi teriakan massa yang berharap kehadiran wali kota, Nanang menyampaikan bahwa harapan tersebut kemungkinan sulit terwujud.

Menurutnya, polemik yang terjadi dalam kasus Toko Sen Sen di Kota Tasikmalaya justru menunjukkan adanya persoalan yang lebih besar, yakni pada kualitas komunikasi publik pemerintah daerah.

“Sepanjang sejarah Kota Tasikmalaya berdiri, ini yang terburuk,” kata H. Nanang Nurjamil di hadapan peserta aksi.

Pernyataan tersebut langsung disambut riuh oleh massa yang hadir dalam demonstrasi pedagang Pasar Cikurubuk.

H. Nanang menjelaskan bahwa yang ia maksud sebagai “yang terburuk” bukan sekadar polemik satu usaha di Kota Tasikmalaya, melainkan kualitas komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi publik yang baik seharusnya menjadi jembatan penyelesaian berbagai persoalan warga.

Namun dalam kasus Toko Sen Sen di Kota Tasikmalaya, ia menilai komunikasi tersebut tidak berjalan dengan baik sehingga memicu kekecewaan di kalangan pedagang.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Diki Samani dari Albadar Institute, yang turut hadir dalam aksi tersebut.

Menurut Diki, munculnya demonstrasi pedagang Pasar Cikurubuk tidak bisa dilepaskan dari buruknya komunikasi publik pemerintah daerah.

“Terjadinya aksi ini juga tak terlepas dari buruknya komunikasi publik Pemkot Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan,” kata Diki.

Ia mengungkapkan bahwa sebelum aksi, para pedagang sebenarnya telah menempuh jalur komunikasi formal dengan pemerintah daerah.

“Tadi saya dengar dalam orasi Pak Kyai Miftah, para pedagang sudah berkirim surat sebelumnya. Mereka meminta audiensi sekaligus menyampaikan alternatif solusi. Tapi lagi-lagi wali kota memilih bungkam,” ujarnya.

Menurut Diki, jika komunikasi tersebut dibuka sejak awal, polemik yang berkembang di Kota Tasikmalaya kemungkinan bisa diselesaikan tanpa harus melalui aksi demonstrasi.

Dalam aksi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat hadir mendampingi pedagang, di antaranya KH Miftah Fauzi, H. Sigit Wahyu Nandika, serta H. Nanang Nurjamil.

Mereka menyampaikan berbagai pandangan terkait pentingnya penegakan aturan usaha agar tercipta persaingan yang adil bagi pedagang kecil di pasar tradisional Kota Tasikmalaya.

Aksi tersebut akhirnya direspons oleh pemerintah daerah.

Sekitar pukul 11.15 WIB, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tasikmalaya datang menemui massa aksi. Rombongan tersebut dipimpin oleh Asisten Daerah Kota Tasikmalaya Hanafi, didampingi Kepala Dinas PUPR Hendra Budiman serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Sofyan Zaenal Muttaqien.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menyampaikan hasil pemeriksaan terkait izin usaha dan bangunan Toko Sen Sen.

Pemerintah Kota Tasikmalaya kemudian memastikan bahwa toko tersebut dikenai sanksi administratif berupa penutupan sementara usaha sampai seluruh ketentuan perizinan dan bangunan dipenuhi sesuai aturan.

Meski aksi pedagang Pasar Cikurubuk akhirnya berakhir dengan tertib, kritik terhadap kualitas komunikasi publik pemerintah di Kota Tasikmalaya menjadi salah satu sorotan penting dalam demonstrasi tersebut.

Bagi sebagian peserta aksi, polemik Toko Sen Sen di Kota Tasikmalaya tidak hanya menjadi persoalan satu usaha, tetapi juga menjadi refleksi tentang pentingnya komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat. (AS)

Prediksi Newcastle vs Barcelona: Bakal Banjir Gol?

lintaspriangan.com, SPORT.  Duel Newcastle United vs Barcelona di Liga Champions diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pekan ini. Laga yang digelar di St James’ Park itu mempertemukan dua tim dengan karakter permainan yang sangat berbeda.

Newcastle dikenal dengan sepak bola berintensitas tinggi—tempo cepat, duel fisik keras, serta tekanan agresif sejak awal. Sebaliknya Barcelona datang dengan filosofi kontrol permainan: penguasaan bola, ritme sabar, dan serangan yang dibangun secara sistematis.

Namun ketika dua gaya ini bertemu, statistik menunjukkan satu kemungkinan besar: pertandingan terbuka dengan banyak gol.

Model analitik pertandingan bahkan memperkirakan probabilitas 95 persen terjadinya lebih dari 2,5 gol, sebuah angka yang tergolong tinggi untuk pertandingan level Liga Champions.

Dengan kata lain, ini bukan laga yang kemungkinan berakhir 0–0.


Barcelona Datang dengan Momentum Elite

Jika melihat performa terkini, Barcelona berada dalam kondisi yang sangat menjanjikan.

Dalam lima pertandingan terakhir, tim Catalan mencatat empat kemenangan dan satu kekalahan dengan produktivitas gol yang sangat impresif.

Hasil pertandingan terakhir Barcelona:

  • Athletic Bilbao 0–1 Barcelona
  • Barcelona 3–0 Atletico Madrid
  • Barcelona 4–1 Villarreal
  • Barcelona 3–0 Levante
  • Girona 2–1 Barcelona

Dari lima pertandingan tersebut, Barcelona mencetak 12 gol dan hanya kebobolan 3 gol.

Rata-rata produktivitas mereka mencapai 2,4 gol per pertandingan, sementara pertahanan hanya kebobolan 1 gol per laga.

Lebih menarik lagi, data expected goals (xG) Barcelona mencapai 2,29, menandakan kualitas peluang yang mereka ciptakan berada pada level tinggi.

Artinya Barcelona tidak sekadar menyerang banyak—mereka menyerang dengan peluang yang benar-benar berbahaya.

Halaman selanjutnya: Newcastle Tajam, tapi…


Prediksi Galatasaray vs Liverpool: Skor Tipis Diprediksi Terjadi

lintaspriangan.com, SPORT.  Pertandingan Galatasaray vs Liverpool pada lanjutan Liga Champions nanti malam, Rabu (11/03/2026) jam 00.45, diprediksi menjadi salah satu laga paling panas pekan ini. Duel yang digelar Rabu dini hari tersebut mempertemukan dua tim dengan karakter yang berbeda: Galatasaray yang terkenal sangat kuat di kandang, melawan Liverpool yang sedang berada dalam performa tajam.

Dari berbagai indikator statistik, pertandingan ini berpotensi berjalan terbuka dengan peluang gol di kedua sisi.

Galatasaray datang dengan modal yang cukup baik. Dalam lima pertandingan terakhir, klub asal Turki tersebut mencatat tiga kemenangan dan dua kekalahan. Mereka baru saja meraih kemenangan penting 1-0 atas Besiktas dan sebelumnya menundukkan Alanyaspor 2-1.

Namun performa tersebut menyimpan satu catatan penting. Dalam lima laga terakhir, Galatasaray kebobolan tujuh gol. Angka ini menunjukkan lini pertahanan mereka masih memiliki celah ketika menghadapi tim dengan serangan cepat.

Hal itu terlihat jelas ketika mereka menghadapi Juventus di kompetisi Eropa. Meski mampu mencetak dua gol, Galatasaray akhirnya harus menyerah 3-2 setelah pertahanan mereka gagal menahan tekanan lawan di menit-menit akhir pertandingan.

Secara rata-rata, Galatasaray mencetak sekitar 1,6 gol per pertandingan dalam lima laga terakhir. Namun mereka juga kebobolan 1,4 gol per laga, yang menunjukkan keseimbangan permainan mereka belum sepenuhnya stabil.

Meski demikian, kekuatan utama Galatasaray terletak pada performa kandang mereka. Bermain di Istanbul selalu menjadi tantangan berat bagi tim tamu. Atmosfer stadion yang sangat intens sering membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.

Galatasaray biasanya tampil agresif sejak awal pertandingan ketika bermain di kandang. Mereka sering mencoba menekan lawan dengan tempo cepat untuk mencetak gol lebih dulu.

Namun strategi seperti itu justru bisa menjadi pedang bermata dua ketika menghadapi tim seperti Liverpool.

Halaman selanjutnya: Liverpool Datang dengan Serangan Tajam