Berita Tasikmalaya

Pemkab Tasikmalaya Buka Seleksi Dewan Pengawas BPR Artha Sukapura

Syarat Umum dan Khusus Calon Dewan Pengawas BPR Artha Sukapura

Berdasarkan dokumen resmi, persyaratan umum antara lain:

  • Warga Negara Indonesia
  • Pendidikan minimal S1
  • Tidak pernah dinyatakan pailit
  • Tidak pernah dihukum pidana dalam 20 tahun terakhir
  • Tidak sedang menjadi pengurus partai politik atau calon kepala daerah
  • Memiliki integritas, kepemimpinan, pengalaman, dan memahami manajemen perusahaan PENGUMUMAN-SELEKSI-DEWAS-PD.-BP…

Sementara persyaratan khusus untuk Dewan Pengawas Artha Sukapura meliputi:

  • Usia maksimal 60 tahun saat pertama mendaftar
  • Diutamakan memiliki Sertifikat Kompetensi Dewan Pengawas/Komisaris BPR PENGUMUMAN-SELEKSI-DEWAS-PD.-BP…

Dokumen seleksi juga mewajibkan pelamar menyampaikan visi-misi dan rencana pengawasan. Artinya, kandidat harus memiliki gagasan konkret tentang bagaimana mengawal kinerja BPR, bukan sekadar datang membawa map dan senyum.


Mengapa Dewan Pengawas BPR Artha Sukapura Sangat Strategis?

Sebagai BUMD Kabupaten Tasikmalaya sektor perbankan, BPR Artha Sukapura memegang peran penting dalam mendukung UMKM dan pelaku ekonomi mikro di Kabupaten Tasikmalaya. Fungsi intermediasi perbankan—menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit—harus berjalan sehat dan akuntabel.

Di sinilah peran Dewan Pengawas BPR Artha Sukapura menjadi krusial.

Beberapa fungsi utama Dewan Pengawas antara lain:

  • Mengawasi kebijakan dan kinerja direksi
  • Menilai laporan keuangan dan rasio kesehatan bank
  • Mengawasi manajemen risiko dan kepatuhan
  • Memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan usaha

Tanpa pengawasan yang kuat, potensi risiko seperti kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL), moral hazard, atau konflik kepentingan bisa membayangi kinerja bank daerah.

Karena itu, seleksi Dewan Pengawas Artha Sukapura bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan milik daerah.


Ujian Transparansi dan Tata Kelola BUMD Tasikmalaya

Publik Tasikmalaya kini menaruh perhatian besar pada proses seleksi ini. Transparansi, objektivitas, dan profesionalisme menjadi kata kunci agar hasil seleksi benar-benar menghadirkan figur independen dan kompeten.

Dengan adanya uji kelayakan dan kepatutan oleh OJK serta tahapan seleksi yang ketat, diharapkan Dewan Pengawas BPR Artha Sukapura yang terpilih mampu:

  • Meningkatkan kualitas tata kelola (good corporate governance)
  • Mengawal pertumbuhan aset secara sehat
  • Menjaga stabilitas dan reputasi BPR di mata masyarakat

Momentum ini juga menjadi refleksi bagi penguatan BUMD di Kabupaten Tasikmalaya secara umum. Jika pengawasan kuat, arah kebijakan jelas, dan integritas terjaga, maka BPR Artha Sukapura bisa tumbuh sebagai bank daerah yang kredibel dan berdaya saing.

Sebaliknya, jika pengawasan lemah, bank bisa ibarat kapal tanpa radar—bergerak, tapi tak tahu arah badai.

Seleksi Dewan Pengawas Artha Sukapura pun kini menjadi salah satu isu strategis di Tasikmalaya, terutama bagi kalangan profesional, akademisi, dan praktisi perbankan yang ingin berkontribusi langsung dalam penguatan ekonomi daerah. (AS)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button