Ratusan Warga Sambut Open House Ketua DPRD Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sejak pagi di kediaman Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, S.H., M.Si. Senyum, sapaan, dan jabat tangan silih berganti menyambut para tamu yang datang dalam rangka Open House Ketua DPRD Kota Tasikmalaya pada momentum Idulfitri 1447 H.
Kegiatan yang digelar selama tiga hari berturut-turut, mulai Sabtu hingga Senin, 21–23 Maret 2026, atau bertepatan dengan 1–3 Syawal 1447 H itu, menjadi magnet silaturahmi bagi ratusan warga. Setiap harinya, tak kurang dari 100 pengunjung hadir, memadati halaman hingga ruang dalam rumah yang terbuka bagi siapa saja.
Tak hanya warga sekitar kediaman H. Aslim, sejumlah tamu bahkan datang dari berbagai wilayah di Kota Tasikmalaya. Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang sengaja menyempatkan waktu di sela kunjungan Lebaran mereka untuk bersilaturahmi.
H. Aslim bukan hanya dikenal sebagai Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, tetapi juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya serta pimpinan Pondok Pesantren Mabdaul Ulum. Perpaduan peran ini membuat kediamannya tak sekadar menjadi rumah pribadi, melainkan juga ruang sosial yang akrab bagi masyarakat.
Namun, daya tarik utama dari kegiatan ini bukan semata jamuan hidangan khas Lebaran yang tersaji berlimpah. Lebih dari itu, ada pengalaman emosional yang dirasakan para pengunjung: bisa duduk, berbincang, dan menikmati suasana di dalam rumah seorang wakil rakyat, sesuatu yang bagi sebagian orang terasa istimewa.
Di bawah tenda putih dengan nuansa yang terasa lebih eksklusif dari hajatan warga pada umumnya, para tamu duduk melingkari meja bundar yang dibalut kain putih bersih. Kursi-kursi tersusun seragam, menghadirkan suasana yang sekilas menyerupai jamuan formal ala hotel. Namun di balik kerapian itu, tampak gestur sebagian warga yang masih canggung. Mereka duduk tegak, terlihat sekali menjaga setiap gerakan, bahkan menjaga tatapan, seolah sedang menyesuaikan diri dengan suasana yang tidak biasa mereka alami.
Di tengah suasana itu, H. Aslim justru hadir dengan gaya yang jauh dari kesan formal. Ia duduk santai, tubuhnya sedikit miring, sesekali kakinya terlihat digerakkan, sambil memegang mikrofon. Setiap melihat warga datang, ia melontarkan sapaan ringan. Gestur itu bukan tanpa makna. H. Aslim sepertinya ingin mencairkan suasana, memberi isyarat bahwa rumahnya terbuka tanpa jarak, tanpa harus ada kekakuan. Dalam cara yang sederhana, ia berusaha membuat para tamu merasa tidak sedang berada di ruang yang asing, melainkan di tempat yang akrab, di mana mereka bisa menjadi apa adanya.
Dan perlahan, kecanggungan itu pun mencair.
“Awalnya canggung sih. Soalnya rasanya beda, ya. Biasanya kita lihat pejabat itu dari jauh atau di berita. Ini bisa langsung datang, diajak ngobrol, bahkan bisa makan bareng di rumah beliau,” ujar Purwita, warga Leuwihieum, Sukarindik, Kota Tasikmalaya, dengan wajah sumringah. Ia mengaku datang bersama keluarganya karena penasaran sekaligus ingin merasakan suasana kebersamaan yang jarang ditemui dalam momen seperti Open House Ketua DPRD Kota Tasikmalaya ini.
Hal senada disampaikan Suryani, warga Tawang, Kota Tasikmalaya. Ia menilai kegiatan seperti ini mampu menghapus sekat antara masyarakat dan pemimpin. “Saya merasa dihargai sebagai warga. Tidak ada jarak, semua disambut dengan ramah. Ini yang bikin kita senang dan merasa dekat,” katanya.
Di tengah keramaian yang terus mengalir, H. Aslim tampak tak lelah menyambut tamu satu per satu. Sesekali ia berbincang ringan, menanyakan kabar, bahkan bercanda kecil yang mencairkan suasana. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk rasa syukur sekaligus upaya menjaga hubungan sosial dengan masyarakat.
“Ini bagian dari tasyakur kita di momen Idulfitri. Selain itu, yang paling penting adalah menjaga silaturahmi. Jabatan itu amanah, dan silaturahmi ini menjadi cara kita tetap dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, momen Lebaran adalah waktu yang tepat untuk membuka ruang pertemuan tanpa sekat formalitas. Dalam suasana yang cair, komunikasi menjadi lebih hangat dan tulus, sebagaimana tercermin dalam Open House Ketua DPRD Kota Tasikmalaya yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
Open house yang digelar H. Aslim pun seolah menjadi cerminan sederhana bahwa hubungan antara pemimpin dan masyarakat tidak selalu harus dibangun dalam ruang-ruang resmi. Kadang, cukup dengan sepiring opor, segelas teh hangat, dan pintu rumah yang terbuka lebar, kedekatan itu bisa tumbuh dengan sendirinya.
Dan di Kota Tasikmalaya, selama tiga hari itu, kedekatan tersebut terasa nyata, ramai, hangat, dan penuh makna. Bahkan, bagi banyak warga, Open House Ketua DPRD Kota Tasikmalaya ini bukan sekadar agenda Lebaran, tetapi juga pengalaman sosial yang berkesan. (AS)





