Berita Tasikmalaya

Lebaran Bersayap: dari Ruang Redaksi SWAKKA untuk Senyum Yatim Piatu

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ramadan selalu datang dengan banyak rasa, diantaranya: haru dan harapan. Haru karena kita diingatkan pada mereka yang berjalan tanpa pelukan ayah atau ibu. Harapan karena selalu ada tangan-tangan yang memilih untuk peduli. Tahun ini, kepedulian itu dirajut dalam satu gerakan bernama Lebaran Bersayap SWAKKA.

Lebaran Bersayap merupakan singkatan dari Lebaran Bersama Yatim Piatu. Program ini digagas dan diselenggarakan oleh SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), sebuah komunitas yang tak hanya rajin merangkai kata, tetapi juga ingin merangkai asa.

Pada dasarnya, kegiatan ini berupa pemberian hadiah lebaran kepada anak yatim piatu yang terkategori tidak mampu secara finansial. Bukan sekadar bingkisan seragam, melainkan paket hadiah lebaran yang disesuaikan dengan kebutuhan personal masing-masing anak. Ada yang membutuhkan perlengkapan sekolah, sepatu baru, tas, buku, bahkan kebutuhan kuliah. Karena bagi SWAKKA, setiap anak punya cerita yang berbeda—dan hadiah terbaik adalah yang benar-benar dibutuhkan.

Targetnya tidak kecil: semoga saja bisa mencapai minimal 100 anak yatim piatu tidak mampu. Mereka akan dicari langsung oleh redaksi SWAKKA maupun berdasarkan informasi dari masyarakat. Anak yatim piatu yang masih sekolah, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, berhak menjadi penerima manfaat.

Mulai hari ini, Selasa (24/02/2026), proses penjaringan donatur dan pendataan anak yatim sasaran sudah dimulai. Pembagian hadiah direncanakan berlangsung H-3 Lebaran, agar mereka bisa menyambut hari raya dengan senyum yang lebih lebar, tanpa merasa berbeda dari teman-temannya.

Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, SWAKKA menghadirkan sistem Kupon Digital SWAKKA Bersayap. Siapapun bisa ikut berdonasi dengan membeli kupon ini. Setiap Kupon Digital memuat nama dermawan, kode unik, serta nilai donasi yang diberikan. Seluruh data tersebut akan ditayangkan secara terus-menerus di semua media-media anggota SWAKKA.

Dengan sistem ini, para donatur dapat mengecek apakah donasinya sudah tercatat atau belum. Jika belum masuk dalam daftar publikasi, donatur dapat langsung melapor ke nomor resmi SWAKKA di 0815 7373 1158. Mekanisme ini menjadi komitmen nyata bahwa setiap rupiah yang dititipkan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Program ini juga berada dalam pengawasan langsung dua sesepuh SWAKKA, yakni KH. Miftah Fauzi dan H. Otong Koswara. Kehadiran mereka menjadi penopang moral sekaligus penjaga integritas gerakan sosial ini.

Lebaran sejatinya bukan hanya soal baju baru atau meja penuh hidangan. Ia tentang menghadirkan rasa cukup di hati yang pernah kehilangan. Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda:
“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,”
seraya beliau merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya (HR. Bukhari).

Tentunya, kita tak bisa mengganti kehilangan mereka. Tapi kita bisa memastikan, setidaknya di hari raya nanti, mereka tidak merasa sendirian. Dan kadang, satu kupon kecil bisa menjadi sayap besar bagi masa depan seorang anak. (AS)

Related Articles

Back to top button