Berita Tasikmalaya

Perkokoh Persatuan, FPK Kabupaten Tasikmalaya Bergerak di Cikatomas

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Upaya merawat harmoni di tengah keberagaman terus digencarkan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Tasikmalaya. Melalui rangkaian kegiatan pada 18–19 Maret 2026 di Kecamatan Cikatomas, FPK tidak hanya menghadirkan ruang dialog, tetapi juga aksi nyata di tengah masyarakat.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi pembauran kebangsaan yang berlangsung dalam suasana hangat dan partisipatif. Bertempat di Cikatomas, forum ini mempertemukan berbagai unsur masyarakat—mulai dari tokoh lokal, pemuda, hingga perangkat wilayah—dalam satu ruang yang sama: ruang untuk saling memahami.

Ketua FPK Kabupaten Tasikmalaya, Deni Daelani, S.H., M.I.Kom., hadir langsung memimpin jalannya kegiatan. Dalam forum tersebut, ia menyampaikan pentingnya menjaga persatuan di tengah realitas masyarakat yang beragam. Baginya, keberagaman bukan tantangan yang harus dihindari, melainkan kekuatan yang harus dirawat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD dari Dapil 5, H. Mastur, S.Pd., yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan nilai-nilai kebangsaan di tingkat lokal.

Tema yang diusung dalam kegiatan ini, sebagaimana tertuang dalam banner acara, yakni “Membangun Harmoni dalam Keberagaman; Penguatan Pembauran dan Kerukunan sebagai Pondasi Ketahanan Nasional.” Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan menjadi arah utama dalam diskusi yang berkembang di dalam forum.

Materi yang disampaikan mencakup penguatan nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, hingga pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Dalam konteks ini, FPK diposisikan sebagai jembatan komunikasi antar kelompok masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.

Suasana forum terasa cair. Peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga terlibat dalam diskusi. Dalam sesi dokumentasi bersama, puluhan peserta tampak berdiri berdampingan—sebuah gambaran sederhana, namun kuat, tentang bagaimana keberagaman bisa dirawat dalam kebersamaan.

Menariknya, semangat pembauran itu tidak berhenti di dalam ruangan. Sehari setelahnya, pada 19 Maret 2026, FPK Kabupaten Tasikmalaya melanjutkan kegiatan dengan aksi sosial berupa pembagian takjil gratis.

Berlokasi di depan Masjid Besar Cikatomas, para pengurus FPK bersama relawan turun langsung ke jalan, menyapa masyarakat dan membagikan takjil kepada pengguna jalan serta warga sekitar yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Spanduk bertuliskan “Pembagian Takjil Gratis Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Tasikmalaya” terbentang, menjadi penanda bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata kehadiran FPK di tengah masyarakat.

Aksi sederhana ini justru menjadi simbol kuat. Bahwa pembauran tidak selalu harus dibahas dalam forum formal, tetapi juga bisa diwujudkan melalui gestur kecil yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa FPK Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya berbicara tentang persatuan, tetapi juga menghidupkannya dalam tindakan.

Dan di Cikatomas, pesan itu terasa jelas: kadang, menjaga kebersamaan tidak perlu rumit—cukup duduk bersama, saling dengar, lalu ditutup dengan takjil. Sederhana, tapi mengena. (AS)

Related Articles

Back to top button