BerandaBerita TasikmalayaBesok Ambil Form Ketua KNPI Tasikmalaya, Siapa Berani?

Besok Ambil Form Ketua KNPI Tasikmalaya, Siapa Berani?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tahapan pemilihan Ketua KNPI Tasikmalaya resmi memasuki fase krusial. Mulai besok, 7 April 2026, panitia membuka pengambilan formulir pendaftaran bagi calon ketua yang siap bertarung di Musyawarah Daerah (Musda) XVI.

Momentum ini menjadi pintu awal bagi siapa pun yang merasa memiliki kapasitas untuk memimpin KNPI Tasikmalaya periode 2026–2029. Namun, pertanyaannya sederhana tapi tajam: siapa yang benar-benar berani maju?

Panitia Musda telah menetapkan jadwal pengambilan formulir berlangsung selama dua hari, yakni 7 hingga 8 April 2026. Lokasinya dipusatkan di sekretariat panitia di kawasan Singaparna. Setelah itu, kandidat wajib mengembalikan berkas pendaftaran pada 9–11 April 2026.

Ketua Organizing Committee (OC) Musda XVI, Ajat Munajat, menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara terbuka dan profesional. Ia memastikan setiap tahapan dirancang untuk memberi kesempatan yang sama bagi seluruh calon yang memenuhi syarat.

“Proses ini terbuka untuk semua yang memenuhi kriteria. Kami ingin Musda KNPI Tasikmalaya berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Namun di balik mekanisme yang terlihat rapi, dinamika di lapangan mulai terasa. Sejumlah nama disebut-sebut mulai bergerak membangun komunikasi dengan berbagai organisasi kepemudaan (OKP) dan DPK KNPI di tingkat kecamatan.

Hal ini tak lepas dari syarat dukungan yang cukup berat. Setiap calon Ketua KNPI Tasikmalaya wajib mengantongi minimal 10 rekomendasi OKP dan 3 dukungan dari DPK KNPI. Tanpa itu, peluang untuk lolos ke tahap berikutnya otomatis tertutup.

Kondisi ini membuat proses pengambilan formulir bukan sekadar formalitas. Ini adalah sinyal awal siapa saja yang serius dan sudah menyiapkan “amunisi politik” sejak dini.

Di sisi lain, Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kabupaten Tasikmalaya sebelumnya juga telah mengingatkan agar proses ini tidak diwarnai praktik transaksional. Kandidat diharapkan mengedepankan gagasan, bukan sekadar mengandalkan kekuatan dukungan.

Musda XVI KNPI Tasikmalaya sendiri dijadwalkan berlangsung pada 23 April 2026. Sebelum itu, panitia akan melakukan verifikasi berkas, penetapan calon, hingga masa kampanye yang berlangsung pada 18–20 April.

Dengan waktu yang relatif singkat, kandidat dituntut bergerak cepat. Tidak hanya mengumpulkan dukungan, tetapi juga menyiapkan visi dan program yang mampu meyakinkan pemilih.

Bagi sebagian pihak, momen pengambilan formulir ini menjadi titik awal kontestasi sesungguhnya. Di sinilah publik mulai bisa membaca arah pergerakan kandidat—siapa yang benar-benar siap, dan siapa yang sekadar coba-coba.

Di tengah sorotan publik terhadap integritas proses, Musda kali ini membawa harapan besar. Bahwa pemilihan Ketua KNPI Tasikmalaya tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga memperkuat kepercayaan terhadap organisasi kepemudaan itu sendiri.

Besok, pintu itu resmi dibuka. Tinggal satu pertanyaan yang tersisa: siapa yang benar-benar berani melangkah masuk? (AS)

RELATED ARTICLES

Terbaru