Berita Garut

Misteri Remaja Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Telanjang dan Komat-Kamit

lintaspriangan.com, BERITA GARUT . Kasus hilang di Gunung Guntur kembali menyita perhatian publik. Seorang remaja asal Garut dilaporkan menghilang saat beraktivitas di kawasan kaki gunung, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak biasa: tanpa busana dan sempat komat-kamit tanpa suara.

Peristiwa ini bermula pada Minggu, 29 Maret 2026. Remaja berinisial MR (sekitar 16 tahun) diketahui pergi ke kawasan Gunung Guntur bersama teman-temannya untuk mencari serangga jenis tonggeret. Aktivitas tersebut memang kerap dilakukan warga sekitar, terutama saat musim tertentu.

Namun nahas, di tengah kegiatan itu, MR terpisah dari rombongan. Upaya pencarian langsung dilakukan oleh teman-temannya, namun hasilnya nihil. Kabar hilangnya remaja tersebut kemudian menyebar cepat di kalangan warga, memicu pencarian lebih luas yang melibatkan masyarakat setempat.

Kasus hilang di Gunung Guntur ini menjadi semakin mengkhawatirkan ketika MR tak kunjung ditemukan hingga malam hari. Warga bersama aparat terus menyisir sejumlah titik di kawasan gunung, termasuk jalur-jalur yang biasa dilalui pencari serangga.

Beberapa jam kemudian, titik terang muncul. MR akhirnya ditemukan di wilayah yang cukup jauh dari lokasi awal ia dilaporkan hilang, tepatnya di kawasan Kampung Cipepe, Desa Mekargalih. Jarak tersebut membuat banyak pihak bertanya-tanya bagaimana korban bisa berpindah lokasi tanpa diketahui.

Saat ditemukan, kondisi MR memicu keheranan warga. Ia berada tanpa pakaian, tampak linglung, dan menurut sejumlah saksi, sempat terlihat komat-kamit tanpa suara. Kondisi ini membuat warga segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke tempat aman.

Sejumlah warga yang ikut dalam proses penemuan mengaku terkejut dengan keadaan korban. Selain tidak mengenakan pakaian, MR juga tampak kebingungan dan belum bisa memberikan keterangan jelas terkait apa yang dialaminya selama menghilang di Gunung Guntur.

Hingga kini, penyebab pasti kejadian hilang di Gunung Guntur tersebut masih dalam penyelidikan. Aparat bersama pihak terkait masih mengumpulkan keterangan dari korban maupun saksi untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa ini.

Kasus ini menambah daftar kejadian serupa di kawasan Gunung Guntur Kabupaten Garut yang kerap menjadi perhatian masyarakat. Meski dikenal sebagai destinasi alam yang indah, gunung ini juga memiliki medan yang cukup menantang dan berpotensi membahayakan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pegunungan, termasuk tidak memisahkan diri dari rombongan dan selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kejadian hilang di Gunung Guntur bukan sekadar cerita, melainkan risiko nyata yang bisa terjadi kapan saja.

Sementara itu, kondisi MR saat ini dilaporkan mulai membaik, meski masih dalam pemantauan. Pihak keluarga berharap kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali, baik bagi korban maupun masyarakat lainnya yang beraktivitas di kawasan Gunung Guntur Garut. (AS)

Related Articles

Back to top button