Stunting Ciamis Turun 16% dalam Setahun: Faktual atau “Asal Bapak Senang”?

Bandingkan dengan Data Nasional: Turun Pelan, Tapi Konsisten
Sebagai pembanding, pemerintah pusat melalui Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat prevalensi stunting nasional:
- Tahun 2023: 21,5 persen
- Tahun 2024: 19,8 persen ()
Artinya, penurunan nasional hanya sekitar 1,7 poin persen dalam satu tahun.
Target nasional sendiri bahkan menetapkan penurunan bertahap menuju 14,2 persen pada 2029, menunjukkan bahwa perbaikan stunting secara umum memang dirancang sebagai proses jangka panjang, bukan lonjakan instan.
Daerah Terbaik Nasional: Turun 5 Persen Sudah Dapat Penghargaan
Lebih menarik lagi, jika dibandingkan dengan daerah yang justru mendapat penghargaan nasional.
Provinsi Jawa Barat, misalnya, berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024—turun sebesar 5,8 poin persen. ()
Penurunan ini membuat Jawa Barat meraih penghargaan sebagai provinsi dengan penurunan stunting terbaik tingkat nasional.
Berita Ciamis lainnya: Polemik THR Kota Tasikmalaya: Tentang Komunikasi Krisis, Kudu Belajar ke Ciamis
Artinya, dalam standar penilaian pemerintah pusat:
- Penurunan sekitar 5–6 persen sudah dianggap sangat signifikan
- Bahkan cukup untuk mendapat penghargaan nasional
Halaman selanjutnya: Data Stunting Ciamis Janggal





