Prima Pribadi: “Anggaran Perjadin Dinkes Ciamis Terindikasi Anomali”

Indikasi Anomali Anggaran Perjadin Dinkes Ciamis
Prima menilai, perbandingan antar daerah menjadi salah satu cara untuk melihat apakah sebuah kebijakan anggaran berada dalam tren yang sama atau justru berbeda.
Menurutnya, data dari Kabupaten Garut dan Kota Tasikmalaya menunjukkan bahwa pengendalian anggaran perjalanan dinas menjadi salah satu langkah yang ditempuh di tengah upaya efisiensi belanja daerah.
“Kalau kita lihat dua daerah itu, arah kebijakannya relatif sama, yaitu menekan belanja perjalanan dinas,” katanya.
Berita Ciamis terkait: Di Tengah Efisiensi, Anggaran Perjadin Dinkes Ciamis Naik Hampir 100%
Namun kondisi tersebut berbeda dengan perkembangan perjadin Dinkes Ciamis.
Berdasarkan data yang ia telaah, anggaran perjalanan dinas di Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis justru mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Lonjakannya bahkan mendekati dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ini yang membuatnya terlihat berbeda dibandingkan tren yang terjadi di daerah lain,” ujar Prima.
Ia menilai, perbedaan arah kebijakan tersebut kemudian memunculkan indikasi anomali anggaran, terutama ketika dilihat melalui perbandingan dengan daerah lain di wilayah Priangan Timur.
Menurut Prima, analisis komparatif semacam ini penting untuk memberikan gambaran yang lebih utuh kepada publik mengenai pengelolaan anggaran daerah.
“Kalau hanya melihat satu daerah saja, mungkin terlihat biasa. Tapi ketika dibandingkan dengan daerah lain, baru terlihat apakah kebijakan anggaran itu sejalan dengan tren efisiensi atau justru sebaliknya,” kata dia.
Karena itu, ia menilai perkembangan perjadin Dinkes Ciamis menjadi menarik untuk dicermati lebih lanjut, terutama dalam konteks pengelolaan anggaran di tengah kebijakan efisiensi belanja pemerintah daerah.
“Perbandingan data ini penting agar publik bisa melihat gambaran yang lebih objektif mengenai arah kebijakan anggaran yang diambil oleh pemerintah daerah,” ujarnya. (AS)



