Baraya Lintas Kota Ciamis Santuni Puluhan Anak Yatim

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Komunitas Baraya Lintas Kota (BLK) Kabupaten Ciamis menyalurkan santunan kepada 80 anak yatim, dhuafa, dan jompo sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan bertajuk “Indahnya Berbagi Dalam Kebersamaan” tersebut digelar di Food Court Taman Lokasana, Kelurahan Ciamis, Selasa (10/03/2026).
Ketua Panitia kegiatan, Ade Deny, mengatakan santunan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan oleh Komunitas Baraya Lintas Kota.
“Pemberian santunan ini merupakan salah satu kegiatan rutin kami setiap Ramadan. Tahun ini ada 80 anak yatim, dhuafa, dan jompo yang menerima santunan,” katanya.
Ia menjelaskan, para penerima santunan berasal dari wilayah Kelurahan Ciamis serta sebagian dari Desa Pawindan. Bagi penerima yang tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut, pihak panitia akan menyalurkan bantuan langsung ke rumah masing-masing.
“Alhamdulillah kegiatan santunan berjalan aman dan lancar. Untuk penerima yang tidak bisa hadir, santunan akan kami antarkan langsung ke rumahnya,” jelasnya.
Ade Deny juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Baraya Lintas Kota serta para donatur yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh anggota dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Semoga kebaikan bapak dan ibu mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkapnya.
Menurutnya, selama enam tahun terakhir Komunitas Baraya Lintas Kota telah menyalurkan santunan kepada sekitar 10 ribu penerima manfaat, yang terdiri dari anak yatim, dhuafa, dan jompo.
BACA JUGA: IJTI Galuh Raya Santuni Jompo dan Anak Yatim di Ciamis
Ia menegaskan, BLK akan terus berkomitmen menjalankan berbagai kegiatan sosial dan bakti kemasyarakatan. Ade Deny berharap adanya kegiatan tersebut dapat membangun jiwa kepedulian dan solidaritas masyarakat, dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan kepedulian.
Selain itu, adanya santunan ini bisa mendorong mereka dapat merasakan perhatian dari masyarakat, sehingga tumbuh menjadi individu yang tangguh, berbudi pekerti baik, dan memiliki semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya kelak.
“Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan meringankan beban mereka. Kami juga berharap anak-anak yatim ini kelak menjadi generasi yang saleh dan salehah serta berguna bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” pungkasnya. (FSL).



