5 Fakta di Balik Penggeledahan Rumah Ono Surono

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumahnya di Bandung, membuka rangkaian fakta yang memperluas spektrum penyidikan kasus suap proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkembangan ini bukan sekadar penggeledahan biasa. Ia menjadi sinyal bahwa penyidikan KPK mulai menjalar ke lingkar kekuasaan yang lebih luas.
1. Berawal dari OTT di Bekasi
Semua bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 18 Desember 2025 di Kabupaten Bekasi. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak dan kemudian menetapkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ayahnya, serta pihak swasta bernama Sarjan sebagai tersangka.
Kasus ini diduga terkait praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Uang dalam jumlah ratusan juta rupiah juga diamankan saat OTT berlangsung.
Sejak saat itu, KPK terus menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain di luar lingkar inti perkara.
2. Nama Ono Surono Muncul dalam Aliran Uang
Nama Ono Surono mulai masuk dalam radar penyidikan ketika KPK menduga adanya aliran uang dari tersangka pemberi suap, Sarjan, kepada dirinya.
Juru Bicara KPK menyebut dugaan tersebut masih didalami, terutama terkait jumlah uang serta tujuan pemberiannya.
Hal ini menjadi titik krusial: apakah aliran dana tersebut berdiri sendiri atau bagian dari jaringan yang lebih besar dalam praktik suap proyek.
3. Penggeledahan Rumah di Bandung
Pada 1 April 2026, KPK menggeledah rumah Ono Surono di Bandung. Dalam penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah barang penting:
- Dokumen
- Barang bukti elektronik
- Uang tunai ratusan juta rupiah
Barang-barang tersebut ditemukan di ruang pribadi Ono Surono, yang dinilai berpotensi memperkuat konstruksi perkara.
KPK menegaskan penggeledahan dilakukan sesuai prosedur hukum, disaksikan keluarga serta perangkat lingkungan setempat.
Usai digeledah KPK, berdasarkan pantauan kontibutor Lintas Priangan di Bandung, Mulyono, rumah Ono Surono terlihat sepi.
Halaman selanjutnya: CCTV dan Saksi





