lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Gelaran Super Prix 2026 di Tasikmalaya dipastikan berlangsung panas sejak seri pembuka. Ajang Superchallenge Super Prix 2026 Seri 1 yang digelar pada 10–11 April 2026 di Sirkuit Bukit Peusar ini menjadi panggung awal pertarungan sengit para pembalap terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Di tengah tensi tinggi tersebut, HMS95 Racing Team muncul sebagai salah satu tim yang paling disorot. Tim asal Madura itu memastikan tampil all out dengan menurunkan duet pembalap expert, Akbar Abud dan Lucky Kaddi, di seluruh kelas poin, baik mesin 4-tak maupun 2-tak.
Keikutsertaan HMS95 membuat Super Prix 2026 di Tasikmalaya semakin menarik untuk diikuti. Terlebih, Akbar Abud dikenal memiliki rekam jejak impresif di lintasan Bukit Peusar. Karakter sirkuit yang teknis dengan ritme agresif dinilai sudah sangat familiar baginya, sehingga membuka peluang tampil maksimal sejak sesi latihan hingga balapan utama.
Tak hanya mengandalkan kualitas pembalap, HMS95 juga memperkuat sektor teknis. Racikan mesin dipercayakan kepada tiga bengkel spesialis, yakni GDT Racing Jogja, BG 78, dan Racetech. Kombinasi antara performa rider dan dukungan teknis ini menjadikan mereka sebagai ancaman serius bagi para rival di Super Prix 2026.
“Seri perdana ini sangat penting bagi kami. Kami datang bukan hanya untuk meramaikan, tetapi untuk bersaing dan memberikan yang terbaik di setiap kelas. Dengan persiapan matang dan dukungan kru, insyaAllah HMS95 Racing Team siap tampil maksimal di Bukit Peusar,” ujar pimpinan tim, H. Moh Sukron.
Sementara itu, Super Prix 2026 juga menghadirkan format balapan yang padat dan kompetitif. Pada hari pertama, Jumat (10/4/2026), rangkaian dimulai dari registrasi, technical check, hingga sesi free practice dan qualifying yang dilanjutkan sprint race pada malam hari. Atmosfer balap malam diprediksi menjadi salah satu daya tarik utama, dengan duel sengit di bawah sorot lampu sirkuit.
Memasuki hari kedua, Sabtu (11/4/2026), seluruh race utama digelar sejak siang hingga malam hari. Berbagai kelas dipertandingkan, mulai dari kategori novice, expert, hingga kelas matic dan underbone. Puncaknya, balapan penutup di kelas utama dipastikan menyajikan pertarungan paling panas yang kerap menghadirkan overtake dramatis di lap-lap akhir.
Lebih dari sekadar kompetisi, Super Prix 2026 di Tasikmalaya juga menjadi ajang pembuktian bagi pembalap daerah untuk bersaing di level nasional. Kehadiran rider lokal yang berhadapan langsung dengan pembalap papan atas kerap menghadirkan kejutan tak terduga di lintasan.
Dengan kombinasi persaingan ketat, dukungan teknis tim, serta atmosfer balap yang intens, Super Prix 2026 bukan hanya sekadar event otomotif, tetapi juga panggung adu gengsi yang sarat drama sejak seri pembuka.



