lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Isu Megawati balik ke Korea kembali menguat. Bukan sekadar rumor, perubahan sikap sang bintang voli Indonesia ini disebut terjadi setelah sebuah pertemuan penting yang berlangsung di Indonesia.

Megawati Hangestri Pertiwi sebelumnya sempat menutup peluang untuk kembali bermain di Liga Voli Korea (V-League) musim 2026–2027. Keputusan itu diambil karena ia ingin fokus memulihkan kondisi lututnya usai membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026.

Namun situasi berubah.

Pada akhir pekan, 4–5 April 2026, Megawati bertemu dua sosok penting dalam kariernya: Yeum Hye-seon, mantan rekan setimnya di Red Sparks, dan Chris Kim, agen yang selama ini menangani perjalanan profesionalnya di Korea Selatan.

Pertemuan itu bukan sekadar temu kangen.

Keduanya datang langsung ke Indonesia, menyaksikan penampilan Megawati di babak final four Proliga 2026 di Surabaya, sekaligus menjalin komunikasi intens terkait masa depan karier sang pemain.

Dari sinilah sinyal Megawati balik ke Korea mulai terlihat.

Menurut laporan Yonhap News pada 7 April 2026, setelah dua kali pertemuan langsung tersebut, Megawati mengubah sikapnya. Dari yang semula menunda, kini ia disebut “akan mempertimbangkan secara positif” untuk kembali ke V-League musim depan.

Perubahan ini tidak terjadi tanpa alasan.

Salah satu faktor kunci adalah kondisi cedera lutut yang selama ini menjadi penghambat utama. Megawati diketahui mengalami tonjolan tulang di kedua lutut yang mengganggu otot di sekitarnya.

Selama Proliga 2026, ia bahkan tetap bermain dengan bantuan suntikan pereda nyeri yang direkomendasikan pelatihnya.

Namun, hasil evaluasi medis terbaru membuka harapan baru.

Prosedur operasi yang dibutuhkan disebut hanya berupa artroskopi, tindakan medis yang relatif ringan dibandingkan operasi besar seperti cedera ligamen atau patah tulang. Artinya, peluang pemulihan sebelum musim V-League dimulai pada Oktober 2026 masih terbuka lebar.

Fakta ini menjadi titik balik penting.

Dengan waktu sekitar lima bulan setelah Proliga berakhir, Megawati memiliki ruang yang cukup untuk pemulihan sekaligus persiapan kembali ke kompetisi level tinggi di Korea Selatan.

Di sisi lain, ada faktor lain yang tak kalah menentukan.

Megawati dikabarkan tidak ingin kembali ke Korea dengan kondisi “apa adanya”. Ia sudah memiliki gambaran tim yang ingin dibelanya, terutama yang memungkinkan dirinya kembali bermain bersama Yeum Hye-seon.

Setter berpengalaman tersebut saat ini berstatus bebas transfer (free agent), sehingga peluang reuni tetap terbuka.

Chemistry keduanya bukan hal baru.

Saat bermain bersama di Red Sparks, Megawati sukses membawa timnya menembus babak playoff musim 2023–2024 dan finis sebagai runner-up pada 2024–2025. Ia juga konsisten masuk jajaran top skor selama dua musim di V-League.

Artinya, jika skenario ini terwujud, Megawati balik ke Korea bukan sekadar comeback, tapi potensi kebangkitan dengan fondasi yang sudah terbukti.

Meski demikian, keputusan final belum diambil.

Megawati masih akan menjalani pemeriksaan medis lanjutan sebelum menentukan langkah berikutnya. Selain itu, ia juga akan berdiskusi dengan suaminya, Dio Novandra, terkait rencana besar ini.

Semua masih dalam tahap pertimbangan.

Namun satu hal mulai jelas: pertemuan singkat di Indonesia itu telah mengubah arah cerita.

Dari yang semula ingin menepi, kini peluang Megawati balik ke Korea kembali terbuka—dan kali ini, dengan perhitungan yang jauh lebih matang.